Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bertuliskan Aksara Bali, Bupati Suwirta Resmikan Papan Nama Kantor Bupati Klungkung

Sebagai bentuk tindak lanjut Pergub Bali nomor 80 tahun 2018, seluruh kantor pemerintahan di Kabupaten Klungkung mengganti papan nama kantor mereka mempergunakan tulisan Aksara Bali. Tampak, Bupati Suwirta secara simbolis meresmikan papan nama Kantor Bupati Klungkung, Jumat (4/10) lalu,

BALI TRIBUNE - Menindaklanjuti Peraturan Gubernur Bali Nomor 8 Tahun 2018 tentang, Perlindungan dan Penggunaan Bahasa,Aksara dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali. Pemkab Klungkung melakukan pergantian papan nama sejumlah kantor lembaga pemerintahan yang ada di wilayah itu. Salah satunya adalah, papan nama Kantor Bupati Klungkung. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat meresmikan papan nama Kantor Bupati setempat, Jumat (5/10) lalu mengatakan, pergantian papan  nama bertuliskan Aksara Bali itu merupakan penjabaran atas pemberlakuan Pergub Nomor 80 Tahun 2018. Dijelaskan Bupati, terkait tata cara penulisan Aksara Bali pada papan nama kantor pemerintahan maupun swasta sebagaimana disebutkan pada Pergub 80, penulisan Aksara Bali ditempatkan diatas Aksara (huruf,red) Latin dengan ketentuan, komposisi (ukuran,red) huruf pada kedua aksara dimaksud harus berimbang. Selanjutnya, tulisan dimaksud wajib mempergunakan gradasi warna dasar merah ke warna dasar putih (dari  bagian atas ke bawah) sedangkan penulisan huruf mempergunakan warna hitam. Penggunaan warna serta jenis tulisan dikecualikan yakni, untuk penulisan nama jalan dan penunjuk arah memakai warna dasar hijau atau biru sedangkan huruf menggunakan warna putih atau menyesuaikan dengan kondisi dan lokasi kantor atau lembaga bersangkutan. Ketentuan lainnya adalah,penulisan aksara (huruf,red0 dilakukan dengan memperhatikan kualitas, etika, dan estetika. Apabila memungkinkan, papan nama  kantor dan fasilitas publik berisikan bingkai serta pencahayaan (tata cahaya,red) sesuai kreativitas masing-masing lembaga. Selain itu, pada kesempatan yang sama Bupati Suwirta menjelaskan perihal penggunaan busana Adat Bali sebagaimana tertuang dalam Pergub 80 itu. Disebutkan, penggunaan Busana Adat Bali bagi pegawai pemerintahan dan swasta, pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, dan pegawai lembaga swasta secara resmi berlaku mulai Kamis, 11 Oktober 2018.  Penggunaan busana dimaksud berlaku tiap Hari Kamis, rahina Purnama,Tilem serta HUT Provinsi Bali maupun HUT Kota/kabupaten. “Adapun etika penggunaan busana adat harus sesuai dengan nilai kesopanan, kesantunan, kepatutan, dan kepantasan yang berlaku di masyarakat,” terang Bupati. Ia menambahkan,  ketentuan dimaksud tidak berlaku bagi pegawai non-Hindu maupun pegawai lembaga pemerintahan, lembaga swasta dan tenaga profesional yang oleh karena tugasnya mengharuskan untuk menggunakan seragam khusus tertentu atau karena alasan keagamaan. Atau dengan kata lain lanjut Bupati, dapat menyesuaikan dengan menggunakan busana adat daerah asalnya masing-masing.Untuk penggunaan Bahasa Bali, Bupati Suwirta menyebutkan, Bahasa Bali digunakan sebagai sarana, komunikasi dalam kehidupan keluarga Bali, segala kegiatan agama Hindu, Adat, dan Budaya Bali serta pemberian informasi pada layanan masyarakat di instansi pemerintah maupun instansi swasta sebagai pendamping Bahasa Indonesia. Penggunaan Bahasa Bali dikecualikan pada penyelenggaraan apel (upacara bendera,red), kegiatan yang bersifat nasional dan internasional, kegiatan yang melibatkan instansi tingkat pusat atau kegiatan yang bersifat lintas provinsi,lembaga serta lintas masyarakat adat lainnya. Kepada seluruh masyarakat serta jajaran di Pemerintahan Kabupaten Klungkung Bupati Suwirta meminta agar turut melaksanakan intruksi Gubernur tersebut.  Selain itu, diharapkan pula secara bersama-sama ikut melaksanakan Peraturan Gubernur itu sebagai upaya pelestarian Budaya Bali.  Diakhir kegiatan Bupati Suwirta mengucapkan Terimakasih kepada Gubernur Bali I Wayan Koster beserta Jajarannya yang telah menyusun Instruksi itu. “Melalui Instruksi Gubernur ini mengingatkan kita untuk tidak lupa dengan adat dan Budaya Bali,” tutupnya. Pada kegiatan itu, hadir mendampingi Bupati Suwirta, Nyonya Ayu Suwirta, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Klungkung serta undangan terkait lainnya, termasuk pula hadir Nyonya Sri Kasta. Selain papan nama Kantor Bupati Klungkung, pada hari yang sama diresmikan pula 37 papan nama kantor OPD di wilayah itu. Kedepannya,melalui APBD Klungkung tahun 2019, semua papan nama kantor pemerintahan di Klungkung akan dibuat secara permanen lengkap dengan tata cahaya yang berbeda dengan daerah lain.

