Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dampak Isu Corona, Tabanan Galau untuk Capai Target PAD Tahun 2020

Bali Tribune/ I Made Sumerta Yasa.

Balitribune.co.id | Tabanan - Lesunya perekonomian di Bali akibat wabah isu Virus Corona berdampak pada Kabupaten Tabanan, seperti halnya pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang terkena dampak isu tersebut. Pasalnya para investor maupun pengusaha banyak yang merugi, akibatnya para pengusaha enggan mengembangkan bisnis atau menanam modal lagi akibat adanya isu Virus Corona. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Tabanan I Made Sumerta Yasa, Selasa (10/3). Menurutnya, dengan dampak Virus Corona sangat terasa efeknya, apalagi pihaknya ditargetkan pertahunnya mencapai Rp 5,3 milyar cukup berat. Dengan adanya isu virus corona ini ada kemungkinan para pengusaha akan berpikir untuk investasi. Kalau isu virus corona ini terus berlanjut tentu nantinya akan berdampak pada pendapatan penerimaan untuk tahun 2020 ini. “Mudah-mudahan isu virus corona ini tidak berdampak pada jumlah penerimaan PAD untuk di Perijinan ini,” ungkapnya. Dari target 5,3 M per tahun penunjang tertinggi ada di retribusi izin mendirikan bangunan (IMB), yang nilainya 5,1 M dan sisanya dari retribusi izin tempat penjualan minuman beralkoh dan retribusi perpanjangan ijin memperkerjakan tenaga kerja asing (IMTA). Untuk itu pihaknya memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengurus ijin IMB, yang penting persyaratannya lengkap dalam waktu 5-7 hari sudah selesai.  Selain pelayanan yang prima kepada masyarakat, dengan adanya inovasi yang dimiliki seperti pelayanan OSS (Onlin Single Submission) to publik serta program Tantri (Tabanan Tertib Izin) sangat membantunya, bahkan dengan progam yang dimiliknya sekarang menjadi pilot project di pusat. Program Tantri tersebut sangat membantu para UKM kecil dalam rangka menunjang investasi, kalau bicara UKM kecil memang sangat kecil investasinya hanya mencapai Rp 50 juta sebulannya, tetapi di Tabanan sangat banyak UKM kecil yang kalau ditotal seluruh UKM bisa mencapai milyaran. “Sebelumnya kami hanya melirik investasi diatas Rp 500 juta, tetapi dengan adanya inovasi Program Tantri ternyata juga bisa menunjang investasi bahkan hasilnya sangat memuaskan, jadi dengan adanya isu Virus Corona kami yakin program Tantri bisa memenuhi target kami,” paparnya. Ia menambahkan, program Tantri miliknya sangat membantu UKM sebab syarat kepengurusannya pun cukup mudah, ketika petugas PMPTSP mendatangi pengusaha UKM cukup memiliki email dan KTP untuk didaftarkan dan ijinnya bisa langsung jadi di tempat. “Syarat untuk membuat Tantri sangat mudah, dan minatnya cukup tinggi untuk kalangan UKM sebab surat ijinnya sebagai syarat tertib adminitrasi ketika para UKM mengajukan kredit di bank,” tegasnya seraya menambahkan untuk investasi di atas Rp 50 juta harus mengikuti OSS dan prosesnya juga sangat cepat maksimal 5 hari jadi, hanya saja pengusaha tersebut harus memenuhi komitmen seperti halnya IMB, ijin lingkungan serta syarat lainnya. Sumerta Yasa memaparkan, untuk target di tri wulan pertama sampai tanggal 10 maret, mencapai Rp1.272.220.000.00 dari target Rp1.325.772.500.00. Pihaknya optimis untuk target tri wulan pertama ini bisa tercapai, karena hanya kurang lagi sekitar 50 juta dari target yang ditetapkan. “Capaian jumlah yang didapatkan tersebut dikarenakan pelayanan kita yang maksimal, kita juga turun menjemput ke masyarakat,” tandasnya.

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.