Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bisnis Skin Care Tidak Hanya Sasar Masyarakat Lokal

Bali Tribune/ KONSUMEN - Salah satu konsumen skin care yang sedang melakukan perawatan kulit wajah.

Bali Tribune, Denpasar - Bisnis skin care atau perawatan kulit diharapkan ke depannya akan menjadi lifestyle bagi masyarakat dari berbagai kalangan. Pulau Bali yang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan mancanegara memberikan peluang bisnis diberbagai sektor termasuk skin care. Tidak dipungkiri, jika pemilik modal dari sejumlah daerah di Indonesia maupun internasional membuka cabang bisnis skin care di Pulau Seribu Pura ini.  Hal itu mengingat jutaan turis asing yang datang ke Bali tiap tahunnya membawa dampak positif terhadap produk-produk perawatan kecantikan kulit. Demikian diakui Direktur Operasional Oriskin, Reski Mayangkoro saat opening Oriskin Cabang Denpasar, Sabtu (16/2). Menurut dia saat pembukaan cabang ke-31 di Indonesia dan pertama di Bali itu, prospek perawatan kulit di pulau ini cukup tinggi sebab banyak turis asing ada di Bali yang juga kerap membeli produk-produk skin care dengan harga yang lebih terjangkau dibanding di negaranya sendiri. Namun khusus untuk masyarakat lokal, alasan mendatangi skin care cenderung untuk melakukan perawatan seperti facial, laser injection, rejuvenation atau peremajaan maupun perawatan tangan dan kaki. "Kami ingin menjadikan perawatan kulit sebagai suatu lifestyle. Sehingga ada paket treatment yang diperlukan oleh konsumen dan mencakup semua lapisan masyarakat," ucap Reski.   Sementara itu Dokter Kecantikan, Rimenda Sitepu mengungkapkan bahwa wanita usia 35-50 tahun yang paling dominan ingin mendapatkan perawatan kulit baik merupakan masyarakat lokal maupun wisatawan asing. "Karena usia segitu kolagen mulai turun makanya banyak yang mencari skin care," sebutnya.  Bahkan sekarang ini bisnis disektor kecantikan semakin ketat, maka pelaku usaha skin care terus berinovasi mengembangkan produk-produk kecantikan dan menambah menu perawatan. "Kami pun tetap memperbaharui jenis menu treatment (perawatan). Hampir ada 60 jenis treatment dan menghadirkan treatment-treatment terbaru sesuai trennya. Saat ini treatment laser untuk hiperpigmentasi yang sedang tren," jelasnya. 

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Wabup Bagus Alit Sucipta Jamin Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Janjikan Çaka Fest 2027 Lebih Spektakuler

balitribune.co.id I Mangupura - Kemeriahan kompetisi kreativitas pemuda di Kabupaten Badung mencapai puncaknya. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup gelaran "Badung Çaka Fest 2026" di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3/2026) malam.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KSOP Celukan Bawang Siapkan Program Mudik Gratis

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Laut Celukan Bawang, mulai mematangkan persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Persiapan ini mencakup ketersediaan armada kapal reguler, program mudik gratis, hingga penyesuaian jadwal pelayaran menyusul kedekatan momen Idul Fitri dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Lokapaksa Berstatus Waspada, BMKG Pastikan Bukan Dipicu Aktivitas Tektonik

balitribune.co.id I Singaraja - Fenomena tanah merayap yang terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hasil kajian awal disebut tanah merayap tersebut bukan dipicu aktivitas tektonik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.