Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Capai Target Wisatawan, Daerah Harus Sinkron

Hermawan Kertajaya

Nusa Dua, Bali Tribune
Kejujuran sangat diperlukan dalam memasarkan suatu produk. Sebab kejujuran merupakan kata kunci marketing seperti disampaikan
Pakar Pemasaran (Pendiri MarkPlus), Hermawan Kertajaya di Nusa Dua, Sabtu (23/4).

Sebelum berkembangnya teknologi internet dikatakannya, banyak orang yang memasarkan produknya dengan mengesampingkan kejujuran. “Padahal kejujuran itu kata kunci marketing. Saat ini orang lebih percaya kepada temannya, kepada komunitasnya, ketimbang Anda tulis di website bahwa hotel Anda adalah yang terbaik, restoran Anda adalah yang terbaik. Jadi, lebih baik apa adanya saja. Marketing itu harus jujur,” tegas Hermawan.

Dia menyebutkan ada tiga hal utama yang mesti diperhatikan dalam memasarkan produk, diantaranya brand, product dan customer. Pihaknya mencontohkan seorang rekannya pemilik hotel di kawasan Kuta. Dari hasil perbincangannya dengan dirinya, sang pemilik hotel mendapatkan kata kunci diferensiasi untuk menarik customer yang akhirnya membuat 15 kamar berkaitan dengan Hermawan dan 15 kamar lainnya mengenai Dahlan Iskan. “Jadi, rupanya dia nge-fans dengan saya. Di kamar itu ada kacamata saya, dia minta itu dari saya. Ada juga gambar saya, meski tidak mirip-mirip amat,” terangnya.

Hal itu kata dia justru menjadi pembeda hotelnya di tengah padatnya persaingan hotel di kawasan pusat wisata di Bali. Begitu juga disebutkan Hermawan bahwa
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas memanfaatkan kedekatan wilayahnya dengan Pulau Bali. “Dia rayulah Garuda Indonesia untuk buka rute ke Banyuwangi dan berhasil. Luar biasa itu," ucapnya.

Sedangkan kata kunci lainnya dalam konteks pariwisata menurutnya adalah harus bisa menerima kehadiran orang lain. “Harus open minded. Pariwisata itu harus inklusif. Di NTB, beach party justru yang buat itu remaja Masjid. Lalu saat sholat Jumat di dekat pantai, ada bule lagi pakai bikini. Saya Tanya loh gak apa itu. Mereka membiarkan karena bagi warga di sana, turis itu yang mendatangkan uang,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan tidak mudah untuk mencapai target kunjungan 20 juta wisatawan asing ke Indonesia pada tahun 2019 mendatang. Untuk itu tiga hal pokok yakni brand, product dan customer harus segera dibenahi. Seperti halnya Bali menurutnya susah untuk ditiru wilayah lain. Sebab, Bali mengutamakan budaya dalam industri pariwisatanya. Sementara budaya itu merupakan ‘produk’ yang diciptakan secara turun temurun. “Jadi, tukang patung itu meskipun sepi dia akan tetap mematung. Karena memang budayanya begitu sejak lama,” imbuh Hermawan.

Disamping itu dia menambahkan dalam mencapai target kunjungan wisatawan, daerah-daerah harus sinkron. "Kalau jalan sendiri-sendiri branding-nya akan mahal,” cetusnya.

Hermawan menyatakan jika 65 persen wisatawan yang datang ke Indonesia karena budaya dan 35 persen karena alam, sisanya variatif. Meski demikian dia menyebutkan yang mesti diperhatikan belakangan ini adalah meledaknya teknologi. “Marketing pun berubah. Kita harus menghadapi pergeseran luar biasa ini dengan cara yang tak biasa juga. Tapi banyak di antara kita yang bahkan tidak mau tahu dengan perkembangan teknologi,” urainya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Pastikan Keluarga Terencana, Wamen BKKBN Kunjungi Tempat Praktek Mandiri Bidan Ratna Dewi

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, melakukan kunjungan kerja ke Tempat Praktek Mandiri Bidan (TPMB) Ni Putu Ratna Dewi Ningsih di Jalan Jaya Giri XXII Denpasar pada Minggu (14/6/2026). Kunjungan ini guna memastikan akses layanan KB yang aman, nyaman, dan dilayani tenaga profesional berjalan optimal untuk mendukung keluarga Indonesia yang sehat dan terencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Srotragrahana Duta Badung Memukau PKB XLVIII 2026, Angkat Harmoni Alam dan Pemurnian Jiwa

balitribune.co.id | Denpasar – Sanggar Seni Kadung Tresna bersama Barong Binal Mengwitani sukses memukau penonton dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Art Centre Denpasar, Sabtu (20/6/2026) sore. Melalui garapan bertajuk “Srotragrahana”, para seniman menghadirkan pertunjukan yang sarat nilai spiritual, keharmonisan alam, serta makna pemurnian jiwa dalam ajaran Hindu.

Baca Selengkapnya icon click

Semangat “I Am Ultimate” Hidup di Tengah Car Free Day Renon Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Suasana berbeda terasa di kawasan Renon, Denpasar, Minggu (21/6/2026) pagi. Di tengah rutinitas Car Free Day yang dipenuhi warga berolahraga dan menikmati ruang publik, ribuan masyarakat dari berbagai kalangan berkumpul dalam gelaran Extrajoss Ultimate Takeover Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

'Reng Roh' Getarkan Panggung Ardha Candra

balitribune.co.id I Denpasar - Gemuruh talu gamelan berpadu dengan keelokan gerak teatrikal menyihir ribuan pasang mata di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Art Center, Jumat (19/6/2026) malam. 

Adalah Sekaa Gong Kencana Wiguna dari Banjar Kehen Kesiman, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, yang sukses menghidupkan roh kesenian murni lewat karya bertajuk Reng Roh. 

Baca Selengkapnya icon click

Jaya Negara Ajak Pengusaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

balitribune.co.id I Denpasar - Jajaran pimpinan Pemerintah Kota Denpasar resmi menjadi responden awal program nasional Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS). 

Wali Kota I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa, dan Sekda I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengikuti pendataan serentak ini di Kantor Wali Kota Denpasar, Jumat (19/6).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.