Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Covid-19 Berdampak Terhadap Penganggaran, Penyusunan Program Diminta Sesuai Prioritas

Bali Tribune / MUSRENBANG - Bupati Jembrana, I Putu Artha saat membuka Musrenbang Kecamatan Mendoyo meminta agar program yang disusun sesuai skala prioritas.
balitribune.co.id | NegaraDampak covid-19berpengaruh terjadap perencaan dan penyusunan program di tahun 2020. Sejumlah pendapatan daerah kini stagnan bahkan menurun. Kini program yang diusulkan diminta agar benar-benar prioritas.
 
Seperti yang terungkap saat Musrenbang Kecamatan Mendoyo yang dibuka Bupati Jembrana, I Putu Artha Senin (24/1). Musrenbang tingkat kecamatan pertama di Kabupaten Jembrana ini diawali dengan penyerahan sembako untuk warga terdampak Covid-19 secara simbolis oleh Bupati, I Putu Artha kepada Camat Mendoyo, I Putu Nova Noviana. Musrenbang yang diikuti Perbekel/Lurah, Ketua BPD dan Ketua Tim Penggerak PKK se-Kecamatan Mendoyo ini menerapkan protokol kesehatan.
 
Dihadapan para peserta Musrenbang, Bupati Artha meminta para perbekel dan lurah untuk memastikan program yang diusulkan agar benar-benar menjadi skala prioritas, "dalam pembahasan saat musrenbang kali ini, perlu saya ingatkan kepada para perbekel, lurah dan BPD agar pastikan program sesuai skala prioritas khususnya kepada wilayah atau daerah-daerah yang rawan terhadap musibah bencana,” harapnya. Terlebih diakuinya sampai saat ini situasi belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan akibat wabah Covid-19. 
 
Kondisi ini menurutnya telah berdampak negatif terhadap berbagai aspek kehidupan, baik sosial, ekonomi maupun psikologis masyarakat. “Dampak paling nyata terkait penyusunan rencana kerja dan penganggaran pembangunan adalah stagnasi bahkan penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dana tranfer dari pusat juga sangat terbatas. Seluruh perangkat daerah agar menggunakan anggaran atau dana pembangunan seefisien mungkin serta merancang program atau kegiatan yang memang benar-benar prioritas,” tandasnya.
 
Sementara Camat Mendoyo, I Putu Nova Noviana dalam pemaparannya mengungkapkan ada empat bidang kegiatan yang menjadi ulusan dalam Musrenbang kali ini. Bidang tersebut yakni bidang infrastruktur perumahan dan lingkungan hidup, ekonomi, sosial budaya serta bidang aparatur pemerintah, hukum dan HAM. Menurutnya total anggaran yang diusulkan sebesar Rp. 162 milyar lebih meliputi anggaran yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi Bali dan APBD Kabupaten Jembrana.
 
“Bidang infrastruktur perumahan dan lingkungan hidup sebesar Rp.126.998.543.820. Bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan sebesar Rp. 8.270.000.000. Bidang sosial budaya, peternakan, perikanan dan kelautan dengan dana Rp. 25.668.650.000 serta untuk bidang aparatur pemerintah, hukum dan HAM serta keamanan dan ketertiban dengan dana sebesar Rp.1.677.805.743,00. Total dana yang menjadi usulan dalam Musrenbang kecamatan Mendoyo sebesar Rp. 162.614.999.563,” tandasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.