Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bola Dunia Vs. Dunia Bola

Bali Tribune

BALI TRIBUNE - Globe atau bola dunia pertama kali ditemukan oleh ilmuwan kelahiran Ceuti, Spanyol bernama Al Idrisi. Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad Ibnu Abdullah Ibn Idris Ash Sharif. Ilmuan yang hidup antara tahun 493 H/1100 M hingga 560 H/1165 M ini adalah seorang guru besar ilmu geografi yang sangat termasyur pada zamannya lantaran temuannya mengilhami ilmuan sesudahnya hingga saat ini. Pertanyaannya mengapa disebut Globe alias "Bola Dunia"? Diduga kuat nama itu terilhami oleh bentuk bola yang dijadikan media permainan sejak abad ke-2 dan ke-3 di Tiongkok pada era dinasti Han. Permainan dengan media bola memang sudah dikenal sejak zaman itu. Kini, permainan bola dimaksud berkembang  dalam masyarakat modern dengan nama permainan sepak bola. Jenis permainan ini mendunia dan memikat perhatian hingga miliaran orang di seluruh dunia. Daya pengaruhnya dahsyat. Bahkan, otoritas manajemen pengelolaan event sepak bola dunia bernama FIFA masuk dalam kategori organisasi modern dunia yang paling berpengaruh saat ini. PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) nyaris kalah pamor dari FIFA. Lalu bagaimana event sepak bola mampu menyedot perhatian dunia? Awalnya te jenis permainan tersebut praktis, dengan media yang bisa diproduksi dimana-mana, sistem dan ketentuan yang mudah dipahami serta bola sebagai titik konsentrasi permainan bergerak lentur dari kaki ke kaki. Secara non teknis, sepak bola diminati masyarakat  dunia dengan membayangkan sebagai "bumi", ditangkap secara indrawi dan diteruskan ke memori setiap manusia mengenai bentuk planet bumi dimana manusia berada. Bukti paling konkrit tentang betapa sepak bola menguasai dunia dapat diukur dalam skala Indonesia saat ini. Ruang maya, media dengar pandang hingga alam nyata kita saat ini disesali dengan obrolan tentang bola. Argentina yang selama ini dikenal perkasa dengan pemain andalannya Messi menjadi percakapan paling hangat saat kalah melawan Kroasia. Nada hujatan dan pembelaan terhadap Messi dilukiskan dalam berbagai bahasa dan simbol. Media sosial kita dalam dua hari ini sungguh-sungguh disesaki obrolan tentang Argentina dan Messi. Para penggemar bola di Indonesia yang sedang terkotak-kotak mengikuti rivalitas politik (Pilkada, Pileg dan Pilpres), bisa ditaklukkan oleh obrolan tentang bola. Saling ejek dan provokasi juga ada dalam penggemar bola namun tidak menjadi alat pembelah antar para penggemar. Justru di dalam dunia penggemar Bola, ejekan dan provokasi menjadi bumbu penyedap rasa yang tersampaikan secara jenaka. Bola memang mendunia dan dunia menjadi terpikat dengan bola. Dengan demikian tidak salah bila banyak produk menyandarkan merek dagangnya dengan  icon Bola Dunia. Dan, dalam makna yang lain frasa "Bola Dunia" dapat juga berarti permainan yang menggoncang dunia. Dengan demikian, "Bola Dunia" dan "Dunia Bola", meski beda secara semantik, namun memiliki  jangkauan dan kedalaman makna yang sama.

wartawan
Mohammad S. Gawi
Category

Bahas Budaya dan Keamanan, Kapolresta Denpasar Silaturahmi ke Puri Agung Jrokuta

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo David Simatupang kembali melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Puri Agung Jrokuta, di Jalan Sutomo Denpasar Utara, Kamis (19/2/2026). Kedatangan Leonardo beserta jajaran PJU Polresta Denpasar disambut hangat oleh Penglingsir Puri Agung Jrokuta, I GN Jaka Pratidnya (Turah Joko) beserta anggota keluarga Puri.

Baca Selengkapnya icon click

Performa Impresif, Danamon Cetak Kenaikan Laba Double Digit di 2025

balitribune.co.id | Jakarta - PT Bank Danamon Indonesia Tbk ("Danamon”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini mengumumkan kinerja keuangan dan operasionalnya pada dan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 (FY2025).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bangli Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Lewat Sinergi Teknologi dan Tradisi

balitribune.co.id | Bangli - Pemerintah Kabupaten Bangli menegaskan komitmennya dalam menuntaskan persoalan sampah melalui sinergi lintas sektor, pemanfaatan teknologi informasi, dan penguatan nilai kearifan lokal Palemahan. Hal tersebut disampaikan dalam acara sosialisasi dan diseminasi program prioritas pemerintah yang digelar di Gedung Bukti Mukti Bakti Kantor Bupati Bangli pada Kamis, (19/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

BRI Peduli Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Penanaman Pohon di Desa Sumerta Kelod Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai wujud komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kelestarian lingkungan, Bank Rakyat Indonesia melalui Program BRI Peduli melaksanakan kegiatan sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi 500 orang masyarakat di Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar dan penanaman 100 pohon produktif. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ruang Aman Terenggut, Remaja di Buleleng Jadi Korban Kebejatan Berulang

balitribune.co.id | Singaraja - Duka mendalam menyelimuti Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Seorang anak perempuan berusia 13 tahun berinisial NH, harus menelan pil pahit setelah menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh tiga pelaku secara brutal dalam dua malam berturut-turut pada pertengahan Februari 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Babak Baru Birokrasi Tabanan, Dinas PUPRPKP Dipecah, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Melebur

balitribune.co.id | Tabanan - Momentum rotasi, mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan pada Rabu (18/2/2026) menandai babak baru penataan birokrasi di awal tahun 2026. Selain penyegaran pejabat, kebijakan ini juga diiringi dengan pemekaran dan penggabungan sejumlah Perangkat Daerah sebagai bagian dari penyesuaian struktur organisasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.