Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Braya Sugianyar Dideklarasikan , Fokus Garap Pertanian, Pariwisata Budaya dan Perjuangkan Tenaga Kerja Lokal

Gede Sugianyar

BALI TRIBUNE - Ratusan perwakilan dari berbagai kelompok se Bali "Braya Sugianyar" dideklarasikan di Padepokan Satria Muda Indonesia, Jalan Kalimutu, Kamis (26/9) malam.  "Berjuang dan Berkarya Membangun Bali" menjadi tagline calon DPR RI Periode 2019-2024 dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Dapil Bali nomor urut 9 tersebut jadi moto perjuangan untuk memenangkan Gede Sugianyar, SH. Alumnus Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Malang yang pernah bekerja 10 tahun di salah satu perusahaan Jepang itu menegaskan dirinya ingin mengabdi demi Bali; bukan mengejar materi. Pertanian menjadi salah satu hal pokok yang ingin diperjuangkannya demi "keutuhan" Bali. "Saya ingin Bali seperti Bali yang dulu. Bali yang memiliki aktivitas pertanian yang bagus. Kini pertanian kita mundur. Pariwisata telah mengikis pertanian," ucap Sugianyar. Bila hal itu terus dibiarkan, politikus sekaligus pengusaha asal Klungkung kelahiran Gianyar, 25 Maret 1955 itu memastikan Bali akan ditinggalkan. Sebagai insan sekaligus pelaku pariwisata, Sugianyar berharap pertumbuhan objek wisata di Bali semakin merata. Turis masuk desa dinilainya menjadi hal yang bisa diwujudkan guna pemerataan kesejahteraan masyarakat Pulau Dewata. "Desa wisata, pondok wisata, agro wisata. Ini sangat bagus demi pemerataan. Turis itu tidak di selatan saja (Denpasar dan Badung, red)," tandasnya sembari menyebut perjuangan menuju ke Senayan bukan untuk mengejar materi atau finansial, melainkan benar-benar "ngayah" setelah 30 tahun merantau di luar Bali. Terkait komitmen berjuang ke Senayan, Sugianyar menegaskan kinilah saatnya berjuang demi Bali. "Orang yang bisa berbuat adalah yang sudah selesai dengan dirinya sendiri. Sudah jenuh. Sudah penuh. Sudah tidak memikirkan apa-apa. Karena kini saya maju ke DPR RI, maka seluruh pemikiran siap saya curahkan," tegasnya. Dirinya juga menyikapi soal tenaga kerja asing yang mulai merambah Bali. Karenanya ia berharap agar pemuda Bali harus berani untuk meningkatkan SDM. Dengan demikian akan berupaya berjuang untuk tenaga lokal Bali. Gede Risky Pramana, Ketua Tim Pemenangan Braya Sugianyar menegaskan jauh sebelum memiliki agenda ke DPR RI, Gede Sugianyar telah memiliki perhatian khusus kepada para petani. Selama beberapa tahun mengawal petani, Risky memaparkan beberapa fakta yang mencuat.  "Petani kita tidak diberikan pengetahuan yang maksimal oleh pemerintah. Tidak ada semacam aturan-aturan pertanian yang jelas demi mencapai ketahanan pangan. Akhirnya petani lebih suka menjual tanah daripada mengelola tanah," tegasnya. Risky mengungkapkan masalah regenerasi petani di Bali juga menjadi konsen Gede Sugianyar. 

wartawan
Made Ari Wirasdipta
Category

Polsek Nusa Penida Evakuasi Kerangka Manusia Tidak Utuh di Pantai Lembongan

balitribune.co.id I Semarapura - Kecepatan dan kesiapsiagaan kembali ditunjukkan Tim Jalak Nusa Polsek Nusa Penida saat menerima laporan penemuan diduga kerangka manusia yang sudah tidak utuh terdampar di pesisir pantai depan Rumah Marta, Ceningan, Desa Lembongan, Selasa (24/2/2026). Tanpa menunggu lama, personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan penanganan sesuai prosedur, memastikan situasi tetap aman serta terkendali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Bali Gandeng Polda Bali Presisi Tangani Kasus Wisman Nakal

balitribune.co.id I Denpasar - Bali sebagai destinasi wisata dunia harus dijaga ketat karena berkontribusi besar bagi devisa pariwisata nasional dan ekonomi Bali. Hal itu yang mendorong Gubernur Bali bersama Kepolisian Daerah (Polda) Bali Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) menangani kasus wisatawan mancanegara (wisman) nakal, narkoba dan judi online di Bali. 

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

23 Yowana Denpasar Beradu Inovasi di Lomba Penjor Kreasi

balitribune.co.id I Denpasar - Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar sekaligus Kasanga Festival 2026, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menggelar lomba penjor kreasi. Sebanyak 23 kelompok Yowana atau Sekaa Teruna dari empat kecamatan se-Kota Denpasar turut ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.