Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cegah Kluster Perkantoran, Seluruh Pegawai Jasa Raharja Diskrining

Bali Tribune / RAPID TEST - Pegawai Jasa Raharja saat rapid test

balitribune.co.id | DenpasarSejak akhir Agustus 2020 kasus terinfeksi virus Corona (Covid-19) di Bali mengalami peningkatan. Guna mencegah semakin meluasnya penyebaran wabah global ini, Jasa Raharja Bali melakukan skrining bagi seluruh pegawainya untuk mencegah adanya kluster perkantoran. 

Humas Jasa Raharja Bali, Syaiful Anwar saat rapid test di kantor setempat, Denpasar, Senin (21/9) menjelaskan bahwa saat ini semua pihak berupaya menekan penyebaran Covid-19 salah satunya di perkantoran. Hal tersebut yang mendorong untuk melakukan rapid test bagi semua pegawai Jasa Raharja Bali hingga di kantor Singaraja. 

"Kami rutin setiap 3 minggu sekali melakukan rapid test terjadwal untuk skrining pegawai yang secara keseluruhan berjumlah 50 orang. Ini salah satu upaya mencegah adanya kluster perkantoran mengingat pegawai Jasa Raharja dalam kesehariannya berinteraksi dengan masyarakat," katanya. 

Kata Syaiful, dalam memberikan pelayanan pengajuan santunan bagi korban lakalantas, pegawai Jasa Raharja harus bebas dari paparan virus. Sehingga tidak berpeluang menjadi penyebab meningkatnya jumlah kasus di pulau ini. Dengan adanya skrining atau tes cepat dalam mendeteksi antibodi, masyarakat nantinya tidak khawatir untuk melakukan pengurusan klaim ke kantor Jasa Raharja. 

"Antisipasi pencegahan kasus di Bali sudah kita lakukan, dengan demikian karyawan dan keluarga tenang saat bekerja dan masyarakat lebih yakin terhadap kita. Sehingga masyarakat tidak takut ke kantor untuk melakukan klaim meskipun kini sudah dapat dilakukan secara online," ucap Syaiful. 

Ia mengatakan, tes cepat sebelumnya telah dilakukan pada Agustus lalu. Selain skrining, untuk pegawai juga diberlakukan work from home dengan tidak mengganggu produktivitas dan proses klaim karena bisa dilakukan via online. Disamping itu Jasa Raharja juga melakukan jemput bola dengan kerjasama dengan rumah sakit. "Jadi masyarakat tidak perlu datang ke kantor kecuali memang mau menanyakan sesuatu," imbuhnya. 

Syaiful mengakui selama pandemi Covid-19, Jasa Raharja Bali mencatatkan adanya penurunan klaim asuransi bagi korban lakalantas mencapai 13,9% dibandingkan tahun 2019. "Memang menurun dari tahun lalu. Karena pembataan aktivitas di luar rumah dan juga Bali sempat ditutup karena pandemi Covid-19. Sehingga dari Januari-Agustus 2020 terjadi penurunan penyerahan santunan asuransi kecelakaan lalulintas menjadi Rp 27 miliar dari Rp 32 miliar lebih pada periode yang sama tahun 2019," sebutnya. 

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.