wartawan
habitut Sugiana
Category

Peringatan Hari Lahirnya Pancasila, Bupati Gus Par Tekankan Pentingnya Pembumian Pancasila di Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar acara strategis berupa kegiatan "Pembumian Pancasila" yang dipusatkan di Wantilan Pemkab Karangasem, Sabha Prakerti, pada Senin (1/6/2026) hari ini.

Baca Selengkapnya icon click

Taman Ayun Destinasi Libur Nasional dan Cuti Bersama

balitribune.co.id | Mangupura - Libur panjang Idul Adha dan Cuti Bersama berdekatan dengan akhir pekan serta Waisak 2026 terhitung dari 27 Mei hingga 1 Juni dimanfaatkan sebagian wisatawan domestik untuk berlibur di Bali dan daerah lainnya di Indonesia. Selama berlibur di Pulau Dewata, wisatawan memilih Pura Taman Ayun sebagai salah satu destinasi yang dikunjungi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pegawai Salon Asal Bandung Ditemukan Tewas di Kamar Kos

balitribune.co.id I Gianyar - Warga kelurahan Gianyar, dikejutkan dengan penemuan mayat di sebuah kamar kos di Jalan Majapahit Gang Gunung Agung No 10X, Lingkungan Teges Kelod, Gianyar. Korban diketahui seorang perempuan bernama Lise Kuslianingsih (55), warga asal Bandung yang selama ini bekerja di sebuah salon kecantikan di Gianyar. 

Baca Selengkapnya icon click

Menjaga Roh Bali, Perkim Denpasar Integrasikan Arsitektur Lokal di Kawasan Permukiman

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kota Denpasar menegaskan komitmennya untuk mengarahkan pembangunan kawasan permukiman yang tidak hanya fungsional, tetapi juga melestarikan warisan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Now Or Never

balitribune.co.id | "Now or Never" adalah sebuah frase yang menggambarkan suasana kebatinan seseorang yang tengah dihadapkan kepada sebuah pilihan yang harus segera ia putuskan. Seringkali muncul masalah yang bersifat mendesak dan memiliki dampak psikologis dan sosial yang luas yang apabila tidak segera diambil sebuah keputusan yang cepat akan menimbulkan persoalan yang jauh lebih sulit, baik eskalasinya maupun substansinya.

Baca Selengkapnya icon click

Simbol Penyucian Diri, Umat Buddha Gelar Upacara Pemandian Bodhisatva Rupang

balitribune.co.id | Mangupura - Ratusan umat Buddha memadati Vihara Buddha Dharma Bali yang berlokasi di kawasan Legian, Badung, pada Minggu (31/5/2026) untuk merayakan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570. Prosesi ibadah berlangsung khidmat, diawali dengan penyalaan Pelita Waisak dan dilanjutkan dengan upacara pemandian Bodhisatva Rupang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.