Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Mas Sumatri Ikut Panen Raya Bersama Petani Tegallinggah

Bali Tribune / PANEN - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri saat mengikuti panen raya jagung di sybak bale pumduk, Desa Tegalinggah, Karangasem.
balitribune.co.id | AmlapuraBupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri didampingi Dandim 1623 Karangasem Letkol Inf Bima Santosa Karangasem dan Kepala OPD terkait melakukan panen raya bersama para petani Desa Bale Punduk Kaler, Banjar  Dinas Tegallinggah, Kecamatan Karangasem , Senin (28/7/2020).
 
Panen raya komoditi jagung dengan kelompok tani Tegallinggah Waihatu ini merupakan wujud dari peningkatan ketahanan pangan di kabupaten tersebut ditengah-tengah wabah Pandemi Covid-19.
 
“Atas nama pribadi dan pemda saya sangat menyambut baik serta memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas diselenggarakannya panen raya padi oleh kelompok tani Tegallinggah ini,” ungkap bupati dalam arahannya.
 
Dengan dilakukan panan raya ini menurut bupati, masyarakat dapat terus berjuang bersama pemda agar dapat membawa kabupaten ini ke masa depan yang lebih cemerlang.
 
Komoditi apapun yang merupakan kebutuhan penduduk yang paling mendasar, perlu diupayakan untuk dapat memenuhi standar gizi, harga terjangkau dan juga harus dapat memberikan keuntungan yang wajar bagi petani, sehingga petani tetap bergairah untuk bertani.
 
“Panen raya dimasa pandemi Covid-19 ini, maka saatnya pemerintah bergerak untuk membantu dan meyakinkan bahwa kondisi di kabupaten ini akan baik-baik saja,” tutur bupati.
 
Pasalnya di Indonesia umumnya dan masyarakat khususnya, semua butuh pangan karena dari pangan yang sehat dan bergizi, maka akan membuat imunitas tubuh yang kuat.
 
“Pesan saya ada dua sektor yang tidak boleh berhenti dalam mengahdapi Covid-19, kedua sektor itu adalah, pertanian dan kesehatan. Untuk itu, atas nama pemda saya berharap kepada masyarakat, khususnya para petani agar tetap melanjutkan pembangunan di daerah ini dengan cara masing-masing,” pinta bupati.
 
Keliang Subak Desa I Ketut Oka mengucapkan terimakasih atas kehadiran orang nomor satu di Bumi lahar ini dalam kegiatan panen raya di desanya. Ketut Oka menyampaikan lahan yang dipanen seluas kurang lebih 40 hektar dengan komoditi jagung yang dipanen secara simbolis saat ini oleh 49 orang petani.
 
Dihadapan Bupati Mas Sumatri, Ketut Oka menyampaikan usulan embung atau irigasi yang petani harapkan agar bisa dibantu dikoordinasikan ke Pemerintah Pusat.
wartawan
Husaen SS.
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.