Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BI Gandeng Bank BPD Bali Gencarkan Perluasan Pembayaran Digital QRIS

Bali Tribune / QRIS - Peresmian ”Digitalisasi Pembayaran dan S.I.A.P (Sehat, Inovatif, dan Aman Pakai) QRIS” di Pasar Galang Ayu, Pemogan, Kota Denpasar, Sabtu (9/4).

balitribune.co.id | DenpasarKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menggandeng Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali menyelenggarakan peresmian ”Digitalisasi Pembayaran dan S.I.A.P (Sehat, Inovatif, dan Aman Pakai) QRIS” di Pasar Galang Ayu, Pemogan, Kota Denpasar, Sabtu (9/4). Kegiatan ini tak lain upaya Bank Indonesia yang terus menggencarkan perluasan pembayaran digital melalui penggunaan QRIS di berbagai pasar dan pusat belanja di Provinsi Bali. 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Asisten Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta; Wakil Gubernur Provinsi Bali, Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati; Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho; Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa; Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, serta jajaran perangkat Desa Adat Pemogan dan perwakilan pedagang pasar.

Implementasi Program Pasar S.I.A.P QRIS merupakan salah satu upaya dalam mendorong digitalisasi pembayaran guna mendukung inklusi ekonomi dan keuangan digital, khususnya pemberdayaan ekonomi UMKM. Asisten Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta dalam sambutannya menyampaikan. UMKM akan menjadi motor penggerak dalam mengintegrasikan ekosistem ekonomi dan keuangan digital. Akseptasi QRIS semakin meluas utamanya didukung oleh UMKM. Saat ini, jumlah merchant QRIS secara nasional telah mencapai lebih dari 16 Juta merchant, dimana 90% di antaranya adalah pelaku usaha UMKM. 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho juga menegaskan bahwa salah satu fokus implementasi QRIS dilakukan pada sektor perdagangan ritel, khususnya di pasar tradisional. Pasar tradisional merupakan jantung kegiatan ekonomi masyarakat yang menjadi salah satu prioritas perluasan digitalisasi karena urgensi opsi pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman dan handal seperti QRIS meningkat seiring dengan relaksasi pembatasan mobilitas antar manusia. “Pasar Galang Ayu secara khusus dipilih dalam program S.I.A.P QRIS karena ekosistem digitalnya telah siap dan memadai, yakni meliputi penggunaan QRIS pada lebih dari 60% pedagang, kawasan kuliner, kawasan bermain anak hingga layanan parkir, semua kini sudah dilengkapi opsi pembayaran menggunakan QRIS, “ sebutnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi Bali, Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati menyampaikan apresiasi atas dukungan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dan Bank BPD Bali dalam penerapan kegiatan digitalisasi dan S.I.A.P QRIS di Pasar Galang Ayu yang diharapkan akan semakin mendorong roda kegiatan transaksi di pasar tradisional. “Harapannya upaya inovatif ini dapat semakin membiasakan masyarakat di Provinsi Bali dalam pola pembayaran dan transaksi perdagangan berbasis digital,” tutur Cok Ace.

Pada acara tersebut juga dilakukan peninjauan dan experience bertransaksi langsung dengan QRIS pada beberapa pedagang di Pasar Galang Ayu. Selain itu, sebagai komitmen untuk mendorong penggunaan QRIS, pada kesempatan tersebut Bank Indonesia juga meluncurkan program “Semarak QRIS di Pasar Galang Ayu”. Melalui program Semarak QRIS ini, bagi pembeli dan pedagang yang bertransaksi menggunakan QRIS di Pasar Galang Ayu selama periode 1 (satu) bulan yakni mulai 9 April s.d. 9 Mei 2022, akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah berupa voucher belanja.

Program S.I.A.P QRIS di Pasar Galang Ayu merupakan kali ketiga di tahun 2022 setelah sebelumnya juga telah diimplementasikan di Pasar Banyuasri di Kabupaten Buleleng, dan Pasar Nyanggelan di Kota Denpasar. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menargetkan program S.I.A.P QRIS dapat dilaksanakan di setiap kabupaten/kota di seluruh Provinsi Bali untuk memenuhi target sebanyak 251 pasar tradisional secara nasional.

wartawan
ARW
Category

Optimis Target Pajak Tercapai, Bupati Badung Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi DPRD

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD mengenai Raperda Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click

Armada Damkar Buleleng Sering Mogok Akibat Uzur, Bupati Sutjidra Janjikan Peremajaan Bertahap

balitribune.co.id | Singaraja -   Persoalan armada tua kembali menghantui layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Buleleng. Salah satu mobil Damkar berkapasitas 5.000 liter bahkan mengalami kehilangan as roda akibat terlepas setelah bertugas memadamkan kebakaran di Desa Ambengan, Suksada, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengadaan LPJU dengan Skema KPBU, Dewan Minta Proses Dikawal

balitribune.co.id | Denpasar - Rencana pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kota Denpasar kini memasuki tahap finalisasi feasibility study (FS). Nantinya poyek tersebut akan menjadi KPBU pertama yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Program JKN Jamin 29,7 Juta Kasus Penyakit Jantung dengan Pembiayaan Rp17,35 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendorong transformasi layanan jantung pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pendekatan Value-Based Health Care. Pendekatan tersebut menempatkan health outcomes dan total biaya sepanjang siklus pelayanan sebagai dasar dalam menciptakan nilai bagi peserta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.