Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Eka Bagikan Sembako Gereja Pantekosta di Indonesia Tabanan

Bali Tribune / BANTUAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyerahkan bantuan kepada 48 jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia, Grokgak, Tabanan, Selasa (26/5).
balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyerahkan bantuan kepada 48 jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia, Grokgak, Tabanan. Bantuan berupa 48 paket sembako dan 100 masker tersebut diserahkan secara simbolis di Gereja Pentakosta di Indonesia, Grokgak, Tabanan, Selasa (26/5).

Turut hadir saat itu, Forkopimda Kabupaten Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Made Dirga. Nampak juga Sekkab Tabanan I Gede Susila dan beberapa OPD di lingkungan Pemkab Tabanan serta pengurus Gereja setempat.

Bupati Eka mengatakan, gerakan penyerahan bantuan  sembako ini merupakan gerakan peduli kasih dari Pemkab Tabanan dan seluruh Jajaran Forkopimda Tabanan, ASN beserta beberapa stak holder di Kabupaten Tabanan untuk turut membantu meringankan beban masyarakat Tabanan yang terdampak Covid-19, khususnya umat jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia, Tabanan.

“Ini merupakan gerakan peduli kasih dari kita, mungkin nilainya tidak seberapa tapi maknanya luar biasa. Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan ini bermanfaat apalagi saat ini kita menghadapi musuh tak terlihat,” ucap Bupati Eka.

Ia melanjutkan, dalam menangani wabah ini diperlukan kerjasama semua pihak karena Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan masyarakat. Oleh karena itu, Bupati Eka mengajak seluruh elemen masyarakat Tabanan termasuk jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia bergandengan tangan dengan Pemerintah dalam memerangi wabah ini.

“Dan harapan kami pada saudara-saudara kami umat Kristiani semua diberi kesehatan , ketabahan, kesabaran karena musibah ini bukan skopnya Kabupaten saja tetapi secara Nasional. Oleh karena itu mari kita bergandengan tangan menolong umat yang membutuhkan,” imbuh Bupati Eka.

Ia juga menyampaikan sampai saat ini Pemkab Tabanan telah melakukan segala upaya untuk menanggulangi penyebaran pandemi global ini. Ia pun sangat bersyukur mempunyai Forkopimda, DPRD, ASN dan masyarakat yang  mampu menunjukan rasa gotong-royong yang tinggi, begitupun para donatur yang ikut membantu meringan beban masyarakat yang terdampak.

Bupati Eka juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu mentaati anjuran Pemerintah, yakni dengan selalu menerapkan PHBS, sosial distancing dan phsycal distancing. “Tetap jaga kesehatan, jaga imun tubuh, jangan keluar kalau tidak perlu dan kalau keluar tetap pakai masker dan bawa hand sanitizer untuk keselamatan bersama,” pintanya.

Sementara Pendeta Thomas Marlisa selaku Ketua Musyawarah Pelayanan Umat Kristen Wilayah Tabanan memberikan apresiasi kepada Ibu Bupati dan seluruh jajaran karena telah peduli terhadap masyarakat, khususnya jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia, Tabanan.

“Sekali lagi kami atas nama pengurus Musyawarah Musyawarah Pelayanan Umat Kristen Wilayah Tabanan, mengucapkan terimakasih kepada Ibu beserta jajaran yang sudah membantu kami melalui sembako yang sebentar kami terima,” ucapnya.

wartawan
Redaksi
Category

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mengenal Tradisi Mbed-Mbedan di Desa Adat Semate Badung, Layaknya Tarik Tambang Tapi Talinya 'Bun Kalot'

balitribune.co.id I Mangupura - Mengawali hari Ngembak Geni atau sehari setelah Hari Raya Nyepi, warga Desa Adat Semate, Kelurahan Abianbase, Kabupaten Badung, Bali, menggelar tradisi Mbed-Mbedan, Jumat (20/3/2026). Tradisi unik yang menyerupai permainan tarik tambang ini diikuti dengan antusias oleh puluhan warga dari berbagai kalangan usia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.