Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bertahun-tahun Sakit, IRT Gantung Diri

OLAH TKP - Polis melakukan oleh TKP di lokasi warga gantung diri.

BALI TRIBUNE - Seorang ibu rumah tangga, Ni Putu Suriani (60) warga, Banjar Cepaka, Desa Panghyangan, Pekutatan menghakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Diduga lantaran tidak kuat dengan sakit yang dideritanya. Korban ditemukan gantung diri oleh suaminya, I Ketut Adnyana (57). Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Yusak Agustinus Sooai dikonfirmasi, Minggu (11/11), membenarkan adanya lagi kasus gantung diri yang dilakukan oleh salah satu warga Banjar Cepaka, Desa Panghyangan, Pekutatan tersebut. Menurutnya kejadian gantung diri tersebut diketahui dan dilaporkan pada Sabtu (10/11) sekitar pukul 18.00 Wita. Kejadian ini pertamakalinya diketahui oleh suami korban,  I Ketut Adnyana. Saat itu suami korban masuk kedalam rumah dan mendapati istrinya telah tergantung dikosen pintu kamar setinggi 80 cm. Korban ditemukan dalam kondisi telah terjerat simpul menggunakan selendang warna hijau dengan panjang 1,5 meter. Suami korban bersama anaknya, I Kade Rai Puta Sadhu Gunawan berusaha memberikan pertolongan. Keduanya berusaha menurunkan korban dengan cara memotong ikatan selendang yang menjerat leher korban. Bahkan korban sempat dilarikan ke Puskesmas I Pekutatan dengan harapan bisa menddapatkan pertolongan medis dan selamat karena keduanya yakin korban masih ada harapan hidup. Namun  setibanya di Puskesmas I Pekutatan, berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga medis  korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Diagnosa tim medis Puskemas yang dipimpin oleh dr. Dayu Raga Diantari yang memeriksa tubuh korban, korban dinyatakan sudah meninggal dengan ciri bibir kebiruan,tampak bekas memar pada leher dari bawah ke atas, keluar urin, lidah menjulur. Korban dinyatakan murni meninggal karena gantung diri. “Tidak ditemukan tanda-tanda Kekerasan pada tubuh korban,” ujarnya. Jenazah korban kembali dibawa ke rumah duka. Keluarga korban menyatakan mengiklaskan kepergian korban. Kini jenasah korban masih disemyamkan di rumah duka untuk menunggu hari baik dilaksanakannya prosesi pengabenan.  

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Tergelincir, Pendaki Gunung Abang Alami Patah Tulang

balitribune.co.id | Bangli - Seorang pendaki yakni Kadek Peter Tamboto (42) tergelincir saat melakukan pendakian di Gunung Abang, Desa Suter, Kecamatan, Kintamani, Bangli pada Minggu (25/1) Pendaki yang tinggal di Jalan Raya Tuka, Desa Tuka, Dalung, Kuta Utara Badung tersebut harus di evakuasi tim SAR  gabungan karena alami patah tulang

Baca Selengkapnya icon click

Bencana di Bangli, Dewan Ingatkan Pemerintah Selektif Salurkan Bantuan

balitribune.co.id | Bangli - Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini menyebabkan terjadi musibah bencana di beberapa titik. Kondisi ini mendapat perhatian kalangan DPRD Bangli. Salah satu anggota DPRD Bangli, I Nyoman Kartika, mengingatkan pemerintah daerah harus berhati-hati dalam menyalurkan bantuan pascabencana. Politisi Partai Golkar ini meminta pemerintah harus memastikan kerusakan yang terjadi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Geger 'Transfer' Direksi, Bos Perumda Tabanan Kini Duduki Kursi Utama Perumda Pasar MGS Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa telah memutuskan Kompiang Gede Pasek Wedha sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung bersama I Made Anjol Wiguna sebagai direktur umum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pariwisata Bali Harus Mampu Sikapi Perubahan Pasar

balitribune.co.id | Mangupura - Bali Villa Association (BVA) bersama Control Union Indonesia, lembaga sertifikasi independen berstandar global, menggelar talkshow Sustainability for Every Stay bertajuk “Building Future Ready Villas Through Sustainable Hospitality” di Seminyak, Kabupaten Badung, Jumat (23/1). Kegiatan ini membahas tren pariwisata terkini serta pentingnya sertifikasi keberlanjutan bagi akomodasi.

Baca Selengkapnya icon click

Kisah Agen Wijaya Group dari Toko Pulsa ke Agen BRILink

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah toko produk digital (pulsa) di kawasan Kediri, Tabanan kini menjadi tumpuan layanan keuangan warga sekitar. Berawal dari pemberian fasilitas perbankan, I Putu Ananta Wijaya, pemilik Agen BRILink Wijaya Group berhasil mengembangkan usaha produk digital sekaligus menghidupi keluarga melalui kemitraan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.