Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Covid-19 Bangli Naik Tajam, Pentas Kreasi Budaya di Alun-alun Dihentikan

Bali Tribune / DITIADAKAN - Suasana di Alun-alun Kota Bangli pada Sabtu (5/2/2022), sepi setelah Pentas Kreasi Budaya ditiadakan akibat baiknya angka Covid-19.

balitribune.co.id | BangliPasca meningkatkan kasus Covid-19 di Bangli, pemerintah mengambil langkah pencegahan. Salah satunya dengan meniadakan sementara Pentas Kreasi Budaya dan hiburan musik (akustik) di Alun-alun Kota Bangli.

Seperti diketahui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli rencana menggelar Pentas Kreasi Budaya di Alun-Alun Kota Bangli setiap hari Sabtu. Setelah tampil perdana Sabtu lalu (29/2, red), maka, Sabtu (5/2) pentas ditiadakan. Namun untuk fasilitas umum seperti fasilitas olahraga masih dibuka.

Kepala Disdikpora Bangli, Komang Pariarta mengatakan, untuk Pentas Kreasi Budaya, Sabtu (5/2) ditiadakan. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan kembali bila situasi sudah lebih stabil. "Melihat perkembangan situasinya, jika sudah kondusif dapat dilanjutkan kembali," ungkapnya.

Diakui jika sesuai jadwal selanjutnya akan tampil perwakilan PAUD se-Bangli. Pihaknya sudah menyampaikan ke sekolah terkait penundaan untuk tampil. "Kami sudah informasikan sejak kemarin," jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Pelaksana BPBD Bangli, Wayan Wardana mengatakan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta. Rapat tersebut menindaklanjuti peningkatan kasus Covid-19 di Bangli.

Wayan Wardana menjelaskan, fasilitas umum seperti lapangan untuk menunjang kegiatan olahraga masih dipergunakan. "Untuk kegiatan olahraga masih diperbolehkan. Untuk kegiatan akustik dan pentas kreasi budaya tidak dilaksanakan dulu," tegasnya.

Sementara itu Satgas Covid-19 Bangli menetapkan untuk warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan melakukan isolasi terpusat (Isoter) di desa. Sedangkan bagi yang bergejala sedang dan berat mendapat penangan di rumah sakit. 

wartawan
SAM
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.