Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Denpasar Ajukan Kapten Japa Pahlawan Nasional

tugu pahlawan
Bali Tribune / TUGU PAHLAWAN - Tugu Pahlawan Kapten Japa di Bundaran Renon Denpasar.

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar tengah melengkapi berbagai dokumen administrasi guna mengajukan gelar Pahlawan Nasional bagi Kapten Anumerta Ida Bagus Putu Japa. Langkah awal pemenuhan syarat mutlak tersebut diwujudkan melalui penyusunan buku biografi sejarah serta persiapan rangkaian seminar ilmiah.

Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, menjelaskan bahwa seluruh proses pengajuan ditargetkan rampung agar bisa diserahkan ke Kementerian Sosial pada tahun depan. Langkah terukur ini diambil untuk meminimalisasi potensi penolakan akibat berkas yang tidak lengkap.

"Draf SK Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) sudah ada. Saat ini buku sejarahnya sedang diproses, yang kemudian akan diikuti dengan seminar kepahlawanan tingkat lokal serta seminar nasional guna menjaring opini publik," ujar Laxmy.

Apresiasi terhadap mendiang Kapten Japa diberikan atas dedikasi luar biasanya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia di tanah fajar Bali. Rekam jejak sejarah mencatat, perwira muda ini gugur dalam peristiwa heroik Serangan Umum Kota Denpasar pada 11 April 1946 dalam usia yang masih sangat belia, yakni 21 tahun.

Pejuang kelahiran Griya Punia Jati pada 3 April 1925 ini memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di HIS dan MULO Malang. Ketika Perang Pasifik pecah, ia memilih pulang ke Bali untuk mengangkat senjata. Saat takdir menjemputnya di medan laga, Kapten Japa meninggalkan seorang istri, Jero Wati, yang tengah mengandung delapan bulan.

Tokoh perwira legendaris ini merupakan kakak kandung dari mantan Gubernur Bali, Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, sekaligus paman dari mantan Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Guna merawat ingatan kolektif masyarakat atas jasanya, nama Kapten Japa kini telah diabadikan sebagai nama jalan utama dan monumen di kawasan bundaran Niti Mandala Renon. 

wartawan
JRO
Category

Pemkab Badung Agresif Buru Wisatawan India Lewat Promosi Budaya

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mulai agresif memburu pasar wisatawan India di tengah ketatnya persaingan pariwisata global. Melalui program Badung Familiarization Trip 2026, puluhan travel agent asal India diajak langsung merasakan wisata budaya Bali guna mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Sepakat, Lahan Tahap II Turyapada Tower Dibebaskan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan tahap II Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali di Desa Pegayaman, Sukasada, Buleleng dipastikan berjalan lancar. Gubernur Bali Wayan Koster bersama masyarakat setempat telah menyepakati pembebasan lahan untuk perluasan proyek menara komunikasi ikonik tersebut, Minggu (17/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Buleleng: Pokir dan Hibah Bersih dari Korupsi

balitribune.co.id I Singaraja - Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna menggelar pertemuan tertutup dengan Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya di Ruang Rapat Ketua Dewan, Senin (18/5/2026). 

Rapat lintas fraksi ini digelar guna menyamakan persepsi tata kelola pemerintahan pasca-adanya catatan administratif dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan atensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PKB 2026, Disparbud Bangli Perbanyak Keterlibatan Seniman Muda

balitribune.co.id I Bangli - Kabupaten Bangli direncanakan mengikuti sebanyak 10 materi dari 16 materi yang akan dilaksanakan pada Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun 2026. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli, memastikan pada PKB tahun ini lebih banyak melibatkan seniman muda.

Baca Selengkapnya icon click

Dituntut Bertransformasi, LPD Diajak Sukseskan Subsidi Kredit PMI

balitribune.co.id I Negara - Sebagai lembaga perkreditan yang berada ditengah-tengah kehidupan masyarakat/krama di wewidangan desa adat, Lembaga Perkreditan Desa (LPD) kini dituntut bertransformasi. Badan usaha milik desa adat ini diharapkan tidak hanya bersaing dengan suku bunga kredit yang rendah, tetapi juga bersinergi dengan program daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.