Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

China Sudah Izinkan Evakuasi 243 WNI

Bali Tribune/ Menteri Luar Negeri Retno Marsudi Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi di kantor Kemneko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (27/12/2019)
balitribune.co.id | Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memastikan bahwa Indonesia sudah mendapatkan izin dari pemerintah China untuk menjemput warga negara Indonesia (WNI) yang terisolasi di Provinsi Hubei akibat wabah virus corona. 
 
Kepastian ini didapatkan setelah Menlu Retno bertemu dengan Duta Besar China di Jakarta. "Beliau telah menyampaikan clearance pendaratan dan pergerakan pesawat untuk evakuasi WNI di Hubei," kata Retno dalam jumpa pers di Kantor Kemenlu, Jakarta, Jumat (31/1) sore.
 
Sementara Presiden Joko Widodo melalui juru bicaranya Fadjroel Rachman pada Jumat telah memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk mengirimkan prajuritnya menjemput Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.
 
Adapun opsi untuk proses evakuasi tersebut rencananya akan menggunakan tiga pesawat milik TNI sejenis Hercules untuk sekali pemberangkatan, atau menggunakan pesawat sipil yang membutuhkan lebih dari satu kali pemberangkatan.
 
"Dilakukan setelah rapat terbatas (ratas) tadi malam. Sejak merebaknya kasus tersebut KBRI telah menyampaikan kepada Menlu selalu berkoordinasi dengan WNI di Hubei terutama yang berada di kota Wuhan. Meski masih di-lockdown, TNI siap dikerahkan untuk menjemput tapi belum ada keputusan apakah akan menggunakan pesawat TNI atau sipil," kata Fadjroel di ruang Pers Istana Jakarta.
 
Seperti dilansir Antara, sebanyak 243 WNI dilaporkan berada di kota Xianing, Huangxi, Xiangian, dan Xian Provinsi Hubei. Sementara itu, Persatuan Pelajar Indonesia Tiongkok yang berada di Kota Wuhan, China mengklaim 93 orang mahasiswa dan WNI masih berada di Kota Wuhan. Meski diklaim tidak terdeteksi virus corona, Presiden menginstruksikan seluruh kementerian terkait untuk meningkatkan kemampuannya dalam merespon pencegahan dan mendeteksi wabah penyakit pandemik global melalui teknik nuklir, biologi, dan kimia.
 
" Ratas terus dilakukan melalui koordinasi berdasarkan instruksi Presiden no 4 tahun 2019 tentang peningkatan kemampuan dalam mencegah mendeteksi dan merespon wabah penyakit pandemik global dan kedaruratan nuklir biologi dan kimia." tambah Fadjroel
 
Sebagai persiapan menerima WNI di Tanah Air, Presiden melalui Inpres no 4 tahun 2019 menginstruksikan sekitar 20 Kementerian terkait evakuasi tersebut. Adapun Kementerian Kesehatan RI telah menyiapkan sejumlah rumah sakit yang dilibatkan guna mengurangi risiko penyebaran virus corona.
 
Lebih lanjut, Fadjroel memaparkan kendala penjemputan WNI di Provinsi Hubei diantaranya, tujuh akses transportasi dari dan menuju Kota Wuhan masih ditutup. Sehingga proses negosiasi antara Kementerian Luar Negeri RI dengan pemerintah Tiongkok masih terus dilakukan.
 
"Kami berharap karena ini hubungan antar negara antar pemerintah Indonesia dan Tiongkok, jadi tidak semudah seperti berurusan antar provinsi di Indonesia apalagi terkait merebaknya virus corona. " kata Fadjroel.
 
Sambil menunggu proses evakuasi, Pemerintah Indonesia mengirimkan dana Rp 133,2 juta untuk kebutuhan logistik WNI di wilayah karantina Provinsi Hubei.
 
Sudah mendapatkan izin 
Sebelumnya, sejumlah pejabat RI termasuk Presiden Joko Widodo sempat menyatakan bahwa akses di Hubei masih ditutup oleh otoritas China sehingga evakuasi WNI belum dapat dilakukan. Menlu Retno pun berterimakasih kepada pemerintah China yang akhirnya mau membuka akses untuk RI. 
 
