Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Suwirta Hadiri Karya Aci Sang Hyang Grodok Di Lembongan

SANG HYANG GRODOG- Terdiri dari 23 bagian tarian sakral, karya Aci Sang Hyang Grodog di Desa Pakraman Lembongan Klungkung berlangsung selama 11 hari yakni, 19-30 Juli 2018. Tampak salah satu tarian sakral dipersembahkan warga sebagai wujud rasa syukur atas karunia Tuhan Yang Maha Esa pada puncak karya dimaksud, Senin (30/7) malam lalu.

BALI TRIBUNE - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri puncak karya Aci Sang Hyang Grodog yang dilaksanakan warga Desa Pakraman Lembongan, Nusa Penida. Turut bersama Bupati, Ny.Ayu Suwirta, FKPC Nusa Penida, Perbekel Desa Lembongan Ketut Gede Arjaya serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.Bertempat di Perempatan Catus Pata, Desa Pakraman Lembongan, Senin (30/7) malam lalu, Bupati Suwirta dalam sambutannya menyatakan,dirinya mengapresiasi semangat warga dalam adat dan tradisi yang diwariskan para leluluhur. Dia mengatakan, ditengah pesatnya perkembangan pariwisata di Nusa Lembongan tidak serta merta membuat masyarakat lupa untuk melaksanakan tradisi leluluhur satu diantaranya karya Aci Sang Hyang Grodog. Menurut Bupati, hal itu merupakan wujud syukur  warga serta bakti  kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.Pada kesempatan itupula, Bupati Suwirta berharap, warga senantiasa menjaga kelestarian adat,budaya serta tradisi guna menunjang perkembangan pariwisata di Nusa Penida dan Lembongan pada khususnya. Sementara, menurut penjelasan Ketua Panitia karya Aci Sang Hyang Grodog, I Nyoman Murta, rangkaian ritual karya dimaksud diakhiri dengan prosesi ngeluar atau ngelebar serta secara simbolis melaksanakan prosesi turunnya widiadara dan widiadari sebagai ucapan rasa syukur atas berkah yang dianugerahkan Tuhan kepada umatnya. Adapun secara simbolis widiadara dan widiadari dimaksud disebut sebagai Sang Hyang Bunga yakni, simbol ditebarkannya keharuman (kedamaian,red) bagi warga Nusa Lembongan. Untuk diketahui, Tari Sang Hyang Grodog terbagi menjadi 23 bagian tarian antara lain, Sang Hyang Sampat, Sang Hyang Bumbung, Sang Hyang Penyalin, Sang Hyang Lingga,Sang Hyang Joged, Sang Hyang Dukuh Ngaba Cicing, Sang Hyang Jaran, Sang Hyang Dukuh Masang Bubu, Sang Hyang Sampi, Sang Hyang Bangu-bangu, Sang Hyang Kebo, Sang Hyang Tiling-Tiling, Sang Hyang Enjo-enjo, Sang Hyang Manjangan, Sang Hyang Tutut, Sang Hyang Jangolan Dukuh Ngaba Penyu, Sang Hyang Barong, Sang Hyang Kelor, Sang Hyang Capah,Sang Hyang Perahu, Sang Hyang Sumbul, Sang Hyang Payung serta Sang Hyang Bunga. Keseluruhan prosesi di tempat ini berlangsung selama 11 hari yakni, 19-30 Juli 2018. Sementara untuk prosesi ngeluar atau ngelebar akan diisi dengan tarian mepeed oleh para ibu PKK desa setempat. “Salah satu tujuannya untuk melestarikan warisan budaya leluhur Lembongan.Mengimplementasikan nilai budaya adiluhung yang terkandung didalam warisan budaya Sang Hyang Grodog seperti meningkatkan kesadaran diri dan mempererat kerjasama serta gotong royong guna terwujudnya keselarasan dan keseimbangan alam semesta sebagaimana konsep Tri Hita Karana,” sebut Murta.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Ketahanan Pangan, Manajemen DTW Jatiluwih Salurkan 22,8 Ton Pupuk ke 7 Tempek Subak

balitribune.co.id | Tabanan - Memasuki musim tanam pertama di bulan Januari 2026,  mulai dari Tanggal 30 Desember  2025 - 6 Januari 2026 Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian pertanian berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click

Inflasi Bali 2025 Tetap Terjaga

balitribune.co.id | Denpasar - Inflasi Provinsi Bali sepanjang 2025 berhasil dijaga dalam rentang sasaran nasional. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali pada 5 Januari 2026, inflasi gabungan kabupaten/kota di Bali pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,70 persen secara bulanan (month to month/mtm), meningkat dibandingkan November 2025 yang sebesar 0,40 persen (mtm).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.