Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bertahan Di Masa Pandemi, REI Bali Bentuk Koperasi

Bali Tribune / KOPERASI - DPD REI Bali saat meresmikan Koperasi REI Bali

balitribune.co.id | Denpasar – Setelah 28 tahun berdiri asosiasi pengembang atau Real Estate Indonesia (REI) Bali, tahun ini di masa pandemi  mewujudkan koperasi. Kabid Kelembagaan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Ketut Meniarta kepada awak media, Senin (22/12) di Sekretariat REI Bali mengatakan, para pengusaha-pengusaha di sektor properti ini secara sadar mau menghimpun diri membentuk koperasi. 

"Karena sudah berbentuk badan hukum dan perizinan telah selesai diurus, tentunya koperasi ini dijalankan dengan sebaik-baiknya. Sekarang tinggal action dan gerakan riil," jelasnya saat meresmikan Koperasi REI Bali. 

Ia meminta agar menunjuk pengelola yang benar-benar mampu menjalankan usaha koperasi ini. "Jangan sampai salah memilih orang karena bisa berjalan tidak baik. Karena banyak pengalaman ketika pengurusnya melihat celah, menyalahgunakan kesibukan anggota atau pemilik, maka terjadi hal yang tidak diinginkan," bebernya. 

Kata Meniarta, koperasi murni melayani simpan pinjam untuk anggota. Namun untuk di luar anggota hanya boleh melayani selain simpan pinjam. Diharapkan Koperasi REI segera melakukan aktivitas perkoperasian. "Perkembangannya setiap bulan harus dilaporkan ke dinas. Karena di dinas ada bidang pengawasan, pembinaan dan diklat-diklat koperasi," imbuh Meniarta. 

Ia berpesan agar anggota juga secara rutin diberikan latihan keanggotaan, sehingga paham antara hak dan kewajibannya lantas dapat aktif memajukan koperasi. "Syarat pendirian koperasi sekarang sudah dipermudah. REI Bali dengan anggota 60 orang sudah bisa menjadi koperasi binaan Provinsi Bali," katanya.  

Sementara itu Ketua DPD REI Bali, I Gede Suardita menyampaikan bahwa koperasi ini bertujuan dari anggota untuk anggota. Setelah usai kepengurusan badan hukum dan perizinan akhirnya ditengah pandemi ini Koperasi REI Bali diresmikan. "Dibalik situasi (pandemi) ini bisa mewujudkan koperasi. Dulu waktu normal, anggota fokus pada usaha masing-masing. Diharapkan ke depan dapat berkembang," ungkapnya. 

Ketua BPOD DPD REI Bali, Pande Agus Permana Widura berharap dengan adanya koperasi ini dapat memberikan jalan bisa bertahan di era pandemi. Mengingat Pulau Bali sangat merasakan dampak wabah Covid-19 terutama dari sisi ekonomi. 

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

KPK Dorong PAKSI Bali Perkuat Pendidikan Antikorupsi Berbasis Masyarakat

balitribune.co.id | Denpasar - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Forum Penyuluh Antikorupsi Provinsi Bali (PAKSI Bali) untuk terus memperkuat peran masyarakat dalam membangun budaya antikorupsi. Hal tersebut disampaikan dalam Sarasehan PAKSI Bali yang membahas capaian kegiatan, pengembangan forum, serta penguatan kolaborasi pendidikan antikorupsi di daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan Kakaktua-Pattimura Dikebut, Pemkab Buleleng Kucurkan Rp2 Miliar

balitribune.co.id | Singaraja - Keluhan warga soal jalan rusak dan banjir di kawasan padat Kota Singaraja mulai mendapat penanganan serius. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menggelontorkan anggaran lebih dari Rp2 miliar untuk merevitalisasi Jalan Kakaktua dan Jalan Pattimura, Singaraja.

Baca Selengkapnya icon click

Optimis Target Pajak Tercapai, Bupati Badung Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi DPRD

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD mengenai Raperda Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.