Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Mahayastra Serahkan Santunan Korban Ledakan Kompor Ngaben

Bali Tribune/KORBAN - Bupati Gianyar I Made Mahayastra didampingi Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun di rumah korban di Banjar Selat Desa Belega,


balitribune.co.id | Gianyar - Pasca meledaknya tabung kompor saat pelaksanaan upacara ngaben massal di Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar 19 Agustus lalu, Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas BPBD memberikan bantuan dana santunan kepada 12 korban. Bantuan tersebut diserahkan langsung Bupati Gianyar I Made Mahayastra didampingi Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun.
 
Tampak hadir anggota DPRD Gianyar Dapil Blahbatuh Ni Made Ratnadi, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar Ida Bagus Putu Suamba, serta Camat Blahbatuh Wayan Gede Eka Putra. Acara berlangsung di rumah korban Kadek Gian Satya Pramana, Banjar Selat Desa Belega, Kamis (15/9/22). Di sini, Bupati Mahayastra menyerahkan santunan kepada 8 orang korban.
Bupati Mahayastra menyampaikan turut berbelasungkawa dan berharap keluarga korban tetap tabah. Dia mengatakan, kejadian ini sebagai pelajaran yang sangat berharga. Pihaknya melalui BPBD akan merancang regulasi standardisasi kompor pengabenan sehingga kejadian serupa tidak akan terulang lagi.
 
"Saya selaku pemerintah dan pribadi menyatakan kami hadir dan peduli, kejadian ini memberikan pelajaran yang sangat berharga, ke depannya kita rancang regulasi standardisasi sehingga tidak terjadi kejadian seperti ini lagi," kata Bupati Mahayastra.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gianyar Ida Bagus Putu Suamba mengatakan ledakan tabung gas saat pelaksanaan upacara ngaben massal di Desa Belega mengakibatkan setidaknya 12 orang korban dibawa ke rumah sakit.
 
“Sampai saat ini, ada 3 orang yang meninggal dunia, 5 orang luka berat dan 4 orang luka ringan. Jadi dari musibah ini, Pemeritah Daerah turut berbelasungkawa dan memberikan bantuan dana sosial bencana,” kata Ida Bagus Putu Suamba.
Untuk korban meninggal dunia mendapatkan bantuan Rp 5 juta, korban luka berat Rp.3 juta, dan korban luka ringan Rp.2 juta ditambah sembako.
 
“Korban yang total 12 orang, semua mendapatkan santunan dari pemerintah sesuai dengan anggaran dan sesuai klasifikasi bencana,” ujar Ida Bagus Putu Suamba. 
Penyerahan bantuan santunan korban kebakaran kompor juga dilakukan di rumah I Wayan Regig, Banjar Intaran Desa Pejeng kepada 4 korban.
 
“Jadi ada 2 lokasi yang Bapak Bupati kunjungi, satu di Desa Belega dan satu lagi di Desa Pejeng,” tandas Ida Bagus Putu Suamba.
 
Dirinya juga berharap, dengan diberikannya bantuan santunan kepada para koban, sehingga dapat meringankan beban keluarga yang meninggal maupun yang mengalami luka berat dan ringan.
 
“Mudah-mudahan bantuan ini dapat mengurangi beban dari keluarga, sehingga tabah mengahadapi musibah ini” harapnya. A
wartawan
ATA
Category

Dua Hektare Lahan Pertanian di Desa Datah Terbakar, Pura dan Pemukiman Warga Nyaris Dilahap Api

balitribune.co.id I Amlapura - Kebakaran lahan terjadi dan menghanguskan hampir dua hektar lahan pertanian dan perkebunan milik warga di Banjar Dinas Tegal Langlangan, Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem, Senin (17/8/2026). 

Kebakaran lahan yang terjadi ini sempat membuat panik warga, pasalnya tiupan angin kencang dan banyaknya ranting dan semak kering membuat api dengan cepat membesar dan meluas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua TP Posyandu Gianyar Pantau Pemberian PKMK Bagi Balita Stunting

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gianyar Ny. Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra melakukan pemantauan perkembangan pemberian Susu Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) bagi balita stunting sekaligus pembinaan pelaksanaan Posyandu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kelurahan Ubud dan Desa Bedulu.

Baca Selengkapnya icon click

Suhu Pilkel Menghangat, Bhabinkamtibmas Intensifkan Dialog Warga

balitribune.co.id I Gianyar - Calon perbekel sudah ditetapkan di sejumlah desa  menuju Pilkades serentak. Proses kontestansi pun semakin hangat dan ketat, terutamanya  yang memiliki dua calon atau head to head. Mengingat potensi konflik seiring banyak jeda " abu-abu" dalam  jadwal, aparat keamanan pun intensifkan dialog warga untuk menjaga kondusivitas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.