Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Suwirta Tutup Padat Karya di Desa Dawan Kaler

pembangunan
TUTUP - Bupati Suwirta tutup kegiatan padat karya di Dawan Kaler.

BALI TRIBUNE - Kegiatan Penyerapan Tenaga Kerja dengan Pola Padat Karya Tahun 2017 di Dusun Pasekan Desa Dawan Kaler Kecamatan Dawan Klungkung, Rabu (20/12), ditutup Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klungkung I Gede Kusumajaya, Camat Dawan Anak Agung Gede Putra Wedana, Perbekel Desa Dawan Kaler I Kadek Sudarmawa.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klungkung I Gede Kusumajaya melaporkan pada kegiatan padat karya ini merupakan jenis kegiatan padat karya infrastruktur, dengan sasarannya yakni, tersedianya infrastruktur sederhana untuk menunjang kegiatan sosial ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat pengangguran, setengah menganggur, dan masyarakat miskin dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal.

Manfaat dari padat karya infrastruktur ini yakni untuk memperlancar sosial ekonomi, juga sebagai akses menuju Pura Bukit Lingga. Dengan panjang jalan yang akan dibuka sepanjang 700m sampai tangga paling bawah Pura Bukit Lingga, yakni Bangkiang Jaran dengan lebar 4 m, sedangkan sisa panjang lagi 300 m sampai di Pura, sudah ada tangga menuju lokasi tersebut. Jalan akan dilakukan betonisasi selebar 2,5 m dengan menggunakan tenaga kerja lokal yang menganggur, setengah menganggur, dan yang kurang mampu. 

Tenaga kerja yang terlibat sebanyak 88 orang,  80 pengayah atau tenaga pembantu terdiri dari perempuan 18 orang dan sisanya laki-laki berjumlah 62 orang dengan upah kerja Rp 80.000,00 perhari, dengan durasi bekerja selama 8 jam, tukang 4 orang dengan upah Rp 85.000,00/hari dan ketua kelompok 4 orang dengan upah Rp 90.000,00 /hari. Kegiatan Padat Karya Infrastruktur ini dilaksanakan selama 20 hari.

Bupati Suwirta dalam sambutannya menyampaikan, pembangunan di semua desa harus dioptimalkan dengan kondep padat karya karena dengan proses padat karya ini yang menikmati adalah masyarakat. Bupati Suwirta mengharapkan melalui Kegiatan Padat Karya dapat membantu pemberdayaan masyarakat yang tidak bekerja bisa dijadikan tenaga kerja pada Padat Karya Infrastruktur dan dibayar dengan layak. Bupati Klungkung merasa bangga dan senang dengan masyarakat di Desa Pakraman Dawan karena bisa menikmati kebersamaan dan menunjukkan kekompakan dalam melakukan suatu kegiatan secara bersama-sama, dan Pura Bukit Lingga kedepannya bisa dijadikan Objek Pariwisata Spiritual.

Di akhir acara ditandai dengan Penandatanganan Prasasti Oleh Bupati Suwirta.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.