Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Badung Hadiri HUT ke-17 ST. Yowana Lila Cita Banjar Bhuana Gubug Jimbaran

Bali Tribune / HUT - Bupati Badung Giri Prasta saat menghadiri HUT Ke-17 Sekaa Teruna Yowana Lila Cita di Banjar Bhuana Gubug, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (30/7).
balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung Giri Prasta menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-17 Sekaa Teruna (ST) Yowana Lila Cita di Banjar Bhuana Gubug, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (30/7). 

Sebelumnya tanggal 24 Juli, ST. Yowana Lila Cita sudah mengadakan safari Kesehatan dan donor darah, tanggal  27 Juli dilakukan Fun Games yang melibatkan seluruh warga Banjar Bhuana Gubug, tanggal 28 Juli diadakan lomba tamiang dan gebogan janur dan tanggal 29 Juli dilaksanakan Lomba Gender Wayang se-Bali.

Acara turut dihadiri Anggota DPRD Bali I Bagus Alit Sucipta, Camat Kutsel I Ketut Gede Arta, Lurah Jimbaran I Wayan Kardiyasa, Ketua Panitia I Putu Arya Suarnata Wibawa dan tokoh masyarakat lainnya. Puncak acara HUT ST. Canthi Karya ditandai dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dan diserahkan kepada Ketua ST. Yowana Lila Cita I Kadek Edvan Yanuarta. 

Bupati Giri Prasta juga turut menyerahkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Badung sebesar Rp 32,5 juta dan Rp 20 juta yang bersumber dari dana pribadi.

Dalam sambutannya Bupati Giri Prasta memberikan apresiasi serta dukungan terhadap segala kegiatan Sekaa Teruna, ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat dan generasi muda dalam mengajegkan adat, seni dan budaya. 3 pilar yaitu Wimuda, Winata dan Wiwerda, dan 3 pilar ini harus dan wajib bersatu di Banjar ini. Karena dengan bersatu maka setengah perjuangan sudah berhasil, sebaliknya kalau tidak bersatu maka setengah perjuangan telah gagal. “Jika selalu bersatu, saya selalu siap memfasilitasi kebutuhan Sekaa Teruna, dimana Sekaa Teruna ini adalah agen perubahan yang paling baik untuk masa depan Kabupaten Badung dan masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),”paparnya.

Pihaknya juga mengatakan sekarang ini Wi-fi sudah masuk ke banjar-banjar, karena banjar merupakan tempat creative space mini expo, disinilah tempat dan wadah anak-anak generasi milenial saya seperti ini membuat sebuah akselerasi, bagaimana menjadikan yang tidak ada menjadi ada. Kami juga tekankan kepada Sekaa Teruna bahwa Jimbaran boleh maju, tetapi dengan kemajuan Jimbaran ini jangan sampai menggerus adat dan budaya dari Jimbaran. Bupati Giri Prasta juga mengharapkan agar sekaa teruna tidak terjerumus ke hal-hal yang bersifat negatif seperti narkoba pergaulan bebas, mabuk-mabukan dan mengganggu ketertiban umum. "Sekali lagi saya ucapkan selamat ulang tahun kepada ST ST. Yowana Lila Cita dan mengapresiasi setiap kegiatan yang telah dilaksanakan serangkaian peringatan Hut yang Ke-17  ST. Yowana Lila Cita,” ucapnya.

Sementara Ketua Panitia I Putu Arya Suarnata Wibawa mengatakan banyak terimakasih atas kehadiran Bupati Badung bersama undangan lainnya pada acara perayaan HUT Ke-17 ST. Yowana Lila Cita di Banjar Bhuana Gubug. Adapun rincian biaya yang kami keluarkan untuk melaksanakan rangkaian kegiatan HUT Sekaa Teruna pada tahun ini yaitu kurang lebih sebesar Rp 32 juta. Besar harapan kami kegiatan ini dapat bermanfaat untuk Sekaa Teruna Yowana Lila Cita dan mengembangkan potensi dan kreativitas serta solidaritas dalam berorganisasi dan menambahkan pengalaman dalam melaksanakan suatu kegiatan. “Saya selaku ketua panitia memohon maaf jika dalam penyelenggaraan acara ini ada hal-hal yang kurang berkenan baik disengaja maupun yang tidak disengaja,” tuturnya.  

wartawan
ANA
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.