Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dampak Gempa 7.0 SR di Lombok, Bupati Giri Prasta Perintahkan Segera Data Kerusakan di Badung

Salah satu bangunan milik warga di Badung yang ambruk akibat gempa, Minggu (5/8) malam.

BALI TRIBUNE - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengaku akan menyiapkan bantuan untuk memperbaiki kerusakan bangunan yang terjadi akibat gempa Lombok di wilayah Kabupaten Badung. Ia pun mengaku sudah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pendataan dan menghitung jumlah kerugian akibat gempa berkekuatan 7 SR, Minggu (5/7). “Sudah kami siapkan bantuan untuk itu,” ujar Giri Prasta, Senin (6/8).  Lebih lanjut bupati asal Pelaga, Petang ini pun mengimbau agar krama Badung khususnya senantiasa waspada. Sebab, bencana yang terjadi tidak bisa diprediksi. “Kami mengimbau masyarakat senantiasa waspada, karena bencana bisa terjadi kapan saja dan dimana saja,” tegasnya. Untuk masalah penanggulangan pasca bencana, Giri Prasta mengaku akan berupaya membantu. Termasuk memperbaiki bangunan-bangunan yang rusak. “Laporan sudah masuk. Bahkan ada satu wantilan baru dibangun roboh,” imbuhnya. Dibagian lain, jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung hingga kemarin masih terus melakukan penyisiran, pendataan sekaligus membantu warga membantu membersihkan puing-puing bangunan yang mengalami kerusakan. Berdasarkan laporan dan pendataan, hampir di semua kecamatan terdapat bangunan yang rusak. “Hampir semua kecamatan kena dampak, tapi jumlah pastinya kami masih rekap. Termasuk berapa total kerugiannya juga masih kami hitung,”  ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik dr Ermy Setiari dikonfirmasi terpisah, kemarin. Sejauh ini, lanjut dia, kerusakan bangunan akibat gempa ini cukup banyak. “Data terus masuk. Yang banyak rusak itu, pura, merajan, rumah dan fasilitas publik,” tegasnya. Dibagian lain, kondisi pelayanan di RSUD Mangusada Badung mulai berangsur membaik. Setelah kurang lebih 9 jam menjalani perawatan di halaman RSUD Mangusada, Badung, seluruh pasien kini tengah dikembalikan ke ruang perawatan, Senin (6/8) pagi sekitar pukul 05.00 Wita. Walau begitu, pihak rumah sakit tetap memberikan perhatian khusus, bahkan sengaja menyiagakan psikiater untuk mendampingi pasien yang barangkali masih trauma atas gempa 7,0 SR yang terjadi Minggu (5/8) malam. “Kami bersyukur sudah kembali normal pelayanan di rumah sakit. Dari pukul 05.00 Wita, satu per satu kami pindahkan pasien ke ruang perawatan semula. Tadi kita juga siapkan psikiater jika ada yang masih trauma,” ujar Direktur RSUD Mangusada, dr. I Nyoman Gunarta. Diakui Gunarta, sesaat pascagempa terjadi seluruh aktivitas pelayanan di rumah sakit nyaris dilakukan di luar halaman. Hal tersebut dilakukan, demi mengantisipasi adanya gempa susulan. Tercatat, ada 160 pasien yang dievakuasi keluar. “Memang tidak semua kami bisa keluarkan (ke halaman rumah sakit), karena keterbatasan peralatan. Masih ada 3 pasien yang dirawat di ruangan. Tapi sebagian besar kami harus lakukan di luar,” kata dr Gunarta. 

wartawan
I Made Darna
Category

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.