Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Curi Mobil, Lalu dan Kadek Dibekuk Polisi

Bali Tribune/ Lalu Hendra Yani dan Kadek Wijaya Wiranata
balitribune.co.id | Denpasar - Anggota Satuan Reskrim Polresta Denpasar membekuk dua orang pria masing - masing, Lalu Hendra Yani (39) dan Kadek Wijaya Wiranata (52) di kawasan Kota Denpasar, Rabu (8/1). Lalu yang berdomisili Jalan Sedap Malam Gang Tunjung Biru II No.10 Denpasar Timur dan Kadek, warga Jalan Pungutan No.62, Banjar Dangin Peken Sanur Kauh, Denpasar Selatan ini diduga melakukan tindak pidana pencurian mobil yang vidionya viral.
 
Informasi yang berhasil dihimpun bali tribune mengatakan, dari video itu polisi melakukan pengembangan di lokasi kejadian perkara di Jalan Kusuma Bangsa 100x, di Garase No. 3  Denpasar Utara. 
 
Dari hasil pengembangan, diketahui bahwa mobil yang dicuri dua pria itu adalah mobil jenis Daihatsu Xenia 1.3 X MT nomor polisi DK 1591 MJ warna putih tahun 2018, milik I Putu Edi Santika warga Jalan Banjar Kebon Kaja Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli. 
 
Dari keterangan pemilik mobil, bahwa mobil itu dibawa oleh saudari Ni Komang Windi pada 29 Desember 2019. Mobil dititipkan di temannya bernama Abdul Said dan mobil itu ditaruh di garase kost. Ia kemudian pulang ke kampung pada 1 Januari 2020 pukul 02.00.
 
 "Said  pulang ke Jawa. Sementara kunci mobil ditaruh di kost," ungkap seorang petugas.
 
Ni Komang Windi baru mengetahui mobil itu hilang pada Senin (6/1). Ia kemudian menghubungi Said menanyakan, kenapa GPS mobil mati. Said lalu menelpon tetangga kost bernama Yudi yang menjelaskan bahwa mobil itu diambil oleh dua orang tidak dikenalnya. Dua pria itu diketahui dengan memanggil tukang kunci.
 
 "Yudi mengira dua pria tidak dikenal itu pemilik mobil sehingga ia tidak menghiraukannya," tutur petugas itu.
 
Polisi kemudian melakukan peyelidikan yang mendalam dan akhirnya mengetahui identitas pelaku. Keduanya diringkus di wilayah Denpasar, Rabu (8/1) pukul 04.00 Wita. 
 
"Mereka mengaku dengan jujur bahwa telah mencuri dengan memakai kunci palsu dimana kunci itu dibuat dengan memanggil tukang kunci. Setelah mengambil mobil, GPS yang ada di mobil dilepas dan plat asli mobil diganti dengan plat palsu," jelas petugas yang tidak mau namanya dikorankan ini.
 
Selain meringkus kedua pelaku, polisi juga memgamankan mobil hasil curian dengan nomor polisi palsu K 9248 GN. "Kami masih dalami keterangan mereka," katanya.
 
Kasubbag Humas Polresta Denpasar IPTU H. A. Muhammad Nurul Yaqin mengatakan, pihaknya akan realase kepada awak media. "Rencana besok (hari ini - red) jam 11.00 Wita, akan kita gelar kepada awak media," katanya. 
wartawan
Bernard
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.