Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Danrem: Jaga Kesinambungan Satuan dan Kondusivitas Keamanan di Bali

Bali Tribune/ Pemotongan nasi tumpeng sekaligus syukuran atas perubahan status Korem 163/Wira Satya dari tipe B ke A di Tribun Barat Makorem 163/Wira Satya, Denpasar.
Balitribune.co.id | Denpasar - Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, SH, menegaskan, para prajurit jajaran Korem 163/Wira Satya harus mampu menjaga kesinambungan satuan dalam melaksanakan tugas pokoknya. Termasuk tugas pembinaan teritorial (binter) dan selalu bersinergi dengan pemerintah daerah dan komponen masyarakat lainnya dalam melaksanakan pembangunan sekaligus menjaga kondusivitas keamanan di Bali.
 
"Kepada semua personel Korem 163/Wira Satya dan seluruh jajaran, dengan kenaikan status Korem 163/Wira Satya, dari tipe B ke A, maka segera tingkatkan kinerja kalian dalam pengabdian tugas terbaik kepada bangsa dan negara, sehingga satuan ini kedepan makin baik dan mampu melakukan pengabdian yang terbaik pula di wilayah Bali," perintah Jenderal Husein Sagaf, akhir pekan lalu.
 
Penegasan itu disampaikan Danrem didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 163 PD IX/Udayana Fetty Husein Sagaf, disela acara syukuran kenaikan pangkat Danrem, dari Kolonel menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen), yang ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng. Sekaligus syukuran atas perubahan status Korem 163/Wira Satya dari tipe B ke A di Tribun Barat Makorem 163/Wira Satya, Denpasar.
 
"Syukuran yang dikoordinir Kasrem ini menjadi kehormatan buat kami sekeluarga, sekaligus merupakan kebanggaan bagi Keluarga Besar Korem 163/Wira Satya, masyarakat Bali, dan Kodam IX/Udayana, karena peningkatan status ini merupakan hasil pertimbangan strategis dari komando atas dan negara," jelas Danrem.
 
Menurut perwira tinggi (pati) alumni Akademi Militer (Akmil) Tahun 1991 ini, hasil pencapaian atau prestasi sekecil apapun yang dapat membawa perubahan positif dan lebih baik, maka patut untuk disyukuri. 
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.