Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Akui Data 16 Ribu ASN Badung Bocor, Sekda Diminta Ambil Langkah Strategis

bupati badung
Bali Tribune / Bupati Adi Arnawa bersama pimpinan DPRD Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Polemik dugaan kebocoran data pribadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Badung memasuki babak baru. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengakui telah menerima informasi mengenai kebocoran data pegawai dan langsung meminta Sekda Badung mengambil langkah strategis.

Pernyataan tersebut disampaikan Adi Arnawa di sela-sela Sidang Paripurna DPRD Badung. Ia juga menginstruksikan agar dilakukan evaluasi internal untuk memastikan keamanan sistem dan data yang dikelola Pemkab Badung.

“Saya mendengar memang ada kebocoran, dan saya sudah perintahkan Pak Sekda untuk mengambil langkah-langkah strategis,” ujar Adi Arnawa.

Menurutnya, keamanan data pemerintahan menjadi hal yang harus mendapat perhatian serius di tengah ancaman peretasan. Ia meminta kejadian tersebut dijadikan bahan evaluasi agar kebocoran serupa tidak kembali terjadi.

“Namanya data mungkin orang banyak ingin meretas, kita tidak bisa pungkiri itu. Tapi kan kita sudah berupaya, kejadian ini menjadi pelajaran buat kita agar berhati-hati,” katanya.

Sebelumnya, Kepala BKPSDM Badung I Wayan Putra Yadnya sempat membantah adanya kebocoran data pegawai. Bantahan itu disampaikan ketika kabar mengenai dugaan kebocoran data SIMPEG Badung mulai ramai di media sosial.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Badung I Ketut Gede Arta tidak menampik adanya persoalan tersebut. Diskominfo kini berkoordinasi dengan BKPSDM untuk menelusuri celah keamanan. Dugaan awal mengarah pada aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG), yang pengembangan dan pengoperasiannya berada di bawah BKPSDM bersama pihak ketiga.

“Data memang tersimpan di Diskominfo, tetapi pintu masuk dan pengelolaannya ada di BKPSDM. Ibarat rumah, kuncinya ada di sana,” jelas Gede Arta.

Informasi mengenai dugaan kebocoran sebelumnya mencuat setelah akun X @intels_daily menyebut adanya basis data SIMPEG Kabupaten Badung yang berisi sekitar 16.000 catatan, termasuk nama, detail kontak, dan nomor identifikasi. Pemerintah Kabupaten Badung kini diminta memastikan sumber kebocoran, tingkat data yang terdampak, serta memperkuat sistem keamanan agar data pribadi ASN tidak kembali terekspos.

wartawan
ANA
Category

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Bangli Desak Evaluasi Total Penataan PNS di Setiap OPD

balitribune.co.id | Bangli - Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika, mendesak Pemerintah Kabupaten Bangli untuk segera mengevaluasi dan menata ulang pendistribusian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dinilai mendesak agar penempatan pegawai benar-benar selaras dengan Analisis Beban Kerja (ABK) dan prioritas program pembangunan daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.