Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cuaca Buruk, Nelayan Karangasem Pilih Tak Melaut

Bali Tribune / NELAYAN - Cuaca buruk ditengah perairan Karangasem membuat sebagian besar nelayan tidak melaut, nampak nelayan di pesisir Pantai Ujung tengah memperbaiki jukung miliknya

balitribune.co.id | Amlapura - Cuaca buruk disertai gelombang tinggi dan angin kencang melanda wilayah perairan Karangasem sejak sepekan terakhir ini. Buruknya kondisi cuaca ditengah perairan ini membuat sebagian besar nelayan di beberapa daerah pesisir di Karangasem tidak berani melaut, lantaran cukup beresiko bagi keselamatan mereka jika tetap memaksa melaut.

Dari pantauan koran Bali Tribune di sejumlah pesisir di Karangasem, diantaranya di Pantai Jasri, Pantai Ujung Pesisi dan Pantai Seraya Timur, Selasa (21/7/2020) hampir sebagian besar jukung nelayan terparkir di pinggir pantai dan diikatkan agak ketengah menjauh dari bibir pantai. Sementara sejumlah nelayan terlihat disibukkan dengan memperbaiki jala atau jaring dan perlengkapan melaut mereka lainnya. Ada pula nelayan yang terlihat sibuk memperbaiki jukung atau perahu tradisional milik mereka yang rusak, untuk mengisi waktu selama tidak melaut.

Abdillah, salah satu nelayan dari kelompok nelayan Samudra asal Ujung Pesisi, Kecamatan Karangasem, mengakui jika dirinya sudah tidak melaut hampir sepekan ini, tepatnya sejak cuaca ditengah perairan mulai memburuk. “Sudah hampir seminggu saya tidak melaut, karena cuaca ditengah itu lagi buruk-buruknya sekarang. Kalau orang kita biasanya menyebutnya musim angin barat,” ungkapnya.

Terakhir kali dia melaut, ketinggian gelombang ditengah perairan itu hampir mencapai 5 meter. “Anginnya yang sangat kencang sekali pak trus ditengah sering muncul awan hitam disertai hujan angin. Itu sudah yang kita khawatirkan. Kalau ada kapal tanker yang lewat itu sampai tidak kelihatan karena gelombangnya tinggi,” tuturnya.

Karena cukup beresiko bagi keselamatannya, dia dan sejumlah nelayan lainnya pun akhirnya memilih untuk tidak berangkat melaut untuk sementara. Namun kata dia masih ada beberapa nelayan yang memiliki jukung ukuran yang cukup besar yang nekat melaut. Itu lantaran tidak ada lagi sumber penghasilan lain bagi mereka selain dari hasil menangkap ikan. Dan memang saat ini juga sedang musim tangkapan ikan tongkol.

“Masih ada yang melaut pak, tapi hanya satu dua nelayan saja yang berani. Karena jukung mereka kan cukup besar. Kalau saya sudah seminggu ini tidak melaut, jadi sementara waktu perbaiki jukung dan peralatan dulu,” ucapnya.

wartawan
Husaen SS.
Category

Terlacak Autogate, DPO Pembunuhan AS Ditangkap di Bali

balitribune.co.id I Mangupura - Teknologi autogate milik Direktorat Jenderal Imigrasi kembali menunjukkan efektivitasnya dalam menjaga pintu masuk Indonesia. Seorang warga negara Amerika Serikat berinisial AJP, yang masuk dalam daftar buronan aparat penegak hukum Amerika Serikat atas kasus pembunuhan, berhasil diamankan saat hendak memasuki Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Serius Pilah Sampah, Hotel Perbanyak Fasilitas Tempat Sampah Terpilah

balitribune.co.id I Denpasar - Sejak Pemerintah Provinsi Bali serius menangani persoalan sampah dari sumbernya yang mewajibkan warga Bali untuk mengelola sampah organik di kalangan rumahtangga, kebijakan ini juga disambut positif pihak pelaku usaha. Seperti yang dilakukan pengelola hotel di Bali serius untuk menangani sampah di tempat usahanya dengan cara memilah antara sampah organik dan anorganik. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Beri Kelonggaran Laporan Tahunan Audited

balitribune.co.id I Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan kelonggaran waktu bagi perusahaan asuransi, reasuransi, dan penjaminan dalam memenuhi kewajiban pelaporan keuangan serta pelaporan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

Kebijakan tersebut diumumkan OJK melalui siaran pers pada Sabtu (25/4/2026) sebagai langkah menjaga kualitas pelaporan sekaligus memastikan kesiapan industri dalam memenuhi aturan yang berlaku.

Baca Selengkapnya icon click

Bali Siapkan Pajak 0% Kendaraan Listrik, Ini Bocorannya

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali tengah menyiapkan regulasi baru terkait pemberian insentif pajak bagi kendaraan listrik berbasis baterai. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut atas arahan pemerintah pusat yang mendorong pembebasan pajak kendaraan ramah lingkungan di seluruh daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.