Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Calon Paskibraka Dikarantina di RSJP

Sang Nyoman Ada

BALI TRIBUNE - Sebelumnya untuk proses karantina bagi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kabupaten Bangli,  menggunakan tempat Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Banjar Kayumabua, Desa Tiga, Susut  atau memanfaatkan bangunan yang ada di areal GOR Kubu Bangli. Namun tahun ini karantina akan ditempatkan di RSJ Provinsi Bali, di Banjar/Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli. Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Bangli Sang Nyoman Nada mengatakan  dipilihnya RSJP Bangli sebagai tempat karantina bagi calon Paskip karena berbagai pertimbangnya. Diantaranya masalah jarak ,kalau dari SSKB ke Lapangan Kapten Mudita jaraknya begitu jauh kurang lebih 17 KM ,sementara dari RSJP ke lapangan Kapten Mudita  hanya 1 kilo meter. Selain itu  fasilitas di RSJ dinilai memadai, baik tempat tidur, ruang pertemuan hingga lapangan untuk latihan. “Baik di SKB maupun di GOr Kubu kondisi kurang representatif, belum lagi masalah air yang kembang kempis dan ketersedian tempat tidur “ jelasnya,Minggu  (15/7). Papanya untuk penggunakan fasilitas RSJP tentu dengan sistem sewa dan nantinya kami rancang MoU dengan pihak RSJP  sehingga kedepanya  karantina calon Paskip bisa dilaksanakan disni.Disinggung apakah kegiatan karantina tidak terganggu dengan pelayanan di RSJ, Sang Nyoman Nada menyampaikan kegiatan tidak akan terganggu, mengingat lokasi karantina cukup jauh dari ruang perawatan RSJ. Para calon Paskibraka ini akan memulai latihan pada 27 Juli, dan akan langsung menempati tempat karantina. Tahun ini anggaran untuk Paskibraka sebesar Rp 700 Juta,yang mana anggaran tersebut menurun dari tahun sebelumnya Rp 900 Juta. Seperti tahun sebelumnya, kali ini hanya mencari peserta baru sebanyak 40 orang, dan sisanya melibatkan anggota Paskibraka tahun lalu. “Mereka dilibatkan dua kali, sejatinya ini untuk mensiasati keterbatasan anggaran. Jadi untuk pembelian pakaian PDU hanya untuk yang baru, yang sebelumnya tentu masih pakaian PDU nya dan mereka hanya dapat pakaian untuk latihan,” sebutnya.  

wartawan
Agung Samudra
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.