Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Covid-19 di Buleleng: Empat PDP, 260 Berstatus ODP

Bali Tribune / Sekda Buleleng yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa, memberikan up date perkembangan kasus Covid-19 di Buleleng.
balitribune.co.id | Singaraja - Perkembangan kasus virus Corona (Covid-19) di Buleleng telah mencatat kenaikan angka dengan indikasi orang dengan resiko terpapar. Selain merilis empat orang dengan status pasien dalam pengawasan (PDP), Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng melansir jumlah orang dengan status dalam pengawasan (ODP).
 
Dalam keterangannya, Ketua Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa, mengungkap, sampai Minggu (22/3) pukul 14.00 Wita, terdapat 4 orang dengan status PDP, 62 ODP, dan sebanyak 260 orang dilakukan pemantauan berdasarkan Health Alert Card Notification. Dari 62 ODP itu, 59 ODP diketahui memiliki kontak cukup erat dengan PDP dan 3 ODP mempunyai riwayat perjalanan ke luar negeri.
"Dan seluruhnya dalam keadaan sehat," kata Suyasa.
 
Sementara yang dipantau menggunakan form Health Alert Card (HAC) notifikasi maupun yang tidak, terdapat  260 orang tercatat memiliki riwayat dengan potensi resiko. Diantaranya riwayat perjalanan ke luar negeri maupun bekerja di luar negeri. Pemantauan ini dilakukan selama 14 hari oleh Puskesmas wilayah tempat tinggal mereka bekerjasama dengan aparat desa masing-masing.
 
"Ada penambahan jumlah dari sebelumnya sebanyak 221 orang. Dari 260 orang itu, 192 orang adalah pekerja kapal pesiar, 23 orang Tenaga Kerja Indonesia, sedangkan Warga Negara Asing sebanyak 42 orang, dan tiga orang baru saja datang dari luar negeri," jelas Suyasa.
 
Untuk penanganan pasien yang dicurigai terpapar, Suyasa, mengatakan, saat ini puluhan tenaga medis dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Kabupaten Buleleng telah siap bertugas. Jumlah tenaga medis yang ditempatkan di RSUD Buleleng sebanyak 23 orang. Sedangkan, 43 orang ditempatkan di RS Pratama Giri Emas.
Suyasa yang juga menjabat Sekda Buleleng itu memastikan, seluruh tenaga medis dokter spesialis maupun dokter umum telah mendapat bimbingan. 
 
"Ini karena virus atau wabah ini merupakan yang pertama terjadi. Semuanya agar tetap banyak belajar dari informasi yang telah didapat dari luar negeri, pusat, provinsi, maupun daerah lainnya," tandasnya.
wartawan
Khairil Anwar

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.