Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Gede Dana Turun Gunung, Sosialisasikan Pelayanan Antar Jemput Pasien

Bali Tribune/ SOSIALISASI - Bupati Gede Dana lakukan kegiatan sosialisasi pelayanan antar jemput pasien.



balitribune.co.id | Amlapura  - Bupati Karangasem I Gede Dana gencar mematangkan program yang telah dirancang untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Salah satu program unggulannya yaitu pelayanan antar jemput pasien (AJP) digadang-gadang siap diluncurkan pada 22 Juni mendatang.
 
Tak tanggung-tanggung di tengah kesibukannya, Ia menyempatkan diri secara langsung, turun gunung mensosialisasikan program ini. Gede Dana ingin memastikan pelayanan AJP, dapat memberi kemudahan berobat bagi masyarakat, terutama untuk masyarakat kurang mampu. “Saya rela meninggalkan banyak tugas saya di kantor sementara ini. Karena saya ingin program pelayanan kesehatan ini segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kita. Target, HUT Kota, program ini sudah harus siap diluncurkan. Armada siap, petugas siap, masyarakat pun siap dan mengerti bagaimana cara memanfaatkan pelayanan ini,” tegas Bupati Gede Dana saat mensosialisasikan pelayanan AJP secara estafet di 3 lokasi, Senin (7/6/2021).
 
Sosialisasi ini dihadiri seluruh Perbekel di masing-masing Kecamatan Kubu dan Kecamatan Abang. Sementara, sosialisasi di Wantilan Kantor Bupati Karangasem diikuti oleh Perbekel se-Kecamatan Karangasem dan Bebandem. Bupati Gede Dana mengungkapkan, beberapa tenaga kontrak di tiap OPD dipindahkan ke program layanan antar jemput pasien. Begitu pula tenaga kesehatan yang semula bertugas di tiap puskesmas digeser ke program ini. Puluhan tenaga yang akan ditugaskan sudah mulai mendapat pembekalan sejak Rabu (2/6) lalu.
 
Bupati Karangasem I Gede Dana mengakui, penggeseran dilakukan untuk efisiensi jumlah tenaga kontrak yang dinilai lebih di tiap OPD. Sehingga pemerintah tidak lagi merancang anggaran baru untuk rekrutmen tenaga khusus layanan antar jemput pasien. Dia menegaskan, realisasi program itu sudah tercetus sejak beberapa tahun lalu. Berawal dari banyaknya keluhan warga miskin yang sulit mendapat akses kesehatan. Beberapa diantaranya mengaku tidak tahu harus berobat ke mana. Tidak sekadar antar jemput, petugas juga bertugas memastikan pasien mendapat penanganan yang dibutuhkan. Misalnya rujukan ke rumah sakit sampai mendapat kamar perawatan, pendampingan tentang jaminan kesehatan, hingga mengantar kembali ke rumah pasien.
 
Satu armada terdapat tenaga medis, pendamping, dan sopir. Masyarakat yang membutuhkan bisa menghubungi kepala dusun setempat untuk disambungkan ke layanan antar jemput 119 (layanan bebas pulsa). Tim di setiap wilayah kemudian menjemput. “Bentuknya tidak ambulans supaya tidak seram. Masalah standar, ini hanya mobil pengantar yang di dalamnya sudah ada tenaga medis dengan standar obat P3K. Jika perlu penanganan mendesak, tentunya tetap mengerahkan ambulans,” ucapnya.
 
Mobil layanan ini ditempatkan di tiap puskesmas di enam rayon. Dari delapan kecamatan, pelayanan di empat kecamatan digabung menjadi satu rayon. Yakni rayon Kecamatan Karangasem-Bebandem berpusat di Pustu Subagan, dan Sidemen-Selat berpusat di Pustu Peringsari. Sedangkan Kubu di Eks Rumas Dinas Dokter, Abang di di Pustu Tista, Manggis di Puskesmas Manggis I dan Rendang masih rayon tersendiri di Puskesmas Rendang. Sehingga ada enam rayon. 
 
Kepala Dinas Kesehatan Karangasem I Gusti Bagus Putra Pertama menambahkan, khusus tenaga kesehatan dari puskesmas dan rumah sakit sebanyak 24 orang. Satu rayon terdapat masing-masing empat tenaga medis, pendamping, dan sopir. Soal standar mobil, memang jika pasien membutuhkan penanganan gawat darurat, tetap ambulans PSC yang diturunkan. “Jika pasien keluhan panas, dan kendala transportasi. Mobil layanan ini bisa dipakai. Bahkan tenaga medis siap memberikan edukasi, preventif ada penanganan di tempat. Jika bisa ditangani di tempat selesai, bisa. Jika butuh penanganan lanjut akan diantar ke layanan kesehatan,” tandasnya.
wartawan
AGS
Category

Philips Lighting Store Pertama di Luar Pulau Jawa Hadir di Atika Galeria Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Seiring berkembangnya gaya hidup, pencahayaan kini menjadi bagian penting dalam membentuk kenyamanan, fungsi, dan karakter sebuah ruang. Di Bali, kebutuhan pencahayaan di tiap hunian memiliki karakter tersendiri, tumbuh dari budaya dan tradisi arsitektur yang kuat, dengan rumah, vila, dan properti hospitality yang banyak menggabungkan ruang indoor dan outdoor.

Baca Selengkapnya icon click

Rapat Paripurna, Pemkab Tabanan Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Umum Fraksi DPRD terhadap Lima Ranperda

balitribune.co.id | Tabanan – Memasuki tahapan lanjutan pembahasan lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan tanggapan dan jawaban atas berbagai pandangan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Tabanan dalam Rapat Paripurna DPRD.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disperpa Badung Buru Anjing yang Gigit Tujuh Orang di Cemagi

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung masih memburu anjing yang diduga menggigit tujuh orang di Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi. Dari ketujuh korban tersebut, dua di antaranya merupakan warga negara asing (WNA).

"Setelah menggigit anjing itu sudah tidak ditemukan," ungkap Kepala Disperpa Badung Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, Kamis (10/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

RGS Karangasem Juara Turnamen Bola Voli Bupati Karangasem Cup 2026

balitribune.co.id I Amlapura - Setelah berlangsung sejak tanggal 29 Agustus 2026 lalu, kejuaraan Bola Voli Bupati Karangasem Cup 2026 akhirnya berakhir dan ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Karangasem yang juga Ketua KONI Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa dan Ketua Pengkab PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) yang juga Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, pada Rabu (9/9/2026) malam, saat berlangsungnya babak Final.

Baca Selengkapnya icon click

Kunjungan Wisatawan ke Desa Wisata di Badung Belum Merata, Empat Desa Masih di Bawah 1.000 Kunjungan

balitribune.co.id | Mangupura - Pengembangan desa wisata di Kabupaten Badung masih menghadapi persoalan pemerataan kunjungan. Dari 568.582 kunjungan yang tercatat sepanjang Januari hingga Juli 2026, lebih dari 92 persen terkonsentrasi di enam desa wisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.