Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bertahun-Tahun Tanpa Perbaikan, Jalan Rusak Menuju Pelabuhan Dicor Semen

Bali Tribune / PERBAIKAN - Jalan milik Pemkab Buleleng sepanjang 1.420 meter di pintu masuk Pelabuhan Celukan Bawang mengalami kerusakan parah. Pelindo III berinisiatif melakukan perbaikan.
balitribune.co.id | SingarajaSalah satu akses jalan menuju Pelabuhan Celukan Bawang, Gerokgak tergolong vital. Namun sayang bertahun-tahun jalan sepanjang 1,420 meter itu rusak parah. Padahal, ruas jalan termasuk asset Pemkab Buleleng itu berfungsi sangat vital terutama untuk penggerak ekonomi warga setempat. Tidak saja truck angkutan pelabuhan, namun bus maupun angkutan pariwisata sering lalu lalang saat kapal cruise bersandar di Pelabuhan Celukan Bawang.
 
Dalam surat keputusan Bupati no.620/809/HK/2105,Tertanggal 16 November 2015, disebutkan ruas jalan tersebut merupakan asset Pemerintah Kabupaten Buleleng sehingga tanggungjawab perapikan dan pemeliharaan merupakan tanggungjawab Pemkab Buleleng.
 
Karena tak kunjung mendapat perhatian dari Pemkab Buleleng, Pelindo III Celukan Bawang berinisiatif melakukan perbaikan mandiri. Jalan yang mengalami kerusakan parah itu dicor dengan semen terutama pada bagian berlubang dengan diameter cukup besar.
 
"Saat musim hujan berlubang tergenang air dan musim kemarau sangat berdebu," kata warga setempat.
 
GM Pelindo III Celukan Bawang, Rio Dwi Santoso saat dikonfirmasi membenarkan Pelindo III berinisiatif memperbaiki ruas jalan yang rusak menuju areal pelabuhan.
 
"Kami perbaiki dengan cara di cor semen untuk menghindari kerusakan makin parah," jelas Rio, Senin (15/6).
 
Sebenarnya kata Rio, komunitas pelabuhan sudah berulang kali meminta Pemkab Buleleng untuk memperbaiki jalan tersebut, namun tak kunjung mendapat tanggapan.
 
"Truk angkutan semen dan pupuk, juga ada bus maupun angkutan wisata saat kapal cruise bersandar membawa wisatawan sering hilir mudik dijalan tersebut," imbuhnya.
 
Rio mengaku serba salah untuk melakukan perbaikan karena status jalan tersebut adalah asset Pemkab Buleleng.
 
"Yang bisa kita lakukan hanya menambal sulam ruas jalan tersebut agar tidak membahayakan masyarakat pengguna jalan itu," katanya.
 
Diakui Rio, upayanya memperbaiki jalan itu hanya bersifat sementara karena kekuatan cor semen tak bertahan lama mengingat kendaraan yang berseliweran dijalan itu memiliki tonase cukup berat.
 
"Paling tidak potensi bahaya akibat kecelakaan untuk sementara bisa diminimalisir. Kami berharap pihak berwenang segera melakukan perbaikan mengingat fungsi jalan itu sangat penting untuk aktifitas ekonomi masyarakat umum," tandas Rio.
 
wartawan
Khairil Anwar
Category

Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Aksi Berbelanja dan Berbagi untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Komitmen TP PKK Kabupaten Tabanan dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang digagas TP PKK Provinsi Bali kembali ditunjukkan melalui kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click

Video Syur Guru PPPK Viral, Polisi Buru Mantan Suami

balitribune.co.id I Negara - Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan rekaman video pribadi seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jembrana mendadak viral dan menjadi perbincangan publik. Dalam hitungan jam, video berdurasi sekitar empat menit lebih itu menyebar luas, memicu beragam reaksi dari warganet.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Hadiri Tiga Pujawali di Darmasaba, Tegaskan Penguatan Infrastruktur dan Keamanan Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rangkaian tiga kegiatan Pujawali di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (7/7/2026). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam melestarikan adat sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Pekerjakan LC Dibawah Umur, Pemilik Kafe Terancam 15 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Negara - Di balik gemerlap lampu dan hingar-bingar musik tempat hiburan malam, tersimpan kisah yang seharusnya tidak dialami seorang remaja berusia 16 tahun. Jauh dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, gadis berinisial TW justru berakhir menjadi Lady Companion (LC) atau pemandu lagu di sebuah kafe di Kabupaten Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.