Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Beroperasi di Pasar Galiran

Tukang Sol
NGESOL - Tukang Sol Sepatu Nengah Sukandra yang biasa operasi di seputar Pasar Galiran, Klungkung.

BALI TRIBUNE - Hidup ini terkadang keras bagaikan setitik air di tengah gurun. Mungkin itu kalimat yang pas ditujukan kepada salah seorang sosok tukang sol sepatu Nengah Sukandra (55). Pria beristri dengan 3 orang anak ini beralamat di Banjar Besang Kawan, Semarapura Kaja, Klungkung.

Ditemui saat beroperasi mengesol sepatu milik langganannya yang ditemuinya dimana dia  setiap hari ditempatnya mangkal di pasar Galiran ini pria paruh baya ini tampak begitu bersemangat seraya mendengarkan lagu kenangan dari Radio usang yang rutin menemaninya saban hari seraya mengerjakan sol sepatu langganannya.

Walaupun serba kekurangan, namun pria ini begitu tabah menghadapi kerasnya kehidupan ini. Secara berseloroh dirinya membandingkan lebih baik mendapatkan uang seribu perak dari hasil keringat sendiri bekerja dibandingkan mendapatkan uang sebesar itu dari hasil maling atau korupsi  maupun meminta minta.

Saban hari dirinya melayani konsumen setia yang kebanyakan dari pengunjung maupun pedagang pasar Galiran, Klungkung ini. Ketika bertemu wartawan sekitar pukul 7.20 wita Kamis (24/5) dirinya malah menawarkan secangkir kopi untuk teman bincang bincang dipagi hari. “Pak mau minum, saya pesankan kopi?”ujarnya ramah nenawarkan kopi.  

Dirinya mengaku bangga dan senang bisa melayani para konsumen yang iklas mengesol sepatu maupun sandalnya ditempatnya mangkal. “Untuk mengesol  sepatu warga sudah biasa dengan ongkos untuk sepatu 20 ribu dan sandal 15 ribu sudah cukup untuk membeli nasi bungkus dan secangkir kopi dan sebatang rokok,”ujarnya santai. Jika keadaan ramai bisa mengangtongi rupiah sekittar 100 ribu  sedangkan jika kondisi pasar sepi ya paling paling bisa meraup rupiah sekitar 30 ribu,tambahnya.

Dia mengaku biasa pergi kepasar untuk beraktifitas  mulai jam 7.00 wita  sampai jam 15.00 wita. Dengan 1 istri dan memiliki  anak 3 orang, 2 anak laki  dan 1 anak perempuan , dia mengaku bangga bisa menyekolahkan anak anaknya sampai saat ini. “Anak lelaki yang tertua belum kawin  sudah bisa mandiri membuka bengkel  service HP. Sementara anak yang kedua wanita kini sudah bekerja di hotel di kawasan wisata Padangbai. Dan yang terakhir laki-laki masih duduk di kelas 1 SMPN 2 Semarapura,” sebutnya bangga.

Namun dari penghasilannya mengesol sepatu ini, cukup untuk kebutuhan keluarganya. Dari  pantauan di lokasinya beraktipitas nampak pria ini begitu sabar bekerja sembari menyetel musik dari radio kesukaannya. Kita begitu respeck melihat keuletan dia untuk mengejar rupiah untuk bisa mengepulkan dapur mereka saban hari untuk mengganjal perut keluarganya.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

BKSAP DPR RI Kunjungi Pemkot Denpasar, Bahas Waste Management dan Quality Tourism

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menegaskan bahwa Provinsi Bali, khususnya Kota Denpasar, memerlukan perhatian lebih besar dari pemerintah pusat untuk menjaga keberlanjutan pembangunan dan kualitas pariwisata. 

Baca Selengkapnya icon click

OJK, PPATK dan BSSN Sepakat Jaga Integritas Sektor Jasa Keuangan

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) menyepakati perjanjian kerja sama terpisah dalam memperkuat sinergi untuk menjaga integritas dan keamanan sektor jasa keuangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desa Adat Bongan Puseh Berharap Tradisi Mesuryak Kian Lestari

balitribune.co.id | Tabanan - Desa Adat Bongan Puseh berharap tradisi Mesuryak kian lestari setelah ditetapkan sebagai warisan budaya tidak benda (WBTB) oleh Pemerintah Pusat pada 15 Oktober 2025 lalu.

Selain terpelihara kelestariannya, tradisi Mesuryak yang sebagian besar dilaksanakan warga Desa Adat Bongan Puseh, bisa dikemas menjadi suatu atraksi budaya untuk kepentingan diversifikasi wisata di Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Alas Kedaton “Panen” Turis

balitribune.co.id | Tabanan - Galungan dan Kuningan, menjadi waktu sangat berharga bagi Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Kedaton di Desa Kukuh, Kecamatan Marga. Di momen itu, terutama Umanis Galungan, objek wisata alam berupa hutan yang menjadi habitat kawanan monyet ini banyak dikunjungi turis baik domestik maupun mancanegara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DJP Bali Catat Kinerja Positif Penerimaan Pajak Tumbuh 10,32 Persen

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Hingga Oktober, penerimaan pajak berhasil dihimpun sebesar Rp13,07 triliun, atau 72,68% dari total target tahunan yang dipatok Rp17,99 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Forum Bendesa Adat Ingin Proyek Lift Kaca Dilanjutkan

balitribune.co.id | Semarapura - Forum Paiketan Sejebak Bendesa Adat se-Nusa Penida menyatakan sikap bersama terkait polemik proyek lift kaca di kawasan wisata Kelingking, Desa Bunga Mekar. Perwakilan forum, Jro Ketut Gunaksa, menegaskan seluruh bendesa adat yang hadir sepakat agar pembangunan lift kaca dilanjutkan demi kepentingan masyarakat Nusa Penida.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.