Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cukup Dinilai Objektif, Gubernur Koster Tak Butuh Sanjungan

Bali Tribune / JUMPA PERS - Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack, saat jumpa pers bersama media di Sekretariat DPD PDI Perjuangan di Jalan Banteng Baru, Selasa (21/9) di Denpasar

balitribune.co.id | DenpasarMasyarakat, pihak-pihak dan tokoh-tokoh lainnya silakan melihat dan menilai sendiri di sekelilingnya, dalam situasi pendemi Covid-19 seperti sekarang ini pembangunan infrastruktur dan pembangunan lainnya masih berjalan dengan normal yang merupakan kinerja dan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali yang jelas, nyata dan terukur di bawah kepemimpinan Gubernur Bali, Wayan Koster. Penegasan itu datang dari Bendahara Umum DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya atau kerap disapa Dewa Jack, saat jumpa pers bersama media di Sekretariat DPD PDI Perjuangan di Jalan Banteng  Baru, Selasa (21/9) di Denpasar.

Dewa Jack yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Provinsi Bali bersama kader partai tidak meminta masyarakat, pihak-pihak dan tokoh-tokoh lainnya untuk membangga-banggakan atau memberi pujian atas hasil kerja Pemerintah. “Cukup menilai secara objektif, apa adanya, sesuai fakta, dengan memberikan dukungan terhadap apa yang telah dibuat dan sedang dikerjakan Bapak Gubernur dalam pembangunan Bali,” ucap Dewa Jack yang didampingi segenap pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali.

Ia juga mengajak masyarakat, pihak-pihak dan tokoh-tokoh lainnya untuk mendukung pelaksanaan program dan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali khususnya dalam penanganan pandemi Covid-19 dan tidak terpancing dengan isu-isu yang tidak jelas dan belum tentu terbukti kebenarannya yang beredar secara masif di media sosial dan media lainnya. “Marilah bekerja bersama, bergotong royong agar pandemi Covid-19 segera berakhir, masyarakat beraktifitas, dan ekonomi Bali bangkit kembali,” imbaunya.

Menurut politisi asal Buleleng ini, di tengah situasi saat ini, Gubernur Bali Wayan Koster sedang bekerja dengan fokus, tulus dan lurus untuk kepentingan pembangunan dan masyarakat di Bali, ternyata ada sejumlah oknum mencederai dan mengganggu melalui status-status di media sosial dan media lainnya yang nyata-nyata telah merusak citra dan mental masyarakat Bali serta memperkeruh suasana. “Kami juga mengetahui ada oknum politisi perempuan, ada juga oknum politisi laki-laki dan pihak-pihak lainnya yang tidak perlu Kami sebut namanya yang mencari panggung politik dalam situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini,” ungkapnya.

Bahkan Dewa Jack menyatakan, kader partai juga sangat menyayangkan adanya pihak-pihak yang selalu berkomentar miring seakan-akan Gubernur Bali tidak bekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Gubernur Bali. “Hal seperti ini jelas tidak dapat dibiarkan dan kami sebagai kader partai mengingatkan karena telah keterlaluan, menghina, merendahkan harkat martabat, hak asasi Bapak Wayan Koster sebagai pejabat Pemerintahan/Gubernur Bali,” tandasnya. Bahwa saatnya Kami bicara dan wajib hukumnya bagi kami membela simbol partai dari segala bentuk perbuatan yang selalu menyalahkan, memojokkan, menyudutkan atau dalam bentuk lainnya yang telah merusak tatanan kehidupan masyarakat dan Pemerintahan, sambungnya.

Lantas ia mengingatkan, bagi pihak-pihak yang secara sengaja menghembuskan isu, memperkeruh dan membuat informasi yang menyesatkan atau tidak benar (Hoax) serta dapat dikategorikan sebagai perbuatan pelanggaran hukum, maka pihaknya dan seluruh Kader PDI Perjuangan di seluruh Provinsi Bali tidak segan-segan akan mengambil langkah-langkah hukum dan melaporkan hal tersebut kepada pihak penegak hukum.

wartawan
ARW
Category

Diduga Membuat Surat Palsu, Polisi Tahan Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan Kementerian ATR I Made Daging 

balitribune.co.id | Denpasar - Tidak lama berselang setelah KPK menahan Dirjen Lampri Kementerian ATR/BPN RI dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, giliran penyidik Ditreskrimsus Polda Bali menahan Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan di Kementerian ATR/BPN RI,  I Made Daging A.Ptnh., M.H. 

Baca Selengkapnya icon click

Overload Kasus Narkoba, Rutan Negara Digeledah

balitribune.co.id | Negara - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara mengalami kelebihan kapasitas (overload) hingga hampir tiga kali lipat. Di tengah kondisi tersebut, petugas gabungan dari unsur Rutan, TNI, dan Polri menggelar penggeledahan mendadak di 14 kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP), Kamis (17/9/2026) pagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satu Keluarga di Jembrana Diteror Rabies

balitribune.co.id | Negara - Kasus gigitan anjing yang diduga terpapar rabies kembali meneror Kabupaten Jembrana. Kali ini, satu keluarga yang terdiri dari ibu dan dua anaknya di Lingkungan Anyar Sari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, menjadi korban gigitan beruntun dari anak anjing peliharaan mereka sendiri.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Usulan UMK Badung Rp5 Juta, Bupati Minta Jangan Grasa-Grusu

balitribune.co.id | Mangupura - Usulan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Badung dinaikkan menjadi Rp5 juta mulai mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Namun, angka tersebut belum serta-merta disetujui. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan, usulan kenaikan upah harus diuji melalui kajian dan perhitungan yang matang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Beringin Berusia Ratusan Tahun Tumbang, Timpa Tiga Pelinggih di Metra Kaja

balitribune.co.id | Bangli - Angin kencang yang menerjang sebagian wilayah Kabupaten Bangli  sejak sepekan terakhir menyebabkan  bencana di beberapa titik. Salah satunya  pohon beringin tua tumbang dan menimpa bangunan Pura Jebag Agung di Banjar Metra Kaja, Desa Yangapi, Tembuku  Bangli.  Tumbangnya pohon berusia ratusan tahun tersebut menyebabkan sejumlah bangunan suci (pelinggih) hancur.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.