Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Charles Bria Petinju Terbaik Walikota Cup

Pertina
Made Muliawan Arya

BALI TRIBUNE - Petinju Pertina Denpasar, Charles Bria di kelas 49 kg dinobatkan sebagai petinju terbaik putra kejuaraan tinju Walikota Cup 2018, yang berakhir Minggu (11/3) di Indie Fight Club Denpasar. Sedangkan predikat petinju terbaik putri disabet Emma Ekayanti (48 kg) dari Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

Pada kejuaraan tinju yang berlangsung tiga hari tersebut, juga terpilih sebagai petinju vaforit putra, DD Mahendra dari Dwijendra Denpasar yang turun di kelas 38 kg youth, dan M Apriliyan di kelas 50 kg (Denpasar) dinobatkan sebagai petinju vaforit putri.

Di partai final kemarin, DD Mahendra menang angka atas Joshua dari Denpasar, sedangkan M Apriliyan menang angka atas Nurul Intan dari Kabupaten Sumbawa Barat. Sementara Charles Bria menang atas sesama petinju Denpasar, Anggito, dan Emma Ekayanti mengalahkan Sifa Mutialiva (Denpasar).

Secara keseluruhan, tim Denpasar A keluar sebagai juara umum setelah dari 13 kelas yang dipertandingkan merebut 5 emas, 1 perak dan 1 perunggu, disusul Denpasar B di posisi kedua dengan 3 emas dan 1 perak, dan tim tinju Nusa Tenggara Barat di posisi ketiga dengan 1 emas, 1 perak, 1 perunggu.

Ketum Pertina Denpasar Made Muliawan Arya, kemarin mengatakan tinju Walikota Cup memang bertujuan memunculkan petinju muda Bali sehingga mengundang seluruh kabupaten di Bali. Bahkan, ada peserta dari luar Bali, seperti Banyuwangi dan NTB.

"Ini bagus untuk petinju lapis dua Denpasar, sebagai proses regenerasi petinju dan untuk ruang lingkup petinju Denpasar kami sudah tahu betul, bahkan kami siap menawarkan bagi petinju dari daerah lain untuk dapat latihan di Denpasar nantinya," terang pria yang akrab disapa De Gadjah ini.

Sementara untuk petinju putri dia mengakui masih terbatas, dan masih didominasi oleh petinju NTB. Namun dia berharap ke depannya akan muncul petinju putri Denpasar yang potensial. Ia menambahkan, Walikota Cup ini terlaksana berkat kerja keras para pengurus Pertina Denpasar.

"Kami berharap nanti Pertina Bali bisa menggelar minimal tiga event di Bali. Bisa saja mengusung nama Pertina Cup, Porprov dan Walikota Cup. Kalau Walikota Cup kami dari Pertina Denpasar menggelarnya," beber De Gadjah.

Menurut dia, ini sangat bagus untuk para petinju Denpasar. Sebab, jika terus berlatih tidak ada event, itu tidak bagus juga. Makanya pihaknya memilih melakukan try out ke luar daerah. "Kalau Walikota Cup kami komitmen bisa berlanjut, sebagai kalender tahunan," harap De Gadjah.

Namun begitu, dia tetap berharap tinju mendapat perhatian khusus. Sebab, event seperti ini memerlukan dana yang cukup banyak. "Peserta yang datang kan harus kami tanggung akomodasinya. Dan, kami tetap ingin event ini terus berlanjut untuk tinju Bali yang selama ini barometernya ada di Kota Denpasar," papar De Gadjah.

wartawan
Djoko Purnomo
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Pimpin Rapat Evaluasi ASPER PSBS

balitribune.co.id |  Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pembahasan laporan kinerja sektoral serta evaluasi Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS), bertempat Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/4/2026). Rapat ini diikuti oleh Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Badung beserta Camat se-Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Digelar di Bali United Training Center Gianyar, POLIPONI Bali Menghadirkan Konser Secara Baik dan Benar

balitribune.co.id | Gianyar - Mengusung tagline “Si Paling Konser”, POLIPONI Bali hadir sebagai pagelaran musik yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman konser yang tidak hanya kuat dari sisi line-up, tetapi juga matang dalam kualitas produksi, tertata dalam pengelolaan, dan nyaman dinikmati audiens dari awal hingga akhir acara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Orangtua Wajib Memahami Kualitas Susu Formula Tidak Cukup Dinilai dari Kemasan

balitribune.co.id | Jakarta - Ditengah tingginya masalah kesehatan gigi anak di Indonesia, orangtua tidak lagi bisa memilih susu formula hanya berdasarkan klaim manfaat di bagian depan kemasan. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 93% anak Indonesia mengalami karies gigi. Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap karies gigi, diabetes, serta risiko kesehatan jangka panjang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.