Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Eka Borong Sayur Hijau Petani Subak Bengkel, Kediri

Bali Tribune / PANEN RAYA - Bupati Eka saat mengikuti kegiatan panen raya sayur hijau di Desa Bengkel Buduk, Kediri, Tabanan, Rabu (27/05)
balitribune.co.id | Tabanan – Harga sayur di Kabupaten Tabanan, terutama sayur hijau mengalami penurunan, bahkan di tingkat Petani enggan melakukan panen karena mengalami kesulitan didalam pemasaran. Kondisi itu dikarenakan oleh krisis pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, termasuk Tabanan.

Sontak hal ini membuat dilema bagi Pemerintah Kabupaten Tabanan, mengingat mayoritas penduduk menggantungkan hidupnya di sektor pertanian, yang salah satunya adalah petani sayur. Kini harga sayur hijau di pasaran dibawah Rp. 1.000,- dari sebelumnya sekitar Rp. 3.000,- sampai Rp. 4.000,-. 

Kondisi ini tentu saja membuat Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti merasa sangat prihatin, dimana para petani sangat kesulitan didalam pemasaran setelah panen. Untuk itu Bupati Eka berinisiatif membeli hasil panen dari petani, kemudian didistribusikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang terdampak, khususunya di Kabupaten Tabanan.

Hal itu dibuktikan Bupati Eka saat mengikuti kegiatan panen raya sayur hijau di Desa Bengkel Buduk, Kediri, Tabanan, Rabu (27/05). Turut hadir saat itu para Pimpinan Forkopimda Tabanan, Ketua DPRD Tabanan, Sekda, para Asisten dan beberapa OPD di lingkungan Pemkab Tabanan.

Sesuai data dilapangan, total panen yang dihasilkan saat itu sebanyak 40 ton sayur hijau seharga Rp. 80 juta. Dari 40 ton tersebut, Bupati Eka secara pribadi membeli sebanyak 10 ton sayur hijau yakni Rp. 20 juta dan sisanya 30 ton Rp. 60 juta dibayarkan melalui Dompet Peduli Covid-19 Pemkab Tabanan.

“Sayur ini akan didistribusikan di 6 kecamatan di wilayah Kabupaten Tabanan, yakni Kediri, Tabanan, Kerambitan, Seltim, Selemadeg dan Selbar. Sasaran yang diberikan sayur secara cuma-cuma ini  adalah masyarakat DTKS dan Non DTKS serta 6 LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) terdampak Covid-19,” pungkas Bupati Eka usai mengikuti kegiatan panen raya.

Lebih lanjut Ia mengatakan sangat bersyukur mempunyai jajaran Forkopimda beserta OPD terutama Camat yang sigap memberi informasi kegiatan masyarakat di wilayahnya, sehinngga kondisi dan keluhan masyarakat bisa segera ditanggulangi. Kedepannya Ia meminta agar seluruh jajaran Forkopimda beserta OPD dan GTPP Covid-19 Tabanan selalu sigap melaporkan keadaan masyarakat.

Meskipun anggaran di Pemerintah Kabupaten Tabanan tidak memungkinkan untuk membeli hasil panen dari petani dikarenakan semua anggaran difokuskan di kegiatan GTPP Covid-19. Keadaan tersebut tidak membuat Bupati Eka patah arang, karena Tabanan mempunyai Dompet Peduli Covid-19 yang merupakan sumbangsih dari seluruh elemen masyarakat.

“Astungkara kita punya yang namanya Dompet Peduli Covid-19. Dana yang masuk disitu adalah dana masyarakat Tabanan. Jadi ada ASN disitu pegawai negeri kita yang menyumbang, ada dokter, perawat, masyarakat, siapapun boleh menyumbang dan yang sudah terkumpul hari ini sekitar Rp. 300 juta,” ungkap Bupati Eka.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, uang dari Dompet Peduli ini memang khusus disiapkan untuk situasi darurat seperti saat ini yang sifatnya dadakan. Ia juga mengakui, dengan keterbatasan anggaran dari Pemkab Tabanan, salah satu solusi menghadapi keadaan krisis ini yakni dengan  cara Dompet peduli ini.

Pada kesempatan itu Bupati Eka juga membagikan 86 paket sembako termasuk 200 masker dari Perusda kepada masyarakat Desa Bengkel, sekaligus saat itu memberikan punia kepada Kelompok Tani di Subak setempat.

Bupati Eka juga menyampaikan apreasi kepada para Petani setempat khususnya petani muda di Desa bengkel karena mau terjun dalam pertanian di era global saat ini. Ia berharap kedepannya makin banyak tumbuh petani-petani muda lainnya di Tabanan yang bisa mensejahterakan kehidupan masyarakat di desanya.

Sementara Pande Putu Widya Paramarta selaku Petani Muda di Desa Bengkel sangat mengapresiasi bentuk peduli kasih dari Bupati Tabanan beserta jajaran. Ia berharap, melalui kegiatan seperti ini mampu menumbuhkan semangat anak-anak muda di Tabanan untuk terjung di sektor pertannian. Karena menurutnya pertanian di Tabanan butuh perhatian dari anak-anak muda.

“Ayo bangkitkan kembali pertanian di Tabanan bukan harus di sektor budidaya. Banyak yang bisa kita lakukan mulai dari segi pemasarannya, teknologi/IT, Digital marketing dan sebagainya. Petani kita butuh perhatian anak-anak muda di Tabanan. Ayo sama-sama kita bangkit, majukan lagi pertaanian di Tabanan,” ajaknya.

wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jegeg Bagus Jembrana 2026 Harus Jadi Representasi Anak Muda

balitribune.co.id | Negara - Ajang bergengsi pencarian duta pariwisata dan budaya di Bumi Mekepung telah sukses digelar. Setelah melalui proses seleksi yang ketat dan kompetitif, panitia Pemilihan Jegeg Bagus Jembrana (JBJ) 2026 akhirnya resmi menobatkan pasangan pemenang dalam malam puncak Grand Final.

Baca Selengkapnya icon click

Idul Adha, Ribuan Sapi Gianyar Dikirim ke Luar Bali

balitribune.co.id I Gianyar - Ribuan Sapi Bali milik Peternak Gianyar dikirim ke luar Pulau Bali untuk memenuhi permintaan hewan kurban serangkaian Hari Raya Idul Adha. Dari kuota pengiriman tahun 2026 yakni sebanyak 5.000 ekor, saat ini Sapi Bali asal Gianyar yang sudah dikirim ke luar pulau sudah mencapai 2.000 ekor. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Walikota Jaya Negara hadiri Karya Ngresigana, Melaspas, Mupuk Pedagingan dan Piodalan di Banjar Graha Shanti, Desa Tegal Kertha

balitribune.co.id | Denpasar - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara Berkesempatan Menghadiri Karya Ngresigana, Melaspas, Mupuk Pedagingan dan Piodalan di Banjar Graha Shanti, Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat, pada Sukra Pon Kulantir, Jumat (1/5/2026). Upacara ini dilaksanakan setelah bangunan bale kul-kul dan tembok penyengker Balai Banjar Graha Santhi tuntas direnovasi. 

Baca Selengkapnya icon click

Telat Bayar dan Lapor Pajak? DJP Beri Penghapusan Denda hingga 1 Bulan

balitribune.co.id | Jakarta - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memberikan relaksasi bagi wajib pajak badan dalam pelaporan dan pembayaran pajak tahun buku 2025. Kebijakan ini diumumkan melalui siaran pers pada Kamis (30/4/2026), sebagai bagian dari penyesuaian implementasi sistem inti administrasi perpajakan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.