Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Coklit di Jembarana, 7.995 Pemilih Dicoret

koordinasi
Komisioner KPU Kabupaten Jembrana saat memaparkan hasil coklit dan DPS Pilgub Bali 2018.

BALI TRIBUNE - Tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) melalui Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) telah rampung pada Februari lalu. Dari hasil coklit tersebut, sebanyak 7.995 pemilih dicoret dari daftar awal dalam Daftar Pemilih Hasil Sinkronisasi (DPHS) yang diterima dari KPU Pusat awal tahun lalu.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jembrana, I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya, pada Kamis (22/3), menerangkan, ada penurunan signifikan terhadap jumlah pemilih di Kabupaten Jembrana antara data sinkronisasi DPT Pilgub Bali 2015 dan data DPHS yang dikeluarkan KPU Pusat tersebut. Di DPHS tercatat jumlah keseluruhan pemilih di 51 desa/kelurahan di Jembrana sebanyak 235.717 pemilih. Setelah dilakukan coklit, jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilgub Bali 2018 terkoreksi menjadi 227.722 di 499 TPS.

Sebaran pemilih dalam DPS Pilgub Bali 2018, terdiri dari 64.221 pemilih pada 130 TPS di 12 desa di Kecamatan Negara, 51.430 pemilih pada 11 TPS di 11 desa di Kecamatan Mendoyo, 22.871 pemilih pada 64 TPS di delapan desa di Kecamatan Pekutatan, 44.233 pemilih pada 90 TPS di 10 desa di Kecamatan Melaya dan 44.967 pemilih pada 100 TPS di 10 desa di Kecamatan Jembrana. “Disparitas terbesar terjadi di Kecamatan Negara” ungkap Darmasanjaya. Menurutnya, selisih terjadi karena adanya pemilih meninggal dunia, pemilih ganda, pemilih di bawah umur, pindah domisili, dsb.

“Nanti selesai rekap, terkait adanya pemilih yang belum memiliki E-KTP, akan kami koordinasikan dengan Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jembrana termasuk juga pemilih yang meninggal dunia untuk mengecek akta kematiannya serta pemilih yang hak pilihnya dicabut akan kami kordinasikan ke Pengadilan Negeri (PN) Negara,” paparnya. Pihaknya juga telah berkordinasi dengan pihak Rutan Kelas II B Negara untuk mendata jumlah pemilih di rutan dan RSU Negara untuk mendata pemilih yang pada saat pemungutan suara berada di sana.

“Sesuai aturan memang di RS dan rutan tidak ada TPS khusus karena untuk pembentukan TPS harus ada DPT, sehingga saat pencoblosan 27 Juni nanti pemilih di Rutan dan rumah sakit akan difasilitasi oleh TPS terdekat,” jelasnya. Dari data yang diperoleh dari Rutan Kelas II B Negara per Januari 2018 terdapat 64 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) ber-KTP Bali. Untuk meastikannya, H-3 jelang pencoblosan pihaknya akan berkordinasi kembali dengan pihak rutan. Sementara untuk RSU Negara koordinasi dilakukan pada H-1. Di RS kami datangi ke setiap sal,” jelasnya.

Setelah nantinya DPS diumumkan di masing-masing TPS mulai Sabtu (24/3) besok hingga Senin (2/4) mendatang, pihaknya berharap ada tanggapan masyarakat sehingga saat penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berakhir pada Kamis (19/4) mendatang tidak ada lagi pemilih yang tercecer. “Kami harapakan tidak ada pemilih yang tidak masuk DPT, kalau belum masuk di DPS silakan lapor kepada PPS di desa masing-masing agar bisa dimasukan dalam DPS perbaikan. Untuk itu, kami akan gencarkan sosialisasi ke desa-desa dan sekolah-sekolah,” pungkasnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.