Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BNN, KPK dan BNPT Gelar Diskusi Panel

Bali Tribune/ Kepala Biro Humas dan Protokol BNN, Brigjen Pol Sulistyo Pudjo Hartono mendampingi Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Gde Sugianyar saat memberikan keterangan.





balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Petrus Reinhard Golose bersama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Firli Bahuri, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar menggelar pertemuan selama empat hari di Bali. Sejumlah kegiatan di Bali dilaksanakan Kepala BNN bersama Kepala BNPT dan Ketua KPK seperti podcast, diskusi panel, dan penandatanganan MoU.

Diskusi panel dilaksanakan di Gedung PRG Polda Bali, Rabu (24/11). Tema yang diangkat 'Bersinergi Bersama Berantas Narkoba, Korupsi dan Terorisme Untuk Pembangunan SDM Unggul di Era VUCA'.

"Kegiatan ini rencana dihadiri Gubernur Bali bersama wali kota dan bupati se-Bali," kata Kepala Biro Humas dan Protokol BNN Brigjen Pol Sulistyo Pudjo Hartono ketika mendampingi Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Gde Sugianyar kepada awak media, Senin (22/11) malam.     

Dikatakan Hartono, penandatanganan MoU antara BNN dengan Australian Federal Police (AFP) rencananya digelar di Nusa Dua, Kamis (25/11). "Nanti ada juga kegiatan bertema 'Drugs Free Exhibition Day' di Gedung Ayala Lumintang, Denpasar," jelasnya.

Terlepas dari agenda pertemuan tersebut, Hartono menyebut Bali sebagai magnet pariwisata mulai menunjukkan geliatnya selama dua pekan terakhir. "Tadi (kemarin) saya naik pesawat, penumpangnya penuh. Rombongan kami pun beda maskapai. Ini artinya Bali kembali ke ritme semula. Mudah-mudahan perekonomian di Bali bisa pulih kembali setelah dua tahun anjlok karena pandemi Covid-19," katanya.

Ramainya kunjungan wisatawan tentunya berpotensi terhadap datangnya narkoba. Ia berharap semua komponen masyarakat membantu tugas BNN memerangi narkoba.

Kepala BNNP Bali Gde Sugianyar Dwi Putra menambahkan, pihaknya terus berupaya menanggulangi bahaya narkoba melalui soft power, hard power, dan smart power approach. Melalui soft dan smart power diharapkan bisa menekan penyalahgunaan narkoba karena Lapas megalami over kapasitas yang sebagian besar narapidana tersangkut kasus narkoba. "Narkoba tidak mengenal golongan dan kasta, sehingga kami terus melakukan pendekatan dengan masyarakat termasuk menggandeng influencer," tandasnya.

wartawan
RAY
Category

Tabanan Kembali Berprestasi, Raih Apresiasi Sebagai Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif

balitribune.co.id | Tabanan - Kabupaten Tabanan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih "Apresiasi Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif" dalam Malam Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Kompas TV bertema “Indonesia Bisa”. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, kepada Bupati Tabanan, Dr.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Tabanan Minta Evaluasi Kinerja Perumda SS Sebelum Tambah Modal

balitribune.co.id | Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Perumda Sanjayaning Singasana (SS) sebelum menyetujui tambahan modal. Evaluasi dirasa perlu untuk melihat secara transparan rekam kinerja dan arah bisnis perusahaan daerah tersebut sebelum menyerap anggaran daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Rekonstruksi, Polres Tabanan Rencanakan Pelimpahan Tahap Pertama Kasus Juwuk Legi

balitribune.co.id I Tabanan – Kepolisian Resor (Polres) Tabanan berencana segera melakukan pelimpahan tahap pertama kasus penganiayaan terduga maling ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti.

Pelimpahan tahap pertama atau berkas pemeriksaan terhadap para tersangka dalam kasus ini yang jumlahnya lima orang itu akan dilakukan setelah penyidik melaksanakan rekonstruksi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Geger! Data Pegawai Simpeg Pemkab Badung Diduga Bocor di Dark Web

balitribune.co.id | ​Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung digegerkan oleh isu dugaan kebocoran belasan ribu data pegawai akibat peretasan. Data dari Sistem Informasi Manajerial Pegawai (Simpeg) tersebut bahkan dikabarkan telah diperjualbelikan oleh peretas di situs dark web.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.