Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Giri Prasta Ikuti ITE 2021

Bali Tribune/ ITE 2021 - Bupati Giri Prasta saat mengikuti acara ITE 2021 Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri di Ruang Pertemuan Kerta Gosana Puspem Badung, Rabu (29/9).

balitribune.co.id | Mangupura  - Aglomerasi perkotaan/wilayah metropolitan sebagai alat pertumbuhan ekonomi, merupakan salah satu gagasan Pemerintah Pusat melalui Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri dalam membangun kota cerdas berkelanjutan melalui penerapan teknologi dan inovasi.
 
“Kebijakan tersebut akan menjadi stimulus geliat pertumbuhan mandiri daerah, sebagai bagian dari perencanaan pembangunan nasional yang kompleks, kami juga memandangnya sebagai bentuk perhatian Pemerintah Pusat melalui Kemendagri yang luar biasa kepada kami di daerah,” ujar Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam acara Integrated technology Event (ITE) 2021 yang diselenggarakan Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri dengan tema Strategi Pembangunan Terpadu Kawasan Metropolitan bertempat di Ruang Pertemuan Kerta Gosana Puspem Badung, Rabu (29/9/2021).
 
Acara yang diselenggarakan secara hybrid dan diikuti oleh 300 peserta dari seluruh Indonesia tersebut, turut dihadiri oleh Sekretaris Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Indra Gunawan, Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, Wakil Bupati Jembrana Gede Ngurah Patriana Krisna, Kepala Bappeda Provinsi Bali dan tamu undangan lainnya.
 
Diselenggarakannya forum ITE tersebut dimaknai secara positif oleh Bupati Giri Prasta sebagai momentum yang baik di tengah situasi pandemi yang banyak menimbulkan implikasi-implikasi baru yang belum pernah dihadapi sebelumnya. Yang mana dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam penataan ruang wilayah masing-masing maupun kawasan Sarbagita secara holistik.
 
”Arahan dari Dirjen Kemendagri ini sangat baik dalam membentuk ekosistem teknologi dalam hal validasi data guna mendukung sistem pengambilan kebijakan di pemerintah daerah. Memang susah berbicara data, tapi lebih fatal lagi ketika kita bicara tanpa data. Disamping itu dalam pengelolaan kota cerdas ini sinergitas antar kabupaten kota yang ada di Bali akan terbangun dengan baik sehingga tidak terjadi ketimpangan antara rural dan urban. Ini kita sambut dengan baik, untuk itu infrastruktur sudah kita siapkan semua dan sehingga kami yang tergabung di Sarbagita Bali bisa berjalan dengan baik selayaknya Jabodetabek yang ada di Jakarta,” pungkasnya.
 
Sementara itu Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Dr Safrizal ZA menyebut penyelenggaraan Forum ITE bertujuan untuk mendorong pertumbuhan konsep kota dengan infrastruktur dan aspek pelayanan baik. Yang masuk dalam 10 program prioritas nasional perkotaan yang teraglomerasi. 
 
“Wilayah aglomerasi perkotaan ini didorong agar bisa terjalin dengan bagus sehingga layanan masyarakat perkotaan meningkat. Karena sekarang 68 % penduduk Indonesia tinggal di perkotaan. Urbanisasi kita 1 % namun penambahan pendapatan perkapita kita hanya 4 %. Dibandingkan Tiongkok 10 % Jepang 7 % kita yang paling bawah 4%,” ujarnya.
 
Untuk itu dengan adanya support aglomerasi perkotaan pihaknya berharap dapat meningkatkan kepuasan masyarakat berdasarkan standar pelayanan perkotaan, baik dari segi ekonomi, transportasi, layanan publik, kebersihan, maupun lingkungan.
 
“Untuk kita membuatkan standar pelayanan perkotaan untuk mendekatkan daerah pada layanan indicator sehingga masyarakat lebih mudah dilayani, masyarakat jadi lebih puas, lebih cerdas, transportasi lebih lancar, orang gampang akses layanan sehingga daerah bisa menuju kota cerdas setelah terpenuhi target indikatornya,” jelasnya, seraya menyebut di Bali ada 4 daerah yang masuk dalam kategori tersebut yakni Denpasar Badung Gianyar dan Tabanan.
wartawan
ANA
Category

Puluhan Pohon di Denpasar Dipasangi Barcode

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar terus mendorong edukasi lingkungan melalui inovasi digital. Salah satunya dengan memasang barcode atau QR Code pada pohon-pohon yang berada di ruang terbuka hijau (RTH), sehingga masyarakat dapat mengakses informasi lengkap mengenai setiap pohon hanya dengan memindainya menggunakan telepon pintar.

Baca Selengkapnya icon click

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Buleleng Bagikan 15 Ribu Bendera

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai menggencarkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Gerakan tersebut ditandai dengan pembagian ribuan bendera kepada masyarakat oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Sekretaris Daerah Gede Suyasa di kawasan Titik Nol Singaraja, Selasa (28/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Botol Miras Berpita Cukai Palsu Disita di Bali, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Rp2,14 Miliar

balitribune.co.id I Badung - Sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil menggagalkan peredaran minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman keras (miras) ilegal yang diduga menggunakan pita cukai palsu di Bali. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas menyita sebanyak 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter MMEA dengan nilai barang mencapai Rp12,55 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Pamedek Iringi Pacepukan Patapakan di Catus Pata Gianyar, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

balitribune.co.id I Gianyar - Ribuan pamedek menyemut di areal Catus Pata Kota Gianyar, mengiringi prosesi sakral 'pamendak agung' dan 'pacepukan patapakan barong' dalam rangkaian piodalan di Pura Dalem Serongga, Gianyar. Banyaknya warga yang mengikuti prosesi ini sempat membuat arus lalu lintas di Kota Gianyar lumpuh, Selasa (28/7/2026) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemilihan Bendesa Adat Pejarakan Gunakan Sistem Voting, Wayan Sudana Raih Suara Terbanyak

balitribune.co.id I Singaraja - Proses pemilihan Bendesa Adat (Kelian Desa Adat) Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, masa ayahan 2026–2031 berlangsung lancar dan kondusif meski menggunakan mekanisme pemungutan suara langsung (pasuaran krama). Mekanisme tersebut dipilih berdasarkan aspirasi mayoritas krama desa, meski sebelumnya terdapat pedoman dari Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali yang lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.