"Kami ingin menyampaikan apresiasi kita atas kerja sama yang telah diberikan pemerintah RRT," ujar dia. Setelah mendapatkan izin ini, Menlu Retno pun memastikan pesawat untuk mengevakuasi WNI akan segera diberangkatkan. Ia menyebut pesawat akan berangkat dalam waktu kurang dari 24 jam.
 
"Keberangkatan pesawat penjemput bersama dengan tim akan dilakukan dalam waktu kurang dari 24 jam," kata Retno pukul 15.16 WIB. Retno menyebut, pesawat yang akan diberangkatkan adalah pesawat berbadan lebar. Dengan begitu, pesawat bisa langsung kembali ke Indonesia tanpa harus transit.
 
Data WHO 
Penyebaran virus corona yang terdeteksi positif mencapai 7.818 kasus secara global di 18 negara dengan bertambahnya tiga negara, sebut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per 30 Januari 2020.
 
Berdasarkan data resmi WHO terkait laporan situasi virus corona tipe baru atau novel coronavirus (2019-nCoV) yang dikutip di Jakarta, Jumat, sebanyak 7.736 kasus positif terjadi di China, 1.370 orang mengalami gangguan kesehatan serius, 170 orang meninggal, dan 12.167 lainnya diduga terjangkit virus tersebut.
 
Sementara virus corona semakin meluas di luar China dari 68 kasus di 15 negara menjadi 82 kasus di 18 negara. Tiga negara yang masing-masing melaporkan satu kasus positif adalah Finlandia, India, dan Filipina dengan keseluruhan kasus memiliki riwayat perjalanan ke Wuhan.
 
Finlandia adalah negara Eropa ketiga yang melaporkan kasus tersebut setelah Prancis dan Jerman.
 
Beberapa negara yang melaporkan penambahan kasus adalah Jepang dari tujuh kasus menjadi 11 kasus, Singapura dari tujuh menjadi 10 kasus, Malaysia dari empat menjadi tujuh kasus, dan Prancis dari empat menjadi lima kasus.
 
Negara lainnya dengan kasus positif virus corona yang jumlahnya tetap adalah Korea Selatan (4), Vietnam (2), Kamboja (1), Thailand (14), Nepal (1), Sri Lanka (1), Amerika Serikat (5), Kanada (3), Jerman (4), dan Uni Emirat Arab (4).
 
Dari seluruh kasus virus corona di luar China, hampir seluruhnya memiliki riwayat perjalanan ke Wuhan.
wartawan
Hans Itta
Category

Lirik Pasar Dalam Negeri, Puluhan Patung Timboel Art Gallery Dipamerkan di Sanur

balitribune.co.id | Denpasar - Turis asing yang datang dari berbagai negara tampak takjub melihat karya patung Timboel Art Gallery yang dipamerkan di Sudamala Resorts, Rabu (15/4). Puluhan karya seni berbentuk hewan, manusia dan lainnya yang dibuat dengan kombinasi aluminium, stainless steel dan kayu jati dipamerkan di Sudakara ArtSpace Sudamala Resort Sanur dengan tema "Inner Landscapes" hingga 30 Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Kolaborasi Imigrasi dan Pemprov Bali, Satgas Dharma Dewata Siap Tertibkan WNA Nakal

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Jenderal Imigrasi resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Patroli Imigrasi “Dharma Dewata” di Bali, Rabu (15/4/2026), sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) di destinasi wisata unggulan Indonesia tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sinergi Polda Bali dan Pansus TRAP DPRD Bali Kawal Tata Ruang dan Perizinan

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen menjaga Bali dari tekanan pembangunan yang kian kompleks kembali ditegaskan melalui audiensi antara Polda Bali dan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali,  Selasa (14/4/2026) di Mapolda Bali, Denpasar. Pertemuan tersebut diterima langsung Kapolda Bali, Daniel Adityajaya, bersama jajaran.

Baca Selengkapnya icon click

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.