Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bunyikan Lesung, Bupati Giri Prasta Buka FBP ke-8

Bali Tribune/Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Putu Parwata dan Pengelingsir Puri Ageng Mengwi AA Gde Agung secara resmi membuka Festival Budaya Pertanian Kabupaten Badung ke-8 yang ditandai dengan membunyikan lesung, Kamis (4/7) di Jembatan Tukad Bangkung, Pelaga, Kecamatan Petang.
balitribune.co.id | Mangupura - Festival Budaya Pertanian (FBP) Kabupaten Badung kembali digelar di Jembatan Tukad Bangkung, Pelaga, Petang. Event tahunan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dengan membunyikan lesung didampingi Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Penglingsir Puri Ageng Mengwi A.A Gde Agung dan Plt Kadis Pertanian dan Pangan Badung I Ketut Sudarsana, Kamis (4/7) kemarin.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut anggota DPRD Badung, Sekda Badung Adi Arnawa dan Pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.
Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta mengatakan, FBP tahun ini mengangkat tema “Amerih Guna Phalaning Bumi” yang berarti mari menggunakan produk pertanian lokal. Melalui FBP ini, diharapkan bisa menumbuhkan sentra-sentra produksi pertanian lokal di Badung yang diperlukan hotel-hotel di Badung selatan. “Jika sudah ada di Badung mari kita gunakan itu, untuk mengangkat produk pertanian lokal. Pemerintah harus bisa menjadi jembatan antara petani dengan hotel. Kalau tidak ada baru gunakan hasil daerah lain,” katanya.
Bupati Giri Prasta menginginkan, Badung utara menjadi pertanian kontemporer yakni pertanian yang berbasis pariwisata. Pihaknya pun tengah merancang Giri Park Land untuk Badung Utara. Tujuannya agar masyarakat Badung bangga menjadi petani. “Nanti, Giri Park Land ini akan sebagai home based desa wisata. Di dalamnya akan ada kereta gantung, agrowisata, ekowisata, health wisata dan culture wisata. Astungkara, Badung utara bisa jadi Bogornya Badung,” ungkapnya.
Bupati asal Desa Pelaga, Petang itu mengungkapkan, pihaknya dalam merancang program-program menggunakan landasan ideologi Pancasila, landasan yuridis UUD 45, Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana sebagai jembatan dengan tujuan Tri Sakti Bung Karno. Yakni, berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya. “Berdaulat di bidang politik artinya tidak ada intervensi, berdikari di bidang ekonomi artinya kebutuhan Badung bisa terpenuhi sedangkan berkepribadian di bidang budaya artinya tidak boleh keluar dari budaya. Itu sudah kita terapkan di Badung,” paparnya.
Usai acara pembukaan dilanjutkan dengan pawai dari SMKN 1 Petang dan masing-masing kecamatan di Badung. /uni
 
 
wartawan
I Made Darna
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.