Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Sanjaya Apresiasi Karya Ageng Bhatara Turun Kabeh di Pura Puseh Bale Agung Desa Adat Padangan

Bali Tribune / ODALAN - Bupati Sanjaya menghadiri upacara Odalan Ageng Bhatara Turun Kabeh di Pura Puseh Bale Agung Desa Adat Padangan, Kecamatan Pupuan yang jatuh pada Purnama Kedasa, Minggu, (24/3).

balitribune.co.id | Tabanan - Selalu mendukung pelestarian tradisi, seni, adat dan budaya dalam kehidupan masyarakat, menjadi komitmen Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya,S.E.,M.M, dalam mewujudkan pembangunan Tabanan di tiap bidang kehidupan. Hal ini nampak melalui dukungan dan kehadirannya dalam undangan Ngupasaksi Puncak upacara Odalan Ageng Bhatara Turun Kabeh di Pura Puseh Bale Agung Desa Adat Padangan, Kecamatan Pupuan yang jatuh pada Purnama Kedasa, Minggu, (24/3).

Nampak juga hadir PJ Gubernur Bali yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ketua dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Jajaran Pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Kepala Bagian terkait di lingkungan Setda beserta Camat Pupuan turut serta melaksanakan puja bhakti dalam puncak acara pujawali yang dipuput oleh Ida Sri Mpu Nabe dan Ida Sri Bhagawan. Hadir juga, Perbekel, Bendesa Adat, Prawartaka Karya dan Masyarakat setempat.

Upacara yang dilangsungkan 5 tahun sekali tersebut, merupakan bentuk gotong-royong dari krama setempat dalam membangun upacara Dewa Yadnya. Dengan iuran swadya dari krama sebesar 400 ribu rupiah yang terdiri dari 630 KK, begitu juga dukungan dan bantuan dari pemerintah, kemudian total biaya yang dihabiskan dalam pelaksanaan upacara ini mencapai ratusan juta dan didasari dengan semangat tulus ikhlas dari krama.

Melalui sambutannya usai persembahyangan bersama, Bupati Sanjaya sampaikan apresiasinya kepada masyarakat Padangan yang tetap konsisten menjaga tradisi upacara Ida Bhatara Turun Kabeh ini sebagai kearifan lokal yang sudah diwariskan sejak dulu walaupun melewati proses akulturasi yang panjang. Tradisi adiluhung leluhur terdahulu tetap dipertahankan, sehingga hal ini menjadi salah satu pemersatu di masyarakat serta menunjukan arti pentingnya kebersamaan. 

“Kearifan lokal yang dibangun masa lalu tetap dipertahankan sampai sekarang walaupun mengalami fase, sebuah proses panjang. Karena apa? Kita sadari masa lalu bagaimana kita mengalami sebuah proses dinamika yang namanya akulturasi mulai dari jaman kerajaan, masa penjajahan sampai datangnya revolusi dan sampai saat ini, semua beresolusi. Prosesnya panjang, tapi titiang di pemerintah sangat kagum terhadap masyarakat walaupun proses akulturasinya panjang, namun kearifan lokal masa lalu tetap dijaga, itu yang sangat tiang kagumi masyarakat driki ring Desa Padangan, sangat kagum titiang terhadap pelestariannya. Luar biasa niki,” ujar Sanjaya.

Untuk itu, pihaknya menyampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Tabanan yang telah konsisten menjaga pelestarian tradisi, adat, agama dan budaya yang ada. Sanjaya juga berharap hal ini ini terus ditingkatkan di masa depan juga kebersamaan dan sinergi pembangunan juga harus ditingkatkan guna mewujudkan visi misi besar Kabupaten Tabanan, yakni menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani. 

Di kesempatan yang sama Bendesa Adat Padangan mewakili krama, menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya atas dukungan dari PJ. Gubernur Bali yang diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Bali, tentunya juga terimakasih yang sebesar-besarnya disampaikan kepada Murdaning Jagat Tabanan beserta jajaran yang selalu menyempatkan diri hadir di tengah-tengah masyarakat. Pihaknya juga sangat bersyukur, bahwa Karya besar ini mampu berjalan dengan baik dan lancar berkat dukungan dari semua pihak terutama kebersamaan dari krama.

wartawan
KSM
Category

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Dukung Pengembangan Usaha Pemindangan Ikan Melalui Penyaluran KUR di Bali dan Nusa Tenggara

balitribune.co.id | Semarapura - Wayan Suitari yang merupakan salah seorang perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia yang sudah selama puluhan tahun bergelut di dunia pemindangan ikan, mendapat dukungan dana dari perbankan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.