Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BPKP Kawal Bantuan Pemerintah Indonesia untuk Vanuatu

Bali Tribune / DIKIRIMKAN - Bantuan yang dikirimkan Pemerintah Indonesia ke Vanuatu merupakan kebutuhan dasar bagi para pengungsi akibat bencana gempa dan topan

balitribune.co.id | Denpasar - Deputi Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangungan (BPKP) Bidang Polhukam PMK Iwan Taufiq Purwanto mengatakan, BPKP turut serta mengawal pemberian bantuan Pemerintah Indonesia ke Vanuatu agar tepat sasaran. Pemberian bantuan tersebut merupakan dukungan kemanusiaan kepada negara di Pasifik Selatan yang dilanda bencana gempa dan badai beberapa waktu lalu.

“BPKP turut serta mengawal pemberian bantuan Pemerintah Indonesia ke Vanuatu agar akuntabel dan tepat sasaran,” ujar Iwan dalam siaran persnya, Senin (8/5).

Kata dia, bantuan yang dikirimkan Pemerintah Indonesia ke Vanuatu untuk membantu meringankan penduduk ataupun warga Vanuatu yang terdampak gempa dan badai yang melanda negara Pasifik Selatan tersebut. 

Ia menambahkan, adapun bantuan yang dikirimkan Pemerintah Indonesia ke Vanuatu merupakan kebutuhan dasar bagi para pengungsi. “Seperti yang telah disampaikan Kepala BNPB, Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan logistik kebutuhan dasar sebanyak 34,7 ton yang terdiri dari 11 jenis barang dengan kisaran nilai Rp 7,2 miliar,” tambahnya.

Bantuan tersebut diberangkatkan pada 8 Mei 2023 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan pesawat Cargo My Indo Airline. Pemerintah Indonesia juga mengirim Tim Kemanusiaan yang berjumlah 14 orang perwakilan dari Kemenko PMK, Kementerian Luar Negeri, BNPB, dan BIN. 

Sementara itu, Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, bantuan yang diserahkan pemerintah Indonesia kepada negara Vanuatu merupakan solidaritas dan dukungan kemanusiaan dalam menghadapi bencana. "Ini juga menjadi wujud kepedulian Indonesia terhadap bencana di negara lain,” tuturnya,

Diketahui, Vanuatu mengumumkan keadaan darurat pascabencana gempa dan topan. Dikabarkan, gempa magnitudo 6,5 mengguncang negara tersebut pada Jumat (3/3/2023) lalu, sehari setelah Topan Judy melanda. Badai kategori empat itu memicu kerusakan dan banjir di hampir seluruh 83 pulau di negara itu.

Di tengah situasi tersebut, penduduk setempat sekarang menghadapi badai tropis besar lainnya yakni Topan Kevin.

Sekitar 5.000 orang dilaporkan telah mengungsi, sementara Topan Kevin yang tercatat sebagai badai kategori tiga membawa angin hingga 130 km/jam. Sejauh ini belum ada korban jiwa yang dilaporkan. Namun, akibat bencana tersebut hampir seluruh warga Vanuatu, sekitar 300 ribu orang, terkena dampak.

wartawan
YUE
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.