Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bunuh Majikan, Chusen Divonis 15 Tahun Penjara

Bali Tribune/DISKUSI - Terdakwa saat berdiskusi dengan penasihat hukumnya, Vania Catharine.

Balitribune.co.id | Denpasar -  Mochamad Chusen (37), terdakwa kasus pembunuhan Hoo Sigit Pramono (58) dan penganiyaan  Dian Indah Permatasari (57) divonis 15 tahun penjara oleh majelis hakim diketuai IGN Putra Atmaja di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Jumat (4/10).  Dalam putusannya, majelis hakim sepakat untuk menghukum terdakwa berupa pidana penjara selama 15 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan. Vonis terbilang ringan tinimbang tuntutan Jaksa Dina Sitepu yakni 18 tahun penjara.  "Mengadili, menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 340 KUHP dan penganiayaan yang mengakibatkan luka berat sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 351 ayat (2)," tegas Hakim Atmaja.  Menurut hakim, hal yang memberatkan karena perbuatan terdakwa telah mengakibatkan  Dian Indah Permatasari yang merupakan istri korban Hoo Sigit Pramono, kehilangan tulang punggung keluarga, dan saksi Dian mengalami patah lengan kanan.  "Yah begitu yah, Saudara divonis 15 tahun, sudah dikurangi dari tuntutan Jaksa dan ancaman hukuman berat karena perbuatan saudara ini masuk pembunuhan berencana, dan penganiayaan yang mengakibat luka berat," kata Hakim Atmaja sebelum meminta terdakwa untuk menanggapi putusan tersebut. Menanggapi putusan ini, terdakwa hanya bisa pasrah. Melalui penasihat hukumnya Vania Catharine dari PBH Peradi Denpasar menyatakan menerima putusan tersebut. "Kami menerima Yang mulia," kata Vania seusia berdiskusi dengan kliennya. Hal senada juga disampaikan Jaksa Dina menyikapi putusan hakim.  Sementara dalam dakwaannya, Jaksa Dina menuturkan bahwa peristiwa berdarah itu terjadi pada Selasa 26 Ferbruari 2019 bertempat di halaman rumah korban, Jalan Imam Bonjol B6-B7, Denpasar. Motif terdakwa karena kesal dan dendam dengan korban yang tidak membayar uang hasil keringatnya sebanyak Rp 9 juta. Mulanya, terdakwa beberapa kali mendatangi rumah korban untuk menagih upahnya, namun terdakwa selalu pulang dengan tangan kosong. Terakhir kalinya, terdakwa mendatangi rumah korban dengan tujuan yang sama, tapi bukannya menerima uang justru terdakwa malah mendapat ancaman dari korban.  "Korban Hoo Sigit Pramono malah memperingatkan terdakwa dengan berkata, "Jangan macam-macam kamu sama saya," sehingga munculah rasa kesal dan emosi pada diri terdakwa," beber jaksa Dina. Pada waktu kejadian sekitar pukul 03.00 pagi, terdakwa pamit ke istrinya Anik Susilowati untuk pulang kampung ke Jombang. Dengan mengendarai motor, terdakwa bukannya pulang. Melainkan ke tempat tinggal sepupunya di Jalan Kerta Pura, Denpasar.  Namun di Jalan Segina, Denpasar, terdakwa sempat memikirkan nasib uangnya yang belum dibayar hingga merencanakan membunuh Hoo Sigit Pramono. Untuk mematangkan rencananya, terdakwa mendatangi rumah bedeng yang ditempati saksi Sumardi di Jalan Gunung Soputan, untuk meminjam pisau dan mengasah bambu hingga runcing.  Sebelum sampai di rumah korban, terdakwa sempat nyabit rumput untuk dipakai menutupi pisaunya agar tidak kelihatan. Sekitar 10 meter dari rumah korban, terdakwa memarkir motor lalu tanpa alas kaki, dengan penuh emosi. Setibanya di depan gerbang rumah, terdakwa menggedor dan memanggil nama korban hingga korban terbangun dari tidurnya.  Nah, pada saat korban membuka pintu gerbang dan sudah berhadap-hadapan dengan terdakwa, tanpa berkata lagi terdakwa langsung menusuk perut korban sebanyak 2 kali mengunakan pisau dapur yang dibawanya. Tak cukup dengan itu, terdakwa kemudian mengambil bambu runcing yang sudah disiapkannya dan langsung memukul korban yang sudah dalam keadaan bersimbah darah. Ketika korban sudah tersungkur, terdakwa yang mengetahui istri korban berlari keluar, langsung bersembunyi. Pada saat Dian merangkul suaminya, dalam posisi jongkok membelakangi, saat itulah terdakwa keluar dari persembunyiannya dan menghajar Dian dengan bambu. Istri korban pun berteriak sambil melakukan perlawanan, hingga tetangganya datang yakni saksi Umar dan Mohamad Iqbal. Saksi kemudian menangkap terdakwa. Namun terdakwa mengancam akan melapor ke Kodam. Saksi pun melepas terdakwa, dan korban dilarikan ke RS Sanglah. Korban Hoo Sigit Pramono akhirnya meninggal dunia. 

wartawan
Valdi S Ginta
Category

Perkuat Akses Kesehatan, Ambulans Laut Akan Layani Masyarakat Nusa Penida

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria menerima audiensi dari jajaran manajemen PT Nusa Medika di Kantor Bupati Klungkung, Selasa (1/9/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana penambahan layanan berupa peluncuran ambulans laut yang dijadwalkan beroperasi mulai 22 September mendatang untuk memperkuat akses kesehatan di wilayah Kepulauan Nusa Penida.

Baca Selengkapnya icon click

Si Jago Merah Ngamuk di Jalan Jatayu, Belasan  Mobil Damkar Dikerahkan

balitribune.co.id | Mangupura - Kebakaran hebat melanda bangunan bedeng atau semi permanen di Jalan Jatayu, sebelah utara Simpang Lima Nakula, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 23.00 WITA. Hingga Selasa (1/9), tim pemadam kebakaran dari Kabupaten Badung dan Kota Denpasar masih melakukan penanganan di lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Heart to Hati Berbagi Sembako untuk Keluarga Anak Disabilitas di Bali

balitribune.co.id | Denpasar – Komunitas Heart to Hati asal Melbourne, Australia, kembali menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak disabilitas dan keluarganya di Bali melalui kegiatan pembagian paket sembako. Aksi sosial ini dipusatkan di Yayasan Sahabat Cerdas Insani (SCI), Jalan Gatot Subroto I/III Nomor 9, Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Gaet 191 Riders Vario se-Bali di Gelaran Vario Street Nation 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Main Dealer Astra Motor Bali sukses merangkul 191 riders dari 15 komunitas dan klub independen Honda Vario se-Bali dalam gelaran akbar Vario Street Nation 2026. Acara yang berlangsung meriah di Stujoe Sunset Side, Denpasar, Minggu (30/8/2026) sore hingga malam hari ini menjadi ruang selebrasi kebersamaan sekaligus tempat berkreasi bagi para pencinta skutik populer Honda.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Karangasem Serahkan Santunan Kematian BPJS Ketenagakerjaan Bertepatan Perayaan HUT RI 2026

balitribune.co.id | Amlapura - Perayaan penutupan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Kabupaten Karangasem (17/8/2026), menjadi momen gegap gempita kebanggaan akan perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun ke-81. Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap BPJS Ketenagakerjaan telah memberikan perlindungan kepada tenaga kerja rohaniwan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.