Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cuaca Buruk, Nelayan Jembrana Urung Melaut

Bali Tribune/pam
Kapal nelayan di pantai Jembrana.

Negara | Bali Tribune. co.id- Di tengah semakin melimpahnya hasil tangkapan ikan beberapa bulan terakhir, kini nelayan di pesisir selatan Jembrana justru urung melaut karena cuaca buruk di perairan selatan Bali. Beberapa kali kecelakaan laut yang dialami oleh sejumlah nelayan akibat hujan disertai angin kencang dan gelombang tinggi membuat para nelayan takut untuk melaut.

Beberapa nelayan yang melaut harus kembali kedaratan karena terjadi badai di laut. Teranyar kecelakaan laut akibat cuaca buruk tersebut kembali terjadi Sabtu (16/3) malam. Kencangnya angin di perairan selatan Bali menyebabkan salah satu perahu milik salah sorang nelayan Jembrana terseret arus saat tengah berlayar mencari ikan. Perahu fiber milik Radiawan (30), warga Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, setelah sempat terombang-ambing dan akhirnya terbalik. Nelayan tradisonal ini selamat setelah ditolong nelayan lainnya. Kendati perahu fibernya itu berhasil diseret sampai ke Pantai Pebuahan, namun seluruh kelengkapan untuk menangkap ikan miliknya hilang.

Sejumlah nelayan di Jembrana juga mengaku kewalahan terhadap cuaca buruk yang terjadi di perairan Bali sejak Sabtu malam itu. Sejumlah perahu sudah berlayar ketengah memutuskan kembali karena badai di tengah laut. Berdasarkan informasi di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan Minggu kemarin. Hampir semua perahu nelayan yang tengah berlayar pada Sabtu malam balik mendarat kedermaga. Salah seorang nelayan, Sadi Purwanto (42) mengaku badai yang terjadi Sabtu malam tersebut membahayakan perahu dan mengancam keselamatan. “Hampir semua perahu selerek balik ke pelabuhan. Angin kencang dari berbagai penjuru,” ujarnya.

Kendati menurut para nelayan gelombang tidak terlalu membahayakan perahu meraka, namun yang ditakutkan oleh para nelayan adalah hembusan angin kencang yang mengakibatkan pusaran air laut menjadi tidak menentu. Akibat pusaran air laut yang tidak menentu ini perahu akan terseret tidak menentu. Meskipun jangkar terpasang hingga didasar laut, namun bisa terlepas karena tekanan air yang kuat. Cuaca burk tersebut terjadi hingga menjelang Minggu pagi. Sebagian nelayan Minggu kemarin mengaku urung melaut kendati saat ini tengah musim tangkap ikan. Berdasarkan informasi dari Stasiun Klimatologi Kelas IIA Negara, kecepatan angin khususnya di perairan Jembrana saat ini memang cukup kencang.

Angin selatan yang mendominasi dengan kecepatan antara 15-25 knot. Pada Sabtu antara pukul 17.00 wita hingga 23.00 wita, angin maksimum di darat tercatat hingga 15 knot (30km/jam) dari arah selatan. Sedangkan di perairan angin maksimum mencapai lebih dari 25 knot (50 km/jam). Kecepatan angin di atas 15 knot dinyatakan cukup beresiko bagi perahu nelayan.

Kasat Polair Polres Jembrana Iptu Eddy Waluyo mengimbau kepada para nelayan di pesisir Jembrana agar mewaspadai cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini. “Para nelayan kami harapkan untuk selalu memperhatikan cuaca terutama yang terjadi di perairan Selat Bali,” tandasnya. pam

wartawan
habit
Category

Ajak Ojol "Naik Kelas", Astra Motor Bali dan Jasa Raharja Beri Pelatihan Safety Riding

balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai wujud kepedulian terhadap tingginya angka mobilitas di jalan raya, Astra Motor Bali bersinergi dengan PT Jasa Raharja Cabang Wilayah Bali menggelar kegiatan edukasi safety riding bersama komunitas ojek online (ojol) di wilayah Denpasar, Kamis (11/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Konsisten 29 Tahun Lestarikan Penyu, Kurma Asih Jembrana Raih Kalpataru

balitribune.co.id I Negara - Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih yang berbasis di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali, dianugerahi penghargaan lingkungan hidup paling bergengsi, Kalpataru Lestari 2026, kategori Penyelamat Lingkungan. 

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Moh Jumhur Hidayat, di Jakarta, Kamis (11/6/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BKKBN Perwakilan Provinsi Bali Kukuhkan Ayah Bunda GenRe Jembrana, Bupati Kembang Hartawan Ajak Remaja Berani Bermimpi dan Raih Masa Depan

balitribune.co.id | Jembrana - Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali mengukuhkan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan sebagai Ayah GenRe dan Ni Nyoman Ani Setriawarini sebagai Bunda GenRe Kabupaten Jembrana dalam kegiatan Pengukuhan Ayah Bunda GenRe yang berlangsung di Kabupaten Jembrana, Kamis (11/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kendalikan Harga Jelang Galungan, Pasar Murah Libatkan Puluhan Lembaga

balitribune.co.id I Gianyar - Kenaikan harga sejumlah komoditi pokok cenderung tak terkendali menjelang   Galungan dan Kuningan. Mensiasati itu, Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Hari Raya Galungan, PDAM Jamin Suplai Air Aman

balitribune.co.id I Bangli - Perumda Air Minum Tirta Danu Arta (PDAM) Bangli memastikan pasokan air pada hari raya Galungan akan berjalan normal, meskipun proses perbaikan jaringan pipa  di sumber mata air Gamongan I Desa Kayubihi Bangli yang hancur akibat diterjang longsor belum tuntas.  Pihak Perumda Air Minum Tirta Danu Arta menyiasati kondisi tersebut dengan memasang pompa tambahan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.