Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Tabanan Road Show Hadiri Yadnya di Tiga Desa

Bali Tribune/Bupati Sanjaya saat hadiri Yadnya Ngaben Bersama di desa Samsaman.






balitribune.co.id | Tabanan - Komitmen membangun bersama masyarakat, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, konsisten turun langsung ke masyarakat. Seperti halnya kali ini, Orang nomor satu di Tabanan mengajak jajaran terkait menghadiri ritual upacara Yadnya yang dilaksanakan di tiga Desa Adat dan/atau Desa Pekraman yang terletak di Kecamatan Selemadeg Barat dan Kecamatan Tabanan, Rabu, (12/10).
 
Bupati Sanjaya yang saat itu didampingi oleh anggota DPR RI I Made Urip, beberapa anggota DPRD Tabanan, Asisten II, dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, secara bergantian melakukan kunjungan dari Desa ke Desa mulai dari sekitar pukul 11.00 wita sampai sore hari sekitar pukul 17.00 wita.
 
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah rangkaian upacara Ngaben Bersama, Nyambutin dan Metatah di Desa Adat Samsaman, Kecamatan Selemadeg Barat, kemudian menghadiri rangkaian upacara Mepandes di Griya Gede Jumpung Banjar Pasekan Baleran, Desa Dajan Peken dan menghadiri rangkaian upacara Metatah dan Tiga bulanan bersama di Merajan Pasek Punduk Dawa, Banjar Buahan Utara, Desa Buahan, Kecamatan Tabanan.
 
Bupati Sanjaya selalu mengucap syukur dan kebahagiannya ketika melihat masyarakat yang dikunjunginya selalu kompak bersatu dalam melaksanakan pembangunan dan begitupun saat ini. Pihaknya sangat meyakini, bahwa salah satu kunci sukses dalam mewujudkan pembangunan adalah persatuan dan kebersamaan yang dilandasi semangat gotong royong yang tulus dan ikhlas.
 
“Titiang di Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menjalankan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM), titiang memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap semeton titiang, masyarakat titiang disini, dikala sudah membangun upacara/upakara yang bertujuan dalam rangka melestarikan Adat, Agama dan Budaya,” ucap Sanjaya.
 
Seperti halnya upacara Ngaben, Nyambutin dan Metatah Bersama di Desa Adat Samsaman, Kecamatan Selemadeg Barat, yang diikuti oleh 9 Sawa dengan biaya 7 Juta rupiah masing-masing sawa, 8 Orang Nyambutin dan 9 Orang Metatah. Begitupun upacara Metatah dan Tiga bulanan bersama di Merajan Pasek Punduk Dawa, Banjar Buahan Utara, diikuti oleh 14 orang Metatah dan 14 orang Metelu Bulanan yang tidak dikenakan biaya, mampu meringankan beban masyarakat.
 
Untuk itu, Bupati Sanjaya meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga kekompakan dan persatuan, selalu berbuat serta turut berpartisipasi bersama pemerintah dalam mewujudkan pembangunan.
 
Senada dengan itu, AA. Ketut Indra Giri Arta selaku Ketua Panitia Yadnya Ngaben, Nyambutin dan Metatah Bersama di Desa Adat Samsaman, Kecamatan Selemadeg Barat, mengatakan, bahwa Yadnya ini adalah program Desa Adat yang dilaksanakan setiap 5 Tahun sekali yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat. “Semoga dengan kedatangan Bupati beserta jajaran semua, mohon doa restu semoga jalan Yadnya kami di Desa Adat ini bisa berjalan dengan baik dan lancar,” harapnya.
wartawan
JIN
Category

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.