Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Denfest ke-17 Berlangsung Sukses, Bukukan Transaksi Mencapai Rp. 5,2 Miliar

Bali Tribune / DENFEST - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri pelaksanaan Denfest di Kawasan Catur Muka Denpasar, beberapa waktu lalu. 

balitribune.co.id | DenpasarGelaran Denpasar Festival (Denfest) ke-17 Tahun 2024 secara resmi telah berkahir pada Rabu (25/12) malam. Penampilan apik Gus Teja hingga Bali Reggae Movement di Panggung Hiburan menjadi pemuncak gelaran akhir tahun di Kota Denpasar ini. Tak hanya itu, dengan situasi cuaca yang bersahabat selama empat hari pelaksanaanya, Denfest ke-17 selalu ramai pengunjung, baik di arena kuliner, fashion, hingga hiburan musik dan panggung budaya. Antusiasme pengunjung Denfest ini menjadikan festival ikonik ini sukses membukukan transaksi hingga mencapai Rp 5.267.850.700 atau Rp. 5,2 Miliar lebih. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat dijumpai disela-sela pelaksanaan hari keempat Denfest mengatakan bahwa pelaksanaan Denfest tahun ini telah berjalan lancar. Dimana, kelancaran ini tak lepas dari kerja keras semua pihak dalam mensukseskan pelaksanaan kegiatan ini. 

“Di hari keempat ini kita awali dengan Astungkara, dimana pelaksanaan Denfest tahun ini sudah berjalan dengan lancar, sesuai harapan dan tentunya ramai pengunjung dengan cuaca yang sangat mendukung, ini luar biasa sekali,” ujarnya 

Jaya Negara bersama Arya Wibawa yang tak pernah absen hadir pada empat hari gelaran Denfest ini optimis, membludaknya pengunjung Denfest akan memberikan dampak positif terhadap penjualan UMKM di arena Denfest. Sehingga selain menyajikan tampilan seni, budaya, tradisi dan kreatifitas, pelaksanaan Denfest juga mampu menjadi wahana promosi produk UMKM/IKM Kota Denpasar. 

“Kami optimis, dengan membuldaknya pengunjung, seluruh pelaku UMKM/IKM yang mengikuti Denfest tahun ini mampu melaksanakan penjualan produk secara optimal, dan kedepan kami berherap mereka bisa terus bertumbuh dan produktif setelah mengikuti Denfest ini,” jelas Jaya Negara 

Pihaknya mengakui bahwa setiap pelaksanaan kegiatan pasti ada hal yang wajib di evaluasi. Sehingga hal-hal yang sudah luar biasa pada pelaksanaan Denfest ke-17 ini akan terus dioptimalkan guna mewujudkan Denfest ke-18 yang lebih baik lagi. Terlebih animo masyarakat untuk meramaikan pelaksanaan Denfest yang juga sangat luar bisa. 

“Ijinkan kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Denfest, mulai dari pelaku UMKM, kuliner, musisi, dan artis pendukung, serta yang tak kalah penting adalah petugas kebersihan, Sat Pol PP, Dishub, dan TNI/Polri, dan utamanya masyarakat, dimana sepirit Vasudhaiva Kutumbakam ini sangat terlihat pada kegiatan ini, sampai jumpa di Denfest ke-18 Tahun 2025,” ujarnya. 

Sementara, Kadis Pariwsata Kota Denpasar, Luh Putu Ryastiti mengaku bersyukur bahwa pelaksanaan Denfest ke-17 dapat berlajan lancar. Hal ini utamanya lantaran cuaca yang mendukung. Sehingga arena Denfest secara konsisten dipadati pengunjung setiap harinya. 

“Iya kita bersyukur cuaca mendukung, selama empat hari Denfest sangat ramai dengan antusiasme masyarakat, tercatat total pengunjung mencapai 62 ribu lebih selama empat hari,” ujarnya. 

Selama empat hari pelaksanaannya, Denfest ke-17 sukses membukukan total transaksi mencapai Rp 5.267.850.700 atau Rp. 5,2 Miliar lebih. Jumlah tersebut secara rinci yakni hari pertama sebesar Rp. 910.988.380, Hari Kedua sebesar Rp. 1.174.565.820, Hari Ketiga sebesar Rp. 1.488.736.300 dan Hari keempat sebesar Rp. 1.693.560.200.

“Semoga dengan pelaksanaan Denfest ini seluruh pelaku UMKM, pelaku Seni, perajin dan lain sebagainya memiliki peluang promosi sehingga dapat bergerak secara mandiri dan dikenal oleh masyarakat, semoga Denfest terus menjadi wahana promosi serta memperkenalkan UMKM dan Perajin Kota Denpasar untuk terus bertumbuh dan berdaya saing,” ujarnya.

wartawan
HEN

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.