Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Sedana Arta Siap Bangunkan Gedung Bank Daerah Bangli

Bali Tribune/ RESMIKAN - Bupati Bangli resmikan nama dan logo PD BPR Bank Pasar menjadi PT BPR Bank Daerah Bangli, Kamis (25/3).
balitribune.co.id | Bangli - PD BPR Bank Pasar Bangli kini resmi berubah status menjadi PT BPR Bank Daerah Bangli. Dengan perubahan badan hukum tersebut, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta siap untuk membangunkan gedung untuk Bank Daerah Bangli. Hal tersebut disampaikan peresmian perubahan badan hukum, nama dan logo PD BPR Bank Pasar menjadi PT BPR Bank Daerah Bangli pada Kamis (25/3). 
 
Bupati Sedana Arta mengapresiasi pencapaian Bank Daerah Bangli. Banyak prestasi yang sudah ditorehkan dan ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat Bangli. Pihaknya berharap Bank Daerah Bangli bisa mempertahankan bahkan meningkatkan layanan. "Hingga 2020, Bank Pasar yang sudah menjadi Bank Daerah Bangli mengelola aset Rp 200 Miliar lebih," sebutnya. 
 
Kedepan perlunya sarana prasana, SDM untuk meningkatkan layanan sehingga mampu berkompetisi di dunia perbank-kan. Dituntut kreatifitas ditengah persaingan global. "Kita optimis dengan SDM yang ada, Bank Daerah Bangli semakin kuat kedepanya," sebutnya.
 
Bupati asal Desa Sulahan, Kecamatan Susut ini menegaskan , pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk penyertaan modal. Penyertaan modal bisa berupa cash maupun dalam bentuk aset. Menurutnya  jika akan dibangun gedung untuk Bank Daerah Bangli. "Bangunan sebelah kantor Bank Daerah Bangli adalah aset Pemkab. Nantinya bisa dibangu  gedung yang lebih representatif. Kami berharap tahun ini agar bisa dibangun gedung tersebut," jelas Sang Nyoman Sedana Arta .
 
Kemudian aset berupa lahan dan bangunan akan dihitung dan bisa dimasukan dalam penyertaan modal. "Pemerintah daerah memiliki keharusan untuk penyertaan modal sesuai ketentuan. Memang penyertaan modal yang ditentukan belum terpenuhi saat ini," kata Bupati yang juga Ketua DPC PDI-P Bangli ini.
 
Direktur PT BPR Bank Daerah Bangli, Made Astawa mengatakan saat ini Bank Daerah Bangli merupakan Perseroda. Yang mana akses permodalan lebih luas. Pemegang saham bisa lebih banyak. Memang kedepan perlu penambahan modal agar bisa melakukan terobosan atau inovasi. Menurut Made Astawa jika modal inti dari Pemerintah Daerah disetorkan maka Bank Daerah Bangli bisa melakukan digitalisasi. Sementara modal inti sebesar Rp 50 Miliar. "Jika bisa modal inti tuntas, tentu kami bisa meningkatkan layanan, termasuk membuka akses layanan internet banking. Kami berharap dukungan masyarakat dan semakin meningkatkan kepercayaan kepada Bank Daerah Bangli,” ujar Made Astawa. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Hilang Lima Hari, Tiga ABK Speed Boot Baliman Ditemukan Terdampar di Pantai Puger

balitribune.co.id | Semarapura - Setelah sempat dikabarkan hilang selama lima hari, tiga orang yang merupakan kapten dan anak buah kapal (ABK) speed boat Baliman yang mengalami mati mesin di Perairan Manta Point, Nusa Penida, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di Pantai Puger, Jawa Timur.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Kendaraan Kecelakaan di Abiantuwung, Satu Korban Meninggal Dunia

balitribune.co.id | Tabanan - Tiga kendaraan terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dakdakan Kelod, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri pada Selasa (15/9/2026) siang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.00 Wita itu mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Insiden maut di jalur lintas nasional itu melibatkan dua unit motor serta satu truk berukuran sedang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ubah Sawah Dilindungi Jadi Villa, Pajak Bisa Berlipat Ganda

balitribune.co.id | Mangupura - Pemkab Badung mulai menyiapkan langkah keras terhadap pemanfaatan lahan sawah yang menyimpang dari tata ruang. Pemilik lahan yang mengubah sawah, termasuk Lahan Sawah Dilindungi (LSD), menjadi vila atau bangunan komersial terancam dikenakan pajak berlipat hingga pembongkaran bangunan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tunggakan Iuran BPJS Disorot, Kejari Buleleng Siap Dampingi Penagihan Peserta Mandiri

balitribune.co.id | Singaraja - Peserta BPJS Kesehatan kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri yang masih menunggak iuran kini menghadapi proses penagihan yang lebih serius. BPJS Kesehatan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng untuk memberikan pendampingan hukum dalam upaya menagih tunggakan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.