Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Capaian Vaksin 91 Persen, Desa Adat Seririt Bagi Sembako

Bali Tribune / BANTUAN - Klian adat Desa Adat Seririt Ketut Sukarna Pura membagikan paket sembako kepada krama diwantilan Pura Puseh Desa Adat
balitribune.co.id | Singaraja - Desa Adat Seririt, Kecamatan Seririt bekerja cukup keras agar angka capaian vaksin krama-nya dapat memenuhi target. Hingga Minggu (17/10) angka vaksin untuk krama adat Desa Seririt telah mencapai 91 persen. Sisanya, merupakan krama yang belum memahami pentingnya vaksin termasuk penderita comorbid. Atas hasil cukup memuaskan itu, perangkat desa adat setempat membagikan ratusan paket sembako sebagai upaya untuk membantu ekonomi krama saat pandemi Covid-19 masih berlangsung.
 
Klian Adat Seririt Ketut Sukarna Pura, mengtakan, capaian vaksin untuk krama Desa Adat Seririt telah mencapai 91 persen dari total wajib vaksin. Sedang tersisa 8 persen, terhambat oleh adanya krama yang memiliki riwayat penyakit tertentu termasuk ada beberapa yang memang tidak berani divaksin akibat kurangnya informasi soal vaksinasi.
 
“Yang belum divaksin karena alasan non medis sedang dilakukan jemput bola kerumah-rumah krama untuk dilakukan vaksin bersama petugas dari Puskesmas dan Satgas Covid-19 lainnya,” kata Sukarna Pura.
 
Pihak desa adat melakukan capaian maksimal untuk vaksin,menurut Sukarna Pura, selain untuk kepentingan imunitas juga untuk memastikan penyebaran Covid-19 dapat ditekan hingga ke angka yang paling minim.
 
”Karena Seririt merupakan kota perdagangan banyak lalu lintas orang maka satu-satunya jalan adalah memastikan capaian angka vaksin seoptimal mungkin, imbuhnya.
 
Sementara itu, soal pembagian ratusan paket sembako untuk krama, Sukarna Pura mengaku sangat terbantu meringankan beban ekonomi. Pembagian sembako dilakukan dalam dua tahap, pertama sebanyak 340 paket yang disebar kepada krama adat pada bulan Agustus 2021, sedang tahap dua dibagikan sebanyak 321 paket pada Minggu (17/10).
 
Sukarna Pura mengaku, ratusan paket sembako tersebut merupakan bantuan Pemerintah Provinsi Bali dan sangat tepat disaat warganya kesulitan ekonomi dimasa pandemi Covid-19. Pembagian dilakukan dengan priroritas kepada krama tertentu terutama warga yang sangat membutuhkan.
 
“Pandemi Covid-19 membuat ekonomi masyarakat kacau balau. Dan bantuan paket sembako betul-betul dapat membantu meringankan krama Desa Seririt terutama untuk kalangan masyarakat ekonomi menengah kebawah. Soal capaian vaksin kami berterima kasih kepada krama sedang soal sembako  kami berterima kasih kepada Pemprov Bali,” tandasnya. 
wartawan
CHA
Category

Bonus Porprov Tak Kunjung Cair, Atlet Bangli Peraih Medali “Pakrimik”

balitribune.co.id I Bangli - Pelaksanaan Pekan Olah Raga (Porprov) Bali 2025, sudah hampir  setahun  lebih berlalu. Namun, hingga kini para atlet peraih medali belum menerima bonus yang dijanjikan. Pada Porprov 2025 Kabupaten Bangli berhasil meraih total  82 medali dengan rincian 18  emas, 15  perak dan 49 perunggu.

Baca Selengkapnya icon click

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.