Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Giri Prasta Hadiri Karya Pitra Yadnya Mamukur Desa Adat Semana Mambal

Bali Tribune/ PITRA YADNYA - Bupati Giri Prasta saat menghadiri Karya Pitra Yadnya Mamukur, Mesangih dan Mepetik di Desa Adat Semana Mambal, Sabtu (4/9).

balitribune.co.id | Mangupura  - Sebagai wujud perhatian pemerintah Kabupaten Badung atas bakti masyarakat dalam melaksanakan upacara agama di masa pandemi, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menghadiri Karya Pitra Yadnya Mamukur, Mesangih dan Mepetik di Desa Adat Semana Mambal, Sabtu (4/9/2021).
 
Turut hadir anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan, Kadisbud Gde Eka Sudarwita, Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa, Perbekel Mambal dan Bandesa Adat Semana.
 
Dalam sambrama wacananya, Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Karya Pitra Yadnya dan Manusia Yadnya yang dilaksanakan oleh krama Desa Adat Semana secara gotong royong. 
 
“Sesuai sastra agama Hindu karya ini disebut dengan Karya Mamukur Kinembulan, mamukur sama dengan nyekah, kinembulan artinya dilaksanakan secara gotong royong,” jelas Giri Prasta.
 
Lebih lanjut Giri Prasta menerangkan secara detail mengenai makna dari setiap prosesi upacara yang dilakukan dalam karya tersebut. 
 
“Puncak dari prosesi karya ini adalah pada saat Ngelinggihan Puspa di Kemulan yang disebut dengan Dewa Pratistha, ini yang paling penting jangan sampai keliru. Karena kita harus menggunakan konsep dik widik. Dik itu api (lelaki) letaknya di Selatan dewanya Brahma, sedangkan widik itu air (perempuan) letaknya di Utara dewanya Wisnu,” terangnya.
 
Apa yang disampaikan Bupati Giri Prasta ini bukan tanpa alasan, karena menurut lontar sastra agama Hindu kesuksesan dan kebahagiaan seseorang erat kaitannya dengan restu yang diberikan oleh leluhur. 
 
“Inilah alasan mengapa saya bersedia menyampaikan ini kepada semeton semuanya karena saya ingin para leluhur selalu menyertai kita sehingga kita semua diberikan kesehatan kesuksesan dan kebahagiaan,” imbuhnya.
 
Pada kesempatan itu Bupati Giri Prasta menyerahkan Punia Pemkab Badung sebesar Rp 150 juta dan punia pribadi sebesar Rp 15 juta. Sedangkan anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan turut mepunia sebesar Rp 5 juta.
 
Di sisi lain prawartaka karya Wayan Sentana melaporkan bahwa karya mamukur kinembulan yang dirancang sejak 3 bulan yang lalu tersebut melibatkan 55 sawa, 43 orang mesangih dan 53 orang mepetik. 
 
“Dalam pelaksanaannya kami selalu mematuhi anjuran pemerintah dalam hal penerapan Protokol Kesehatan secara ketat,” jelasnya. 
wartawan
ANA
Category

Bonus Porprov Tak Kunjung Cair, Atlet Bangli Peraih Medali “Pakrimik”

balitribune.co.id I Bangli - Pelaksanaan Pekan Olah Raga (Porprov) Bali 2025, sudah hampir  setahun  lebih berlalu. Namun, hingga kini para atlet peraih medali belum menerima bonus yang dijanjikan. Pada Porprov 2025 Kabupaten Bangli berhasil meraih total  82 medali dengan rincian 18  emas, 15  perak dan 49 perunggu.

Baca Selengkapnya icon click

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.