Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cuaca Buruk, Nelayan Tradisional Libur Melaut

Bali Tribune / NELAYAN - perahu nelayan di Pesisir Pantai Ujung Karangasem, akibat cuaca buruk banyak nelayan yang tidak melaut

balitribune.co.id | Amlapura - Cuaca buruk dengan gelombang tinggi dan angin kencang yang terjadi di tengah perairan Karangasem, mengakibatkan sebagian besar nelayan tradisional tidak berani melaut. Kondisi ini memicu terjadinya kenaikkan harga ikan laut, utamanya jenis ikan tongkol yang menjadi bahan baku ikan pindang.

Dari pantauan Bali Tribune di Pesisir Pantai Ujung, Karangasem, sejumlah nelayan dari beberapa kelompok nelayan di pesisir ini tidak melakukan aktifitas melaut. Jika biasanya mereka sudah berangkat melaut selepas  subuh, kini sebagian besar nelayan memilih memperbaiki peralatan menangkap mereka.

Syahrudi (45) salah satu nelayan dari Kelompok Nelayan Mina Utama, kepada media ini menyampaikan jika sejak sepekan terakhir ini, banyak nelayan yang memilih untuk tidak melaut sementara waktu. Kencangnya angin di  tengah perairan kata dia kerap memicu terjadinya gelombang tinggi hingga tiga meter.

Kondisi ini tentunya sangat beresiko dan membahayakan nelayan jika memaksa untuk tetap melaut. “Sudah ada seminggu ini nelayan disini tidak berangkat melaut. Anginnya kencang sekali pak! Biasa kalau menjelang akhir tahun anginnya pasti kencang, makanya kami seirng menyebutnya angin tahun baru,” ujarnya.  

Selain itu, ketika musim angin barat atau angin tahun baru seperti seekarang ini, ikan jenis Tongkol ini juga menjadi agak langka, sehingga kalaupun dipaksakan berangkaat melaut, selain beresiko bagi keselamatan, hasil tangkapan juga akan sedikit, sementara biaya yang dikeluarkan juga pastinya akan bertambah untuk BBM.

Sementara itu, banyaknya nelayan yang tidak melaut praktis memicu terjadinya kelangkaan dan kenaikkan harga Ikan Tongkol di pasaran. Di sekjumlah lapak pedagang di pinggir jalan Pantai Ujung, ikan tongkol ukuran sedang dari awalnya Rp. 4000, kini naik menjadi Rp. 6000 perekor. Sedangkan untuk Ikan Tongkol ukuran besar dari awalnya Rp. 8000 kini naik menjadi Rp. 10.000 perekor.

“Langka ikannya tongkolnya sekarang pak! Anginnya kencang jadi banyak nelayan yang tidak naik kelaut (melaut, red) menangkap ikan.” Sebut Hamisah, salah satu pedagang ikan tongkol di pinggir jalan Ujung.

wartawan
AGS
Category

Bunda PAUD Kabupaten Badung Resmikan Gedung Baru TK. Kumara Ngurah Rai I Carangsari

balitribune.co.id | Mangupura - Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri Karya Melaspas, Ngenteg Linggih sekaligus meresmikan Gedung baru TK. Kumara Ngurah Rai I yang ditandai dengan pemotongan pita, Kamis (16/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Pimpin Rapat Evaluasi ASPER PSBS

balitribune.co.id |  Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pembahasan laporan kinerja sektoral serta evaluasi Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS), bertempat Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/4/2026). Rapat ini diikuti oleh Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Badung beserta Camat se-Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Digelar di Bali United Training Center Gianyar, POLIPONI Bali Menghadirkan Konser Secara Baik dan Benar

balitribune.co.id | Gianyar - Mengusung tagline “Si Paling Konser”, POLIPONI Bali hadir sebagai pagelaran musik yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman konser yang tidak hanya kuat dari sisi line-up, tetapi juga matang dalam kualitas produksi, tertata dalam pengelolaan, dan nyaman dinikmati audiens dari awal hingga akhir acara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.