Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Sanjaya Hadiri Upacara Pujawali Ageng Mapedudusan Alit di Luhur Pura Taman, Br. Banu Mandala Pangkung

Bali Tribune / NGUPASAKSI -Bupati Sanjaya ngupasaksi dan berikan dukungannya dalam rangkaian Upacara Pujawali Ageng Mapedudusan Alit di Luhur Pura Taman, Banjar Banu Mandala Pangkung, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan pada Senin, (22/4). 

balitribune.co.id | Tabanan - Dukung pelestarian tradisi, seni, adat, agama dan budaya menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mewujudkan Tabanan Era Baru. Selaku Murdaning Jagat, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M hadir ngupasaksi dan berikan dukungannya dalam rangkaian Upacara Pujawali Ageng Mapedudusan Alit di Luhur Pura Taman, Banjar Banu Mandala Pangkung, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan pada Senin, (22/4). 

Dalam rangkaian upacara Melasti yang berlangsung hari itu, turut hadir mengikuti persembahyangan, salah satu Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda dan Jajaran Pimpinan OPD terkait di lingkungan pemerintah Kabupaten Tabanan, Kepala Bagian di lingkungan Setda, Camat Tabanan yang kehadirannya mendapatkan sambutan hangat dari ibu-ibu PKK, tokoh masyarakat beserta seluruh krama adat Banjar Banu Mandala Pangkung.
 
Upacara Pujawali Ageng Mapedudusan Alit yang jatuhnya pada Anggara Kasih, 23 April mendatang, bertepatan dengan Purnama Jiyestha ini merupakan wujud dari gotong-royong krama adat Banjar Banu Mandala Pangkung selaku pengempon Pura Taman. Dimana terdapat 160 KK didalamnya yang mengumpulkan dana karya melalui iuran sebesar Rp.270.000,- per/KK yang dilakukan secara rutin setiap upacara Pujawali. 

Usai menghaturkan bhakti di Luhur Pura Taman ini, politisi asal Dauh Pala tersebut sampaikan apresiasinya atas semangat gotong-royong krama dalam mewujudkan karya agung ini yang dinilai tidak hanya menjadi momentum penting dalam pelestarian budaya, tetapi juga menegaskan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya yang kaya dan sarat akan makna bagi generasi mendatang. Diharapkan kedepannya masyarakat, terutama generasi muda mampu menjaga serta melestarikan tradisi, seni, adat, agama dan budaya yang ada. 

Di kesempatan yang sama, selaku Kelihan Adat Banjar Banu Mandala Pangkung, Pande Komang Arnadi, sampaikan ucapan terimakasihnya atas kehadiran Bupati Sanjaya beserta jajaran dalam kesempatan tersebut. Pihaknya sekaligus berterima kasih atas berbagai dukungan yang telah diberikan, sekaligus mengharapkan dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk program-program masyarkat di masa mendatang.

wartawan
KSM
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.