Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bunga Cempaka Putih Jadi Maskot Busana Adat Bali di Jembrana

Maskot Cempaka Putih
Bali Tribune / MASKOT - Penyematan Bunga Cempaka Putih menandai pencanangan secara resmi sebagai maskot daerah dalam berbusana adat Bali di Jembrana.

balitribune.co.id I Negara - Bunga Cempaka Putih resmi dicanangkan sebagai maskot daerah dalam berbusana adat Bali di Kabupaten Jembrana, Jumat (14/8/2026). Pencanangan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas budaya sekaligus mengenalkan kekayaan hayati daerah agar semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, terutama generasi muda.

Bunga Cempaka Putih didorong untuk hadir dalam keseharian masyarakat melalui penggunaan dalam busana adat Bali. Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menegaskan, pembangunan daerah harus tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga identitas dan akar budaya lokal. Menurutnya, kemajuan daerah tidak boleh membuat masyarakat kehilangan keterikatan dengan kekayaan budaya maupun potensi hayati yang dimiliki Jembrana.

Ia mengatakan Bunga Cempaka Putih menjadi maskot daerah dalam berbusana adat Bali di Jembrana. “Di tengah semangat membangun dan mengembangkan potensi daerah, kita perlu memastikan bahwa pembangunan tidak membuat kita kehilangan identitas. Salah satunya adalah Cempaka Putih. Kami sudah mencanangkan penggunaannya dalam berbusana adat Bali agar semakin dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Kembang.

Cempaka Putih dinilai memiliki nilai keindahan sekaligus keterkaitan erat dengan tradisi, budaya dan kehidupan sosial masyarakat Bali. Keberadaannya diharapkan tidak berhenti sebagai simbolis administratif, tetapi tumbuh menjadi bagian dari identitas masyarakat Jembrana. Penggunaan Cempaka Putih dalam busana adat di Jembrana menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan identitas daerah melalui simbol yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Penggunaan bunga tersebut dalam busana adat diharapkan sekaligus memperkuat pengenalan terhadap Cempaka Putih sebagai bagian dari kekayaan hayati Jembrana. Bupati Kembang menegaskan, pencanangan tersebut tidak dimaksudkan sekadar menghasilkan sebuah ikon yang tercantum dalam dokumen pemerintahan. Pihaknya mendorong agar keberadaan Cempaka Putih benar-benar dirawat dan dikembangkan di berbagai lingkungan kehidupan masyarakat.

Pihaknya mendorong gerakan penanaman Cempaka Putih secara lebih luas di sejumlah ruang strategis. Penanaman diarahkan tidak hanya di lingkungan perkantoran dan fasilitas umum, tetapi juga sekolah dan lembaga pendidikan, ruang terbuka hijau (RTH), wilayah desa dan kelurahan hingga pekarangan rumah. “Jangan berhenti pada pencanangan saja. Kita harus memastikan Cepaka Putih benar-benar tumbuh dan hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas keberadaan Cempaka Putih di ruang publik dan lingkungan masyarakat. Sehingga bunga yang telah ditetapkan sebagai maskot daerah tersebut tidak hanya dikenal melalui prosesi pencanangan, tetapi juga dapat dijumpai dan dirawat secara langsung oleh masyarakat. “Semakin banyak ditanam dan dirawat, semakin kuat pula keberadaannya sebagai identitas dan ‘wajah’ dari Kabupaten Jembrana,” tandasnya. 

wartawan
PAM
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.