Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Sedana Arta: Rumah Jabatan Sikut Satak, Wujud Nyata Pelestarian Budaya Bangli

bangunan
Bali Tribune / DESAIN - Salah satu desain bangunan Rumah Jabatan Bupati dengan konsep sikut satak

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta merancang pembangunan Rumah Jabatan Bupati berupa balai pertemuan dan gedung kantor sikut satak. Pembangunan dengan mengusung konsep arsitektur tradisional Hindu Bali, sikut satak ini adalah sebagai bentuk pelestarian warisan budaya. 

Inisiatif ini bukan hanya menjadi simbol kebanggaan daerah, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga tradisi lokal. 

Untuk menyamakan persepsi dan mematangkan rencana pembangunan ini, Pemkab Bangli secara khusus menggelar Forum Group Discussion (FGD) pada Sabtu (24/1) bertempat di Ruang Rapat Bupati Bangli. FGD dihadiri langsung Bupati Sedana Arta, Sekda Bangli, Tokoh Puri Bangli, Ketua MDA Bangli, Seniman ukir kayu dan paras, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sedana Arta, menegaskan bahwa pembangunan ini adalah wujud nyata dari upaya pemerintah daerah dalam menghargai dan melestarikan budaya Bali. 

"Dengan menggunakan Sikut Satak, kami ingin rumah jabatan ini menjadi contoh bagi pembangunan lainnya di Bangli, sekaligus menjadi warisan budaya untuk generasi mendatang," ungkapnya.

Selain itu  tujuan dari pembangunan ini untuk mewujudkan rumah jabatan yang tidak hanya  berfungsi sebagi tempat hunian, tetapi juga sebagai bangunan  startegis daerah yang  bernilai budaya dan edukatif.

Menurut Bupati Sedana Arta, sejauh ini di Bali belum ada rumah jabatan yang menggunakan konsep sikut satak. Yang mana, Rumah jabatan yang dibangun di atas lahan seluas 50 are.

"Lahan setengah hektar itu, termasuk lahan yang dibelakang, yang selama ini merupakan rumah jabatan sekda maupun kadis," jelasnya.

Kata Bupati Sedana Arta, jika dilihat perumahan Dinas tersebut sudah tidak berfungsi karena dari segi bangunan sudah tidak layak huni. 

”Kondisi perumahan dinas sudah rusak karena termakan usia bangunan dan saat ini tidak lagi ditempati,” sebut Bupati asal Desa Sulahan, Kecamatan Susut ini

Sementara  dalam perencanaan pembangunan Rumah Jabatan Bupati Bangli, desainnya dipastikan akan mencerminkan arsitektur Bali khas Bangli, lengkap dengan fasilitas seperti Bale Ancak Saji, Bale Pertemuan, Bale Paon, Bale Kerta Pengajahan, Bale Munjung Sari, Merajan, Bale Gedong, Tugu dan lainya. 

"Ini juga salah satu bentuk rasa jengah kita, untuk membuat Bangli melompat lebih tinggi agar suatu saat Bangli bisa sejajar dengan daerah lainnya,' jelas mantan anggota DPRD Bali ini.

Dalam hal ini, diklaim, tidak ada unsur kemewahan yang ditampilkan. "Ini sebagai bentuk tanggung jawab kita agar warisan adiluhung ini bisa dilestarikan," imbuhnya.

Dalam pelaksanaannya, dipastikan tukang ukir yang dilibatkan adalah Putra daerah yang memang paham dan mengerti ciri khas ukiran Bangli. Selain itu, bahan parasnya juga akan menggunakan paras lokal. "Kita harapkan ini akan menjadi ikon baru dan kebanggaan masyarakat Bangli. Mudah-mudahan juga bisa menjadi salah satu destinasi pariwisata kedepannya," harapnya

Sementara dari sisi anggaran, disebutkan, sesuai Peraturan Bupati Badung, bahwa pembagian PHR atau bantuan keuangan tersebut dimungkinkan sebagian untuk membangun beberapa infrastruktur termasuk didalamnya untuk pembangunan rumah jabatan. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bangli juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pembangunan. 

“Dalam pembangunan ini mendapat pendampingan Tipikor Polres Bangli mulai dari  proses perencanaan hingga pembangunannya,” tegas Bupati Sedana Arta.

Sementara Kanit Tipikor Polres Bangli, IPTU I Wayan Dwipayana menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau proses ini untuk memastikan anggaran digunakan secara tepat dan tidak ada penyimpangan.

wartawan
SAM
Category

Astra Motor Bali Konsisten Jaga Tradisi, Dukung Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Pulau Dewata dengan mendukung gelaran Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) 2026. Tradisi unik yang dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, sehari setelah Hari Suci Nyepi ini, berlangsung meriah di depan Